Trans Bandar Lampung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Armada Trans Bandar Lampung di Terminal Rajabasa

Trans Bandarlampung adalah kendaraan berjenis Bus Rapid Transit (BRT) di Bandarlampung, Indonesia. Trans Bandarlampung dikelola oleh Konsorsium PT Trans Bandarlampung (PT. TBL) yang merupakan gabungan 37 perusahaan angkutan di Bandarlampung. Sistem transportasi Trans Bandarlampung ini menghubungkan wilayah kota dalam jarak yang cukup jauh. Trans Bandarlampung dioperasikan oleh swasta mutlak dan merupakan yang pertama di Indonesia.[1]

Sistem pembayaran Trans Bandarlampung masih menggunakan cara konvensional yaitu membayar di dalam bus kepada kondektur. Dengan rincian tarif sebagai berikut:

Tarif Trans Bandarlampung
Rincian Tarif
Perjalanan jarak dekat Rp4.000,-
Perjalanan jarak jauh Rp5.000,-
Perjalanan pelajar1 Rp4.000,-
Perjalanan Rajabasa-Panjang2 Rp6.000,-
Tarif Transit3 Rp3.000,-

1Untuk pelajar untuk perjalanan dekat dan jauh sama. Mahasiswa dikenakan tarif umum..
2Mengingat jarak Rajabasa-Panjang cukup jauh, maka penumpang dari Panjang ke Rajabasa atau sebaliknya bertarif Rp6.000,-.
3Setiap transit, akan ada catatan khusus di tiket yang dicatat oleh petugas pada bus pertama. Setelah pindah bus (transit), tiket ditunjukkan ke petugas dan dikenai tarif transit sebesar Rp 3.000,-.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Bus Trans Bandar Lampung pada masa ujicoba.

BRT ini mulai beroperasi pada tanggal 14 November 2011 (masa uji coba gratis pada empat hari pertama operasi, yaitu 14-17 November 2011), hanya diperkuat dengan 40 armada bus yang murni dibeli oleh konsorsium dengan rute awal Rajabasa-Sukaraja[2] dan Korpri Sukaraja.

Pada awalnya beroperasinya BRT dikhawatirkan merugikan usaha angkot, para sopirnya berdemo kepada wali kota, melakukan mogok kerja, dan melakukan aksi anarkis seperti melempari kaca belakang BRT.[3][4][5]

Trayek Aktif[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah trayek yang sudah beroperasi [6]:

