Lompat ke isi

Ray Sahetapy

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Ray Sahetapy
LahirFerenc Raymond Sahetapy
(1957-01-01)1 Januari 1957
Donggala, Sulawesi Tengah, Indonesia
Meninggal1 April 2025(2025-04-01) (umur 68)
Jakarta, Indonesia
AlmamaterInstitut Kesenian Jakarta
Pekerjaan
  • Pemeran
  • penyanyi
Tahun aktif1980—2025
Suami/istri
    (m. 1981; c. 2004)
      Sri Respatini Kusumastuti
      (m. 2004)
      Anak4, termasuk Surya Sahetapy
      KeluargaMerdianti Octavia (menantu)
      IMDB: nm1228805 X: RaySahetapy Instagram: raysahetapy Musicbrainz: b9672897-7a92-4ca7-a088-a7c4ea0d7cc0 Modifica els identificadors a Wikidata

      Ferenc Raymond Sahetapy (1 Januari 1957  1 April 2025) adalah pemeran dan penyanyi Indonesia. Ray adalah salah satu pemeran paling populer dan disegani di generasinya. Ray sering memerankan tokoh pria kompleks dengan nuansa dan karakter yang dalam. Karier beraktingnya membentang lebih dari empat dekade. Penampilan Ray dalam film-film drama seperti Ponirah Terpidana (1983), Tatkala Mimpi Berakhir (1987) dan Jangan Bilang Siapa-Siapa (1990) dianggap paling mengesankan sepanjang kariernya dan mendapatkan apresiasi. Ray telah dinominasikan untuk Piala Citra di Festival Film Indonesia tujuh kali, enam di antaranya untuk Aktor Terbaik, dan memegang rekor nominasi terbanyak dalam kategori tersebut tanpa kemenangan.

      Kehidupan awal

      [sunting | sunting sumber]

      Masa kecilnya dihabiskan di Panti Asuhan Yatim Warga Indonesia, Surabaya.

      Sejak remaja, Ray bercita-cita menjadi pemeran. Demi mengejar impiannya, Ray mulai berkuliah di Institut Kesenian Jakarta pada 1977, seangkatan dengan Deddy Mizwar dan Didik Nini Thowok.

      Film perdananya dirilis pada tahun 1980 dengan judul Gadis yang diarahkan oleh Nya' Abbas Akup. Melalui film inilah, Ray bertemu dengan Dewi Yull yang merupakan istri pertamanya.

      Ray pernah terjun ke dunia tarik suara pada tahun 1985. Ray merilis album solo berjudul Say... dengan dua singel hit yang ia nyanyikan bersama Dewi, yakni "Satu Kenyataan Lagi" dan "Say…".

      Melalui film Noesa Penida yang tayang pada tahun 1988, Ray dinominasikan sebagai aktor terbaik pada Festival Film Indonesia 1989. Selain itu, Ray juga pernah dinominasikan sebanyak tujuh kali dalam ajang yang sama, yakni melalui film Ponirah Terpidana (Festival Film Indonesia 1984), Secangkir Kopi Pahit (Festival Film Indonesia 1985), Kerikil-Kerikil Tajam (Festival Film Indonesia 1985), Opera Jakarta (Festival Film Indonesia 1986), Tatkala Mimpi Berakhir (Festival Film Indonesia 1988), dan Jangan Bilang Siapa-Siapa (Festival Film Indonesia 1990).

      Ketika industri film Indonesia mengalami mati suri, ia tetap eksis di dunia seni peran. Ray membangun sebuah sanggar teater di pinggiran kota dan membentuk komunitas teater di sana. Melalui sanggarnya ini, Ray pernah membuat geger lantaran gagasan tentang perlunya mengubah nama Republik Indonesia menjadi Republik Nusantara.

      Pada pertengahan 2006, Ray kembali membintangi film layar lebar, yaitu Dunia Mereka. Pada tahun yang sama, kongres Persatuan Artis Film Indonesia memilih Ray menjadi salah satu ketuanya.

      Kehidupan pribadi

      [sunting | sunting sumber]

      Ray menikah dengan Dewi Yull pada tanggal 16 Juni 1981, tanpa restu dari orang tua Dewi, karena perbedaan agama (pada saat itu Dewi beragama Islam dan Ray beragama Kristen).[1] Kemudian, Ray memutuskan untuk menjadi seorang mualaf.[2] Pasangan ini mempunyai empat orang anak, yakni Giscka Putri Agustina Sahetapy (1982—2010), Rama Putra Sahetapy (1991), Surya Sahetapy (1993), dan Muhammad Raya Sahetapy (2001). Dewi yang menolak dipoligami memutuskan untuk menggugat cerai Ray. Ray dan Dewi resmi bercerai pada 24 Agustus 2004.[3]

      Pada Oktober 2004, Ray menikahi Sri Respatini Kusumastuti, seorang pengusaha kafe dan katering yang pernah menjadi dosen di Fakultas Seni Pertunjukan Institut Kesenian Jakarta. Dari hubungan sebelumnya, Sri dikaruniai dua orang anak.[4]

      Ray merupakan pemimpin dari organisasi Perhimpunan Seniman Nusantara.

