Mudrikah bin Ilyas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Mudrikah bin Ilyas
(bahasa Arab: مدركة بن إلياس‎)
LahirAmir bin Ilyas
Dikenal atasLeluhur Nabi Muhammad dan berbagai cabang Suku Quraisy
Suami/istriSalmah binti Aslam
AnakKhuzaimah, Hudzail, Haritsah, Ghalib
Orang tuaIlyas bin Mudhar
Khindif (Laila) binti Hulwan
KerabatThabikhah (Amru) bin Ilyas, Qama'ah (Umair) bin Ilyas

Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar (bahasa Arab: مدركة بن إلياس بن مضر) adalah tokoh bangsa Arab dari keturunan Bani Mudhar.[1][2][3] Ia juga merupakan leluhur Nabi Muhammad dan Bani Quraisy melalui jalur anaknya yang bernama Khuzaimah bin Mudrikah.[2][3] Nama mudrikah dalam bahasa Arab dapat berarti 'penyusul' atau 'banyak mengetahui'.[2][4][5]

Para penulis silsilah Arab menyebutkan bahwa nama asli Mudrikah adalah Amir.[4][6] Ayah Mudrikah adalah Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma'ad, sedangkan ibunya adalah Khindif (aslinya Laila) binti Hulwan bin Imran bin Al-Haf[1][4][6] dari Bani Qudha'ah. Mudrikah mempunyai dua saudara, yaitu Thabikhah (aslinya Amru) dan Qama'ah (aslinya Umair), dan secara bersama-sama keturunan ketiganya disebut sebagai Bani Khindif.[1][2][4]

Mudrikah mempunyai anak-anak bernama Khuzaimah dan Hudzail,[2] serta ada pula yang menyebutkan tambahan Haritsah dan Ghalib.[7] Istri Mudrikah bernama Salmah binti Aslam dari Bani Qudha'ah, namun ada pula yang berpendapat namanya Salmah binti Asad dari Bani Rabi'ah.[2]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Kathīr, Ismāʻīl ibn ʻUmar Ibn; Gassick, Trevor Le; Civilization, Centre for Muslim Contribution to (1998). The life of the prophet Muh̜ammad: a translation of Al-Sīra al-Nabawiyya (dalam bahasa Inggris). Center for Muslim Contribution to Civilization. 
  2. ^ a b c d e f Al-Tabari, Muhammad ibn Jarir; Watt, W. Montgomerry; McDonald, M.V. (1988). The History of al-Tabari Vol. 6: Muhammad at Mecca (dalam bahasa Inggris). SUNY Press. hlm. 33-34. ISBN 978-0-88706-707-5. 
  3. ^ a b Chalil, K.H. Moenawar (2001). Kelengkapan Tarikh Ed.Istimewa Jilid 1. Gema Insani. hlm. 63. ISBN 978-979-561-714-3. 
  4. ^ a b c d Ibn Ishaq; Guillaume (1955). The Life of Muhammad: A Translation of Ibn Isḥāq’s sīrat. London. hlm. 35. ISBN 0195778286. How 'Amir became Mudrikah 
  5. ^ R., Fiyan Adriani (2007). Kumpulan Nama Terindah. Media Pressindo. hlm. 45. ISBN 978-979-22-2226-5. 
  6. ^ a b Yasien, Asy Syaikh Khalil (1989). Muhammad Di Mata Cendekiawan Barat. Jakarta: Gema Insani. hlm. 21. ISBN 978-979-561-096-0. 
  7. ^ Gordon, Matthew S.; Robinson, Chase F.; Rowson, Everett K.; Fishbein, Michael (2017-12-07). The Works of Ibn Wāḍiḥ al-Yaʿqūbī (Volume 2): An English Translation (dalam bahasa Inggris). BRILL. ISBN 978-90-04-36415-8.