Yazid bin Muawiyah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Yazīd ibn Mu‘awiya
يزيد بن معاوية
Drachm of Yazid I, 676-677.jpg
Khalifah
Berkuasa 26 April 680 – 11 November 683
Pendahulu Mu'awiyah bin Abu Sufyan
Pengganti Mu'awiyah bin Yazid
Lahir 647 (26 H)[1]
Wafat 11 November 683 (14 Rabiul Awwal 64 H)[1] (usia 36)
Wangsa Umayyah (Sufyani)
Ayah Mu'awiyah bin Abu Sufyan
Ibu Maysun binti Bahdal[1]
Anak
Mu'awiyah
Khalid
Atikah
Agama Islam

Yazid bin Mu'awiyah (Arab: يزيد بن معاوية‎; ± 645 - 683) atau Yazid I adalah khalifah yang berkuasa pada tahun 680 sampai 683, menggantikan ayahnya dan kemudian diteruskan putranya. Yazid adalah khalifah kedua yang berasal dari garis Sufyani.

Yazid merupakan salah satu khalifah yang kontroversial, utamanya terkait perannya dalam Pertempuran Karbala yang berujung pada terbunuhnya Husain, cucu Nabi Muhammad, menjadikan perpecahan antara kelompok Sunni dan Syiah semakin permanen. Dalam sudut pandang agama, dia juga dikritik atas standard moralnya yang dipandang rendah bila dibandingkan para khalifah pendahulunya.

Genealogi[sunting | sunting sumber]

Yazid bin Muawiyah bin Abu Sufyan bin Harb bin Umayyah bin Abdu asy-Syams bin Abdul Manaf.

Kisah[sunting | sunting sumber]

Insiden khusus dari masa pemerintahannya terjadi dalam Pertempuran Karbala di mana cucu Nabi Muhammad, Husain bin Ali beserta pengikutnya terbunuh. Tidak hanya Husain tokoh terkemuka yang menentang kenaikan Yazid ke kursi kekhalifahan; ia juga ditentang Abdullah bin Zubair yang menyatakan menjadi khalifah sesungguhnya. Saat orang-orang Hejaz mulai memberikan kesetiaan pada Abdullah, Yazid mengirim pasukan untuk mengamankan daerah itu, dan Makkah diserbu. Selama penyerbuan, Ka’bah rusak, namun pengepungan berakhir dengan kematian mendadak Yazid pada 683.

Sebagai lelaki muda Yazid mengkomando pasukan Arab yang ayahandanya Muawiyah mengirim untuk mengepung Konstantinopel. Segera setelah itu ia menjadi khalifah, namun banyak dari yang ayahandanya telah menjaga di bawah pengawasan memberontak terhadapnya.

Walau disajikan dalam banyak sumber sebagai penguasa yang risau, dengan penuh semangat Yazid mencoba melanjutkan kebijakan ayahandanya dan menggaji banyak orang yang membantunya. Ia memperkuat struktur administrasi khilafah dan memperbaiki pertahanan militer Suriah, basis kekuatan Bani Umayyah. Sistem keuangan diperbaiki. Ia mengurangi pajak beberapa kelompok Kristen dan menghapuskan konsesi pajak yang ditanggung orang-orang Samara sebagai hadiah untuk pertolongan yang telah disumbangkan pada hari-hari awal penaklukan Arab. Ia juga membayar perhatian berarti pada pertanian dan memperbaiki sistem irigasi di oasis Damsyik. Ia digantikan putranya Muawiyah II.

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Ibn Hajar Al-Asqalani, Ahmad bin Ali. Lisan Al-Mizan: Yazid bin Mu'awiyah.
Yazid bin Muawiyah
Sufyani
Cabang kadet Bani Umayyah
Lahir: 647 Meninggal: 11 November 683
Jabatan Islam Sunni
Didahului oleh:
Mu'awiyah bin Abu Sufyan
Khalifah
680 – 11 November 683
Diteruskan oleh:
Mu'awiyah bin Yazid