      Pada 1 April 2025, Ray meninggal di usia 68 tahun karena penyakit stroke yang dideritanya.[5]

      Filmografi

      [sunting | sunting sumber]
      Tahun Judul Peran Catatan
      1980 Gadis Jaka Karya debut
      1981 Sejuta Serat Sutera Yanuar
      Dukun Ilmu Hitam Panji
      Kabut Ungu di Bibir Pantai Yanto
      1982 Tapak-Tapak Kaki Wolter Monginsidi
      1983 Ponirah Terpidana Jarkasi
      Cinta Semalam Wito
      Darah dan Mahkota Ronggeng Rasus
      1984 Hati Seorang Wanita Irwan
      Pelangi di Balik Awan Rachmat
      Kabut Perkawinan Tedo
      Kerikil-Kerikil Tajam Ganjar
      Tirai Kasih Halim
      Secangkir Kopi Pahit Buyung
      1985 Sebening Kaca Effendi
      Opera Jakarta Joko
      Melintas Badai Martin
      1986 Cinta yang Terjual Yanto
      Secawan Anggur Kebimbangan Prasetyo
      Di Balik Dinding Kelabu dr. Herman
      Pesona Natalia Eri/Heru Damanik
      7 Manusia Harimau Gumara
      Tahu Sama Tahu Harry
      1987 Tatkala Mimpi Berakhir Prianto
      Harga Diri Frans
      Mekar Diguncang Prahara Daniel
      Luka di Atas Luka Teddy
      1988 Noesa Penida Jaya
      1989 Kanan Kiri OK Rio
      Giliran Saya Mana Dewo
      Api Cemburu Johan
      Cas Cis Cus (Sonata di Tengah Kota) Dedi
      Kanan Kiri OK II Rio
      1990 Nona Manis Roy
      Jangan Bilang Siapa-Siapa Andi
      Kanan Kiri OK III Rio
      Sejak Cinta Diciptakan Rizal
      Curi-Curi Kesempatan Andy
      2006 Dunia Mereka Ayah Filly
      2007 Terowongan Casablanca Ray
      Jakarta Undercover Ayah Vikitra
      The Wall Pak Yudo
      2008 Mereka Bilang, Saya Monyet! Asmoro
      Mengaku Rasul: Sesat Guru Samir
      Anak Ajaib Kepala sekolah
      2009 Jagad X Code Bapak Regina
      Terowongan Rumah Sakit Ayah Dinar
      Rasa AKBP Darwan
      Identitas Kepala rumah sakit
      2010 Jinx Adi Pramono
      Bahwa Cinta Itu Ada
      Akibat Pergaulan Bebas Indra
      Demi Dewi Alex
      2011 Mudik Lebaran Kuncoro
      2012 Dilema Gilang
      The Raid Tama
      Sang Martir Jerry
      Loe Gue End
      2013 Air Terjun Pengantin Phuket Jerangkong Mancung
      True Heart Handoko
      Hari Ini Pasti Menang Dimas Bramantyo
      Finding Srimulat Papa Astrid
      Crazy Love Kepala sekolah
      Merry Go Round
      Make Money Pak Tri
      Eyang Kubur Eyang Kubur
      2014 Pukulan Maut
      Killers Dharma
      Sepatu Dahlan Kyai
      Runaway Surya Djatmoko
      Negeri Tanpa Telinga Piton Wangsa Laba
      Haji Backpacker Ayah Mada
      Mantan Terindah Adi
      Salah Bodi John
      Kukejar Cinta ke Negeri Cina Papa Widya
      2015 Erau Kota Raja Pak Camat
      2014: Siapa di Atas Presiden? Bagas Notolegowo
      Bulan di Atas Kuburan Bapak parlente
      Comic 8: Casino Kings Part 1 Bung Ray
      2016 I am Hope dr. Hadi
      Jingga Ireng
      Comic 8: Casino Kings Part 2 Bung Ray
      Romansa: Gending Cinta di Tanah Turki Ayah Bella dan Tarra
      Raksasa dari Jogja Papa Bian
      Captain America: Civil War Juru lelang Film Amerika Serikat; adegan dihapus
      Pacarku Anak Koruptor Marukh Bangetan
      Mimpi Anak Pulau Gani Lasya
      Ini Kisah Tiga Dara Krisna, ayah Tiga Dara
      Spy in Love Ray
      Senjakala di Manado Jhonny Lengkong
      2017 Gerbang Neraka Prof. Theo Wirawan
      Chrisye Laurens Rahadi, ayah Chrisye
      2018 Insya Allah Sah 2 Freddy Coughar
      Sebelum Iblis Menjemput Lesmana
      The Origin of Santet Dhamra
      Keira, Kisah Gadis dengan Tujuh Kepribadian Darma
      2019 Boundless Love Film Indonesia-Tiongkok
      Nagabonar Reborn
      Darah Daging Polisi bank
      2020 Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 Lesmana
      100% Halal Kakek Brata
      2023 Jin Khodam Wirya
      Kutukan Peti Mati dr. Victor van Vogel
      2024 Lokananta Abi

