Pulau Natal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Wilayah Pulau Natal
Territory of Christmas Island (Inggris)
Moto
Lagu kebangsaan
Advance Australia Fair
Ibu kota
(dan pemukiman terbesar)
Flying Fish Cove
10°25′LU 105°40′BT / 10,417°LS 105,667°BT / -10.417; 105.667
Bahasa resmi Inggris
Pemerintahan Monarki konstitusional
 -  Ratu Elizabeth II
 -  Gubernur Jenderal Peter Cosgrove
 -  Administrator Natasha Griggs
 -  Shire Foo Kee Heng
Legislatif Shire Council
Teritori eksternal Australia
 -  Dikuasai oleh Imperium Britania Raya 1888 
 -  Diambil alih