Disney+

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Disney+
Disney+ logo.svg
Jenis usahaLayanan OTT
BahasaInggris
MarkasLos Angeles, California, Amerika Serikat
Wilayah operasi
  • Amerika Serikat, Australia, Austria, Belanda, Belgia, Denmark, Finlandia, India,[a] Indonesia,[a], Inggris, Irlandia, Islandia, Isle of Man, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Kepulauan Channel, Luksemburg, Monako, Norwegia, Prancis [b] , Puerto Riko, Portugal, Selandia Baru, Spanyol, Swedia dan Swiss
Tokoh penting
  • Ricky Strauss (Presiden, konten dan pemasaran)
  • Joe Earley (EVP, pemasaran dan operasi)
  • Agnes Chu (SVP, konten)
  • Kevin Swint (SVP, manajer umum)
Perusahaan indukThe Walt Disney Company
(Walt Disney Direct-to-Consumer & International)
Situs webwww.disneyplus.com Sunting ini di Wikidata
Diluncurkan12 November 2019; 3 tahun lalu (2019-11-12)

Disney+[1][2][3] adalah layanan video sesuai permintaan berlangganan Amerika Serikat yang dimiliki dan dikelola Walt Disney Direct-to-Consumer & International dari The Walt Disney Company. Disney+ diluncurkan di Kanada, Amerika Serikat, dan Belanda pada 12 November 2019. Disney+ akan berfokus pada film dan acara televisi dari Walt Disney Studios dan Walt Disney Television.[4] Film dan seri televisi asli berdasarkan properti baru yang telah ada juga direncanakan akan diluncurkan, termasuk dari Disney, Pixar, Marvel, Lucasfilm, National Geographic, dan 20th Century Fox. Disney+ akan bersaing dengan layanan penyiaran video berlangganan lainnya seperti Netflix, Apple TV+, dan Amazon Prime Video serta akan melengkapi ESPN+ dan Hulu sebagai bagian dari strategi layanan media over-the-top Disney.

Konten[sunting | sunting sumber]

Layanan ini dibangun berdasarkan konten dari studio hiburan Disney. Termasuk Walt Disney Pictures, Walt Disney Animation Studios, Pixar, Lucasfilm, Marvel Studios, Saban Entertainment, National Geographic, dan film-film tertentu dari 20th Century Fox, Fox Searchlight Pictures, Hollywood Pictures, dan Touchstone Pictures.[5] Layanan akan beroperasi bersama Hulu, di mana Disney menjadi pemegang saham pengendali setelah pembelian 21st Century Fox.[6] Bob Iger mengatakan bahwa Disney+ akan berfokus pada hiburan bertemakan keluarga (dan tidak berfokus ke film berating R atau TV-MA) dan Hulu akan tetap berorientasi pada hiburan umum.[7] Hulu akan menjadi layanan tambahan bagi Disney+.[8]

Pustaka Konten[sunting | sunting sumber]

Diharapkan bahwa Disney+ akan memiliki sekitar 7.000 Episode seri televisi dan 500 Film,[9] Termasuk konten dari Disney, Marvel, Pixar, Lucasfilm, 20th Century Fox, dan National Geographic, Juga beragam seri televisi original dan film original dari Disney Channel, dan Freeform, dan juga beberapa judul dari 20th Century Fox Television, dan ABC Studios.[10] Namun layanan ini juga akan mencakup beberapa judul dari program yang diperoleh dari luar perusahaan produksi yang tidak secara langsung dibuat oleh Disney atau anak perusahaannya (seperti eOne's PJ Masks, Meskipun itu mengudara di Disney Junior, Dengan Musim 1 dan 2 tersedia saat peluncuran, dan Musim 3 dan 4 tersedia saat semua episode musim tersebut telah ditayangkan). Beberapa film terbaru dari 20th Century Fox (termasuk film terbaru Blue Sky's yaitu Spies In Disguise) tidak akan hadir baik diantaranya Disney+ maupun Hulu, karena Fox memiliki kesepakatan produksi dengan HBO hingga tahun 2022.[11] Captain Marvel, Dumbo, dan Avengers: Endgame menjadi film Disney yang dirilis secara teatrikal pertama yang diputar secara eksklusif oleh Disney+.[12] Iger menyatakan bahwa pada akhirnya Disney+ akan menjadi tuan rumah untuk semua perpustakaan film-film rilisan Disney. Namun, pada tanggal 7 November, 2019. The Hollywood Reporter menyatakan bahwa konten yang berpotensi kontroversional seperti Song Of The South dan beberapa adegan tertentu dari Dumbo (1941) dan Toy Story 2 akan menjadi pengecualian; yang pertama tidak pernah dirilis di Kaset pada AS, tetapi yang dua terakhir telah tersedia tanpa diedit pada kaset selama bertahun-tahun.[13] Dumbo dan beberapa film Disney akhirnya muncul di Disney+ tanpa diedit, tapi memberikan peringatan pada halaman "Detail" didalam layanan.[14] Layanan ini juga memegang hak layanan streaming eksklusif terhadap The Simpsons dengan Musim 1-30 tersedia saat diluncurkan.[15]