      Film pendek

      [sunting | sunting sumber]
      Tahun Judul Peran Catatan
      2022 Pulang Bapak Jaka

      Serial televisi

      [sunting | sunting sumber]
      Tahun Judul Peran Catatan
      1997 Nyanyian Seorang Isteri
      2006 Impian Cinderella
      2006—2007 Bukan Diriku
      2008 Elang
      2010—2011 Dia Jantung Hatiku
      2011—2012 Dia atau Diriku Bram
      2013 Sinema Pintu Taubat Episode: Kutanggung Dosa Ayahku
      2014 Nyong Mutiara Hitam
      Seindah Bunga Teratai
      2015 Saya Terima Nikahnya Papi Arifin
      2020 Fatih di Kampung Jawara Raja Ambara Musim 4
      2020, 2022 Guest House: Losmen Reborn Pak Tarjo 2 musim; pemeran pertama
      2023 Bidadari Surgamu Ayah Lauza Episode 1; tidak dikreditkan

      Serial web

      [sunting | sunting sumber]
      Tahun Judul Peran Catatan
      2019 Assalamualaikum Calon Imam Husein Lathif Akbar
      Halusinada Angga tua Musim 2; Episode 4
      2021 7 Hari Sebelum 17 Tahun Pak Pri
      Sosmed Surya
      TBA Kisah 3 Pembunuh dagger Wali kota
      Kunci
      Film yang belum dirilis untuk saat ini Menandakan film yang belum dirilis untuk saat ini
      • TBA : To be announced

      Film televisi

      [sunting | sunting sumber]
      • 2 Playboy Jempolan (2012)

      Penghargaan dan nominasi

      [sunting | sunting sumber]
      Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil Ref
      1984 Festival Film Indonesia Pemeran Utama Pria Terbaik Ponirah Terpidana Nominasi
      1985 Festival Film Indonesia Kerikil-Kerikil Tajam Nominasi
      Pemeran Pendukung Pria Terbaik Secangkir Kopi Pahit Nominasi
      1986 Festival Film Indonesia Pemeran Utama Pria Terbaik Opera Jakarta Nominasi
      1988 Festival Film Indonesia Tatkala Mimpi Berakhir Nominasi
      1989 Festival Film Indonesia Noesa Penida Nominasi
      1990 Festival Film Indonesia Jangan Bilang Siapa-Siapa Nominasi
      2012 Piala Maya Aktor Pendukung Terpilih The Raid Nominasi
      2013 Indonesian Movie Actors Awards Pemeran Pendukung Pria Terbaik Menang
      Pemeran Pendukung Pria Terfavorit Nominasi
      Festival Film Indonesia Pemeran Utama Pria FTV Terbaik Kutanggung Dosa Ayahku Nominasi
      2015 Festival Film Bandung Pemeran Pembantu Pria Terpuji Film Bioskop 2014: Siapa di Atas Presiden? Menang

      Diskografi

      [sunting | sunting sumber]
      • Say... (1985)
      • "Satu Kenyataan Lagi" (1985, bersama Dewi Yull)
      • "Say…" (1985, bersama Dewi Yull)

      Referensi

      [sunting | sunting sumber]
      1. "Jejak Kasih Dewi Yull dan Ray Sahetapy". Suara Merdeka. Diarsipkan dari asli tanggal 21 April 2009.
      2. Laras, Kevi (15 April 2022). "Cerita Mualaf Aktor Senior Ray Sahetapy, Alami Cobaan Berat hingga Pisah dari Dewi Yull". Okezone.com. Diakses tanggal 6 Juli 2024.
      3. Dewi Yull dan Ray Sahetapy Resmi Bercerai, diakses 6 Oktober 2007
      4. Ray Sahetapy Menikahkan Anak Tirinya?, diakses 6 Oktober 2007
      5. "Riwayat Penyakit Ray Sahetapy Sebelum Meninggal Dunia". Kompas.com. 2 April 2025. Diakses tanggal 2 April 2025.

      Pranala luar

      [sunting | sunting sumber]