  1. Kompleks Korpri - Sukaraja.
  2. Rajabasa - Sukaraja.
  3. Kemiling - Sukaraja. (Tidak beroperasi lagi)
  4. Ir Sutami - Tanjung Karang. (Tidak beroperasi lagi)
  5. Citra Garden - Panjang.[7] (Tidak beroperasi lagi)
  6. Citra Garden - Rajabasa.[8] (Tidak beroperasi lagi)
  7. Rajabasa - Panjang [9]
Koridor Rute
Rajabasa - Sukaraja Ke Sukaraja:
Rajabasa - Jl. ZA Pagar Alam - Jl. Teuku Umar - Jl. Kotaraja - Jl. Raden Intan - Tugu Adipura - Jl. P. Diponegoro - Jl. Sultan Hasannudin - Pasar Kangkung - Jl. Ikan Duyung - Jl. Wage Rudolf Supratman - Jl. Yos Sudarso - Sukaraja.
Ke Rajabasa:
Sukaraja - Jl. Yos Sudarso - Jl. Laks. Malahayati - Gudang Garam - Jl. Ikan Tenggiri - Jl. Pattimura - Jl. P. Diponegoro - Tugu Adipura - Jl. Ahmad Yani - Tugu Pengantin Sai Batin - Jl. Kartini - Jl. Teuku Umar - Jl. ZA Pagar Alam - Rajabasa.
KORPRI - Sukaraja Ke Sukaraja:
Kompleks KORRI Sukarame - Jl. Ryacudu - Jl. Sultan Agung - Jl. Teuku Umar - Jl. Kotaraja - Jl. Raden Intan - Tugu Adipura - Jl. Ahmad Yani - Tugu Pengantin Sai Batin - Jl. Wolter Monginsidi - Jl. Wage Rudolf Supratman - Jl. Pattimura - Jl. Sultan Hasannudin - Pasar Kangkung - Jl. Ikan Duyung - Jl. Wage Rudolf Supratman - Jl. Yos Sudarso - Sukaraja.
Ke KORPRI:
Sukaraja - Jl. Yos Sudarso - Jl. Laks. Malahayati - Gudang Garam - Jl. Ikan Tenggiri - Jl. Wolter Monginsidi - Tugu Pengantin Sai Batin - Jl. Kartini - Jl. Teuku Umar - Jl. Sultan Agung - Jl. Ryacudu - Kompleks KORPRI Sukarame.
Kemiling - Sukaraja Ke Sukaraja:
Kemiling - Jl. Imam Bonjol - Bambu Kuning - Jl. Kartini - Jl. Kotaraja - Jl. Raden Intan - Tugu Adipura - Jl. Jend. Sudirman - Jl. Jend. Gatot Subroto - Lampu Merah Garuntang - Jl. Yos Sudarso - Sukaraja.
Ke Kemiling:
Sukaraja - Jl. Yos Sudarso - Lampu Merah Garuntang - Jl. Jend. Gatot Subroto - Jl. Jend. Sudirman - Tugu Adipura - Jl. Jend. Ahmad Yani - Tugu Pengantin Sai Batin - Jl. Kartini - Bambu Kuning - Jl. Imam Bonjol - Kemiling.
Tanjung Karang - Ir. Sutami Ke Ir. Sutami:
Tanjung Karang - Jl. Raden Intan - Tugu Adipura - Jl. Jend. Sudirman - Lampu Merah Satelit - Jl. Gajah Mada - Jl. P. Antasari - Perempatan Kalibalok - Jl. Tirtayasa - Pertigaan Ir Sutami-Tirtayasa.
Ke Tanjung Karang:
Pertigaan Ir Sutami-Tirtayasa - Jl. Tritayasa - Perempatan Kalibalok - Jl. P. Antasari - Jl. Gajah Mada - Lampu Merah Satelit - Jl. Jend. Sudirman - Tugu Adipura - Jl. Ahmad Yani - Tugu Pengantin Sai Batin - Jl. Kartini - Jl. Kotaraja - Tanjung Karang.
Citra Garden - Panjang Ke Panjang
Citra Garden - Jl. Setiabudi - Jl. Basuki Rahmat - Jl. Dr. Warsito - Jl. Slt. Hasannudin - Jl. Yos Sudarso - Pelabuhan Panjang - Jl. Teluk Ambon - Jl. Soekarno Hatta - Simpang Baruna - Jl. Yos Sudarso - Jl. Bahari - Panjang.
Ke Citra Garden
Panjang - Jl. Bahari - Jl. Yos Sudarso - Simpang Baruna - Jl. Soekarno Hatta - Jl. Teluk Ambon - Pelabuhan Panjang - Jl. Yos Sudarso - Jl. Laks. Malahayati - Gudang Garam - Jl. R.E. Martadinata - Jl. Setiabudi - Citra Garden.
Citra Garden - Rajabasa Ke Rajabasa
Citra Garden - Jl. Setiabudi - Jl. Basuki Rahmat - Jl. P. Emir. M. Noer - Jl. Cut Nyak Dien - Jl. KH Agus Salim - Jl. Raden Imba Kesuma Ratu - Jl. Tengku Cik Ditiro - Kemling - Jl. Pramuka - Jl. ZA Pagar Alam - Rajabasa.
Ke Citra Garden
Rajabasa - Jl. ZA Pagar Alam - Jl. Pramuka - Kemiling - Jl. Tengku Cik Ditiro - Jl. Raden Imba Kesuma Ratu - Jl. KH Agus Salim - Jl. Cut Nyak Dien - Jl. P. Emir. M. Noer - Jl. Basuki Rahmat - Jl. Dr. Warsito - Jl. Slt. Hasannudin - Jl. Laks. Malahayati - Jl. R.E. Martadinata - Jl. Setiabudi - Citra Garden.
Rajabasa - Panjang Menyusuri Jl. Soekarno Hatta.

Trayek Rencana[sunting | sunting sumber]

Koridor Rute
Tanjung Karang - Bandara Radin Inten II Ke Bandara:
Tanjung Karang - Jl. Teuku Umar - Jl. ZA Pagar Alam - Jalan Lintas Sumatera Hajimena - Bandara.
Ke Tanjung Karang:
Bandara - Jalan Lintas Sumatera Hajimena - Jl. ZA Pagar Alam - Jl. Teuku Umar - Tanjung Karang.

Armada[sunting | sunting sumber]

Trans Bandar Lampung memiliki mesin armada sebagai berikut:

  • Mitsubishi FE 83BC 110PS
  • Mitsubishi FE 84G 136PS
  • Hino FB 130

Untuk karoseri menggunakan Karoseri Rahayu Santosa Vania, Rahayu Sentosa Virago, Trisakti, dan New Armada Magneto.

Fasilitas Pendukung[sunting | sunting sumber]

Interior Bus[sunting | sunting sumber]

Interior Trans Bandar Lampung

Bus Trans Bandar Lampung semuanya memiliki Air Conditioner, musik, kursi berhadap-hadapan sepetti BRT pada umumnya, dan gantungan pemegang untuk penumpang berdiri.

Halte[sunting | sunting sumber]

Salah satu Halte Trans Bandar Lampung

Halte ini berada di jalan-jalan yang dilintasi Trans Bandar Lampung dan direncanakan akan ada 62 halte yang dibangun, namun pembangunan halte ini belum selesai seluruhnya. Halte ini memiliki tinggi yang sama dengan pintu masuk yang berada di tengah-tengah bus.[10]

Jalan[sunting | sunting sumber]

Jalur Khusus Trans Bandar Lampung

Sejatinya memiliki jalur tersendiri seperti halnya Trans Jakarta, namun belum semua jalan-jalan protokol memadai lebarnya untuk membuat jalur tersebut, jadi sementara jalur khusus BRT ini baru berada di jalan yang lebar atau berjalur dua.

Perangkat Keselamatan[sunting | sunting sumber]

BRT ini memiliki unsur perangkat keselamatan wajib kendaraan umum seperti pintu darurat di sisi kanan bus, martil pemecah kaca, pintu di atap bus.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]