Awalnya tidak diketahui enam film dari Waralaba Star Wars akan hadir di Amerika Serikat saat perilisan layanan, ketika TBS memegang hak layanan streaming hingga 2024 sebagai bagian hak televisi kabelnya terhadap Waralaba.[16] Tapi pada tanggal 11 April 2019, diumumkan bahwa filmnya akan hadir saat perilisan bersama The Force Awakens dan Rogue One[17] Dengan The Last Jedi akan ditambahkan pada tanggal 25 Desember 2019. Solo dan The Rise Of Skywalker akan tersedia pada tahun pertama layanannya. Hak untuk The Force Awakens (Dan beberapa film Disney lainnya) dimiliki oleh jaringan televisi premium Starz (karena sebelumnya mereka adalah penyedia TV layanan berbayar untuk rilisan Walt Disney Studios antara tahun 1994 hingga 2015). Untuk mendapatkan lisensi hak Streaming, Dilaporkan bahwa Disney telah setuju untuk menyediakan penempatan iklan untuk Starz pada akhir proses registrasi untuk Disney+ dan ESPN+ pada platform PC dan Android. Tidak akan ada iklan Starz (atau iklan manapun) yang akan dimuat didalam layanannya.[18]

Di Amerika Serikat, kebanyakan film dari Marvel Cinematic Universe tersedia saat perilisan, dengan pengecualian empat film. Diantaranya Thor: Ragnarok, Black Panther (Dijadwalkan untuk rilis 4 Maret 2020), Avengers: Infinity War (Dijadwalkan untuk rilis 25 Juni 2020), dan Ant-Man And The Wasp (Dijadwalkan untuk rilis 29 Juli 2020), dikarenakan ada perjanjian lisensi dengan Netflix; Dan tiga film lainnya The Incredible Hulk, Spiderman: Homecoming, dan Spiderman: Far From Home tidak tersedia dikarenakan hak distribusinya dimiliki oleh Universal Pictures dan Sony Pictures masing-masing.[19]

Konten Naskah Original[sunting | sunting sumber]

Seri televisi original yang berasal dari properti Marvel dan Star Wars sedang dibuat, termasuk delapan seri televisi Marvel Cinematic Universe baru, diantaranya The Falcon And The Winter Soldier, WandaVision, Loki, Seri animasi What If?, Hawkeye, Ms. Marvel, Moon Knight, dan She-Hulk.[20] Dari properti Star Wars diantaranya The Mandalorian, Seri televisi berfokus pasca kejadian The Return Of The Jedi dan sebelum The Force Awakens, Seri televisi Spin-Off yang saat ini belum memiliki judul berfokus pada kisah Cassian Andor dari Rogue One, musim ketujuh dari seri animasi Star Wars: The Clone Wars, dan Seri yang belum memiliki judul yang dibintangi oleh Ewan McGregor sebagai Obi-Wan Kenobi, mengulangi perannya dari prekuel trilogy.[21] Rencana awal konten original ini direncanakan membuat empat hingga lima film original dan lima serial televisi original dengan anggaran mulai dari $25–100 Juta. Di bulan Januari 2019, dilaporkan bahwa Disney akan menghabiskan anggaran hingga $500 Juta dalam konten original di layanan ini.[22] The Mandalorian sendiri dikabarkan menghabiskan anggaran sekitar $100 Juta.[23]

