Sruweng, Kebumen

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Sruweng
Kecamatan
Sruweng, Kebumen.jpeg
Peta lokasi Kecamatan Sruweng
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Kebumen
Pemerintahan
 • Camat Drs. Aris Subiyakto
Luas 64,4 km²[1]
Jumlah penduduk 52.928 orang[1]
Kepadatan 827 jiwa/km²
Desa/kelurahan 21

Sruweng adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan ini terkenal dengan produksi home industry Genteng Sokkanya bersama dengan 4 kecamatan lain, yaitu Adimulyo, Pejagoan, Klirong dan Kutowinangun

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

  • Curug Silangit
Ini merupakan tempat wisata yang terletak di Desa Sidoagung, tepatnya Sidoagung Pacarbalung. Curug Silangit adalah sebuah air terjun yang tingginya sekitar 12 meter dengan kondisi air yang cukup bersih dan terdapat sebuah kolam berbentuk lingkaran di tengahnya. Jika pada hari minggu, banyak pengunjung yang datang untuk sekedar berekreasi ataupun untuk mandi.
Namun itu dulu sekitar tahun 90-an, setelah kejadian tragis yang menewaskan seorang warga dari desa tetangga, kini Curug Silangit Sidoagung Pacarbalung ini sepi di kunjungi.
  • Curug Pandansari
Gugusan perbukitan kecamatan Sruweng bagian utara ternyata memiliki keindahan alam. Wilayah yang diukir alami berupa lembah-lembah curam tersebut membuat aliran air sungai megalir ekstrim membentuk sebuah air terjun atau curug bernama Curug Pandansari yang terletak di Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng.
Curug Pandansari memiliki ketinggian lebih dari 25 meter. Air mengucur dari ketinggian tebing dan kemudian merayap jatuh di dasar curug yang berbatu. Curug yang berada di aliran kali Kedungpakis belum ada fasilitas yang bisa temukan di lokasi ini. Selain itu Curug Pandansari berlokasi tidak jauh dari pemukiman penduduk setempat.
Hingga saat ini, Curug Pandansari hanya dimanfaatkan oleh warga sebagai sumber kebutuhan air saja. Walaupun begitu, Curug Pandansari yang menyuguhkan pemandangan yang asri, pepohonan hijau, udara bersih dan alami, membuat orang ingin berkunjung ke sana. Berjarak sekira 12 km dari Kota Kebumen atau 5 km dari jalan raya nasional Sruweng, Curug Pandansari kerap dikunjungi wisatawan lokal.
Bagi pengunjung yang ingin melihat Curug Pandansari dengan airnya yang deras dan indah, sangat dianjurkan untuk berkunjung saat musim penghujan tiba. Karena, jika musim kemarau, debit air Curug Pandansari akan turun drastis cenderung menjadi kering. Hal tersebut tidak lepas dari aliran air yang berada di daerah aliran sungai (DAS) yang tidak luas dan merupakan sungai kecil.

Desa / kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Condongcampur
  2. Donosari
  3. Giwangretno
  4. Jabres
  5. Karanggedang
  6. Karangjambu
  7. Karangpule
  8. Karangsari
  9. Kejawang
  10. Klepusanggar
  11. Menganti
  12. Pakuran
  13. Pandansari
  14. Pengempon
  15. Penusupan
  16. Purwodeso
  17. Sidoagung
  18. Sidoharjo
  19. Sruweng
  20. Tanggeran
  21. Trikarso

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Kecamatan Sruweng". Pemkab Kebumen. Diakses 29-03-2014. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]