Stasiun Sruweng

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Sruweng
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun SRW.png
  • Singkatan: SRW
  • Nomor: 2026
ISM SRUWENG Timur.jpg
Stasiun Sruweng dari arah timur
Kredit: Indrajid Safri Mahendra, 2015
Lokasi
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenKebumen
KecamatanSruweng
DesaSruweng
AlamatJalan Sruweng-Donosari
Kode pos54362
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi V Purwokerto
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+13 m
Letak[2]km 443+032 lintas Bogor-Bandung-Banjar-Kutoarjo-Yogyakarta
LayananHanya untuk persilangan dan persusulan antarkereta api.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur2 (jalur 1: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Tipe persinyalanElektrik tipe Westinghouse Rail Systems' Train Radio and Advanced Control (Westrace)[3]
Catatan kaki: [4]
Stasiun Sruweng

Stasiun Sruweng (SRW) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Sruweng, Sruweng, Kebumen. Stasiun yang terletak pada ketinggian +13 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun ini berada agak jauh dari pusat kota Karanganyar, tepatnya terletak sekitar 300 meter sebelah utara jalan raya Gombong-Kebumen. Stasiun ini memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 1 sebagai sepur lurus ditambah satu jalur badug di sisi timur stasiun.

Stasiun ini dikelilingi oleh hamparan sawah nan hijau memesona. Di sebelah timur dari stasiun yang sekarang terdapat bangunan tua yang merupakan stasiun yang lama dan kini dijadikan sebagai rumah dinas.[4]

Terkait dengan pembangunan jalur ganda lintas selatan Jawa, saat ini stasiun ini mengalami perombakan besar-besaran. Diagram tata letak stasiun ini mengalami perubahan besar, dan bangunan "rumah dinas" yang kelak kosong tak ditinggali, serta merupakan bangunan Stasiun Sruweng lama, kini sudah dirobohkan karena tanah tempat bangunan ini berdiri akan dibangun bangunan baru yang agak besar dan lebih modern.

Saat ini stasiun ini hanya melayani persilangan dan persusulan antarkereta api saja, bukan untuk menaikturunkan penumpang. Persilangan dan persusulan yang dilayani berdasarkan Gapeka 2017 revisi 20 September 2019 adalah:

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 26 Juli 2018, pukul 07.01, seorang petani tewas disambar kereta api Logawa di dekat Stasiun Sruweng. Kejadian bermula saat petani tersebut hendak mengambil bekal makanan untuk petani yang kala itu sedang panen raya. Namun, rekan-rekannya sama sekali tidak mengetahui kalau ia sendiri tersambar oleh KA Logawa. Mereka baru mengetahuinya setelah Polsuska dan satpam stasiun datang ke TKP.[5]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung. 
  4. ^ a b Prasetya, S. (2014). "Sruweng (SRW): Sepi Hanya Memiliki Dua Jalur". Majalah KA. 96: 16. 
  5. ^ "Petani Sruweng Tewas Tertabrak KA Logawa". RADAR Banyumas. 2018-07-27. Diakses tanggal 2019-08-03. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Kroya
Kroya–Kutoarjo
menuju Purworejo

Koordinat: 7°39′19″S 109°36′11″E / 7.6552865°S 109.6031579°E / -7.6552865; 109.6031579