Peluncuran[sunting | sunting sumber]

  Tersedia
  Peluncuran terkonfirmasi
  Distribusi pihak ketiga
Daftar peluncuran
Tanggal perilisan Negara/Daerah Mitra resmi perilisan
02013-11-1212 November 2013[c]  Kanada
 Belanda
 Amerika Serikat Verizon[24]
02019-11-1919 November 2019[25]  Australia
 Selandia Baru
 Puerto Riko
02020-03-2424 Maret 2020[26]  Austria
 Jerman Telekom[27]
 Irlandia[d] Sky[29]
 Italia TIMvision[29]
 Spanyol Movistar+[30]
 Swiss
 Britania Raya[d] Sky[29]
O2[31]
02020-04-022 April 2020[32] Kepulauan Channel
 Pulau Man
02020-04-033 April 2020[33][e]  India Hotstar
02020-04-077 April 2020[35]  Prancis Canal+[36]
02020-04-3030 April 2020[37][38]   Monako
 Wallis dan Futuna Canal+ Calédonie[36]
 Kaledonia Baru
Hindia Barat Prancis Canal+ Caraïbes[36]
 Guyana Prancis
02020-06-1111 Juni 2020[39]  Jepang[f] NTT Docomo[39]
02020-09-055 September 2020[40]  Indonesia Disney+ Hotstar
Telkomsel[41]
02020-09-1515 September 2020[42]  Belgia
 Denmark
 Finlandia
 Islandia
 Luksemburg
 Norwegia
 Portugal
 Swedia
02020-11-1717 November 2020[43] Amerika Latin
Akhir 2020[38]  Réunion Canal+ Réunion[36]
 Mayotte Canal+ Mayotte[36]
 Mauritius Canal+ Maurice[36]
02021-11-011 November 2021[44]  Singapura StarHub
02021-06-011 Juni 2021[45]  Malaysia Astro
02021-01-012021[46] Eropa Timur
 Hong Kong
 Korea Selatan


Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Netflix chief ready for Disney battle". BBC News. BBC Online. November 9, 2018. Diakses tanggal February 6, 2019. 
  2. ^ "Ryvicker: Going to Need Very Little Marketing for Disney Plus". bloomberg.com. Bloomberg L.P. February 6, 2019. Diakses tanggal February 6, 2019. 
  3. ^ Littleton, Cynthia (February 5, 2019). "Disney to Forgo $150 Million in Fiscal 2019 as it Prepares to Launch Disney Plus". Variety. Diakses tanggal February 6, 2019. 
  4. ^ Machkovech, Sam (2019-04-11). "Disney+ launches on November 12 for $6.99/mo, plus new Marvel, Star Wars series". Ars Technica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-04-12. 
  5. ^ "Every Movie & TV Show Availabe On Disney+ At Launch". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  6. ^ "Disney Assumes Full Control Of Hulu In Deal With Comcast". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  7. ^ "Bob Iger Talks Disney+, Hulu Plans And His Vision For Enlarged TV Studio". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  8. ^ "Hulu Will Offer Disney+ As An Add-On – Here's What That Means For Current Subscribers". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  9. ^ "How Much Will Disney's Streaming Service Cost? Here's What Bob Iger Says". Archived from the original on 2017-12-24. Diakses tanggal 2019-13-12. 
  10. ^ "Everything Coming To Disney's Streaming Service (So Far)". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  11. ^ "HBO And 20th Century Fox Renew Outpost Deal". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  12. ^ "Disney's Streaming Service Starts To Come Into Focus". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  13. ^ "CONFIRMED:Disney Won't Air Controversional Movies Or Scenes On Disney+". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  14. ^ "Dumbo And Other Old Movies Get A Content Warning On Disney+". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  15. ^ "The Simpsons To Stream Exclusively On Disney+". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  16. ^ "Disney Is Seeking Star Wars Rights Back From TBS,TNT". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  17. ^ "Entire Star Wars Franchise Will Be On Disney+ Within Its First Year". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  18. ^ "Some Disney+ Subscribers Will See Starz Promo Due To Star Wars Rights Deal". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  19. ^ "Disney Plus Reveals When Missing Marvel Movies Are Coming". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  20. ^ "Marvel Unveils 3 New Disney+ Shows Including She-Hulk And Moon Knight". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  21. ^ "The Mandalorian: Star Wars TV Series Casts Pedro Pascal In Lead Role". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  22. ^ "Inside Disney's Daring Dive Into The Streaming World". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  23. ^ "Disney's Upcoming Star Wars Streaming Series Expected To Cost $100 Million". Diakses tanggal 2019-13-12. 
  24. ^ "Disney+ on us: Verizon Unlimited, Verizon Fios or 5G Home Internet with 12 months of Disney Plus". Verizon. 22 October 2019. Diakses tanggal 12 August 2020. 
  25. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama dl0
  26. ^ Vourlias, Christopher (January 21, 2020). "Disney Plus Set for Earlier Launch in U.K. & Western Europe". Variety. 
  27. ^ Weis, Manuel (March 12, 2020). "Exklusive Partnerschaft: Telekom sichert sich Disney+". Quotenmeter.de (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal March 12, 2020. 
  28. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama :1
  29. ^ a b c Vivarelli, Nick (March 5, 2020). "Disney Plus Forges Multi-Year Distribution Pact With Italy's Telecom Italia Mobile". Variety (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal March 5, 2020. 
  30. ^ Shahin, Mahmoud (March 11, 2020). "Disney Plus, Telefonica's Movistar Plus Confirm Strategic Alliance". Variety (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal March 11, 2020. 
  31. ^ Ravindran, Manori; Ravindran, Manori (March 16, 2020). "Disney Plus Links with O2 as Exclusive U.K. Mobile Network Distributor". Variety (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal March 23, 2020. 
  32. ^ Disney UK [@Disney_UK] (March 24, 2020). "Disney+ will be launching in the Channel Islands and Isle of Man on April 2nd, 2020" (Tweet). Diarsipkan dari versi asli tanggal March 24, 2020. Diakses tanggal March 24, 2020 – via Twitter. 
  33. ^ "Disney+ to Launch in India on April 3 After Short Delay". March 31, 2020. 
  34. ^ "Disney+ India launch postponed". TechCrunch (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal March 21, 2020. 
  35. ^ Haring, Bruce (March 21, 2020). "Disney+ To Reduce Bandwidth By 25 Percent, Delays France Launch Until April 7". Deadline Hollywood. Diakses tanggal March 21, 2020. 
  36. ^ a b c d e f Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama CanalPlus
  37. ^ "Date de lancement et tarif de Disney+ en France". Chronique Disney (dalam bahasa French). January 21, 2020. Diakses tanggal March 24, 2020. 
  38. ^ a b "Disney Plus Launch Dates in Overseas France". Twitter (dalam bahasa French). April 7, 2020. Diakses tanggal April 7, 2020. 
  39. ^ a b Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama :0
  40. ^ Frater, Patrick (2020-08-05). "Disney Plus Hotstar to Launch in Indonesia in September". Variety (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-05. 
  41. ^ "Local Content Gets Priority as Disney Plus Hotstar Confirms Indonesia Launch". Variety. Diakses tanggal 10 August 2020. 
  42. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama PortugalLaunch
  43. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama LatinAmericaLaunch
  44. ^ "Star India to launch Hotstar in Singapore on November 1". OnlyTech. Diakses tanggal 19 Oktober 2021. 
  45. ^ Frater, Patrick (3 Mei 2021). "Disney Plus Hotstar to Launch in Malaysia With Local Content Component". Diakses tanggal 4 Mei 2021. 
  46. ^ "Disney+ to heat up video streaming competition in S. Korea". yna.co.kr. December 11, 2020. Diakses tanggal December 11, 2020. 

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Lewat Hotstar
  2. ^ Termasuk Guyana Prancis, daerah Hindia Barat Prancis, Kaledonia Baru, dan wilayah luar negeri Wallis dan Futuna
  3. ^ Layanan ini mendapat soft launch pada tanggal 12 September 2013 di Belanda.
  4. ^ a b Diawali oleh DisneyLife[28]
  5. ^ Layanan ini awalnya akan diluncurkan pada 29 Maret, tetapi ditunda karena pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung.[34]
  6. ^ Didahului oleh Disney Deluxe

Pranala luar[sunting | sunting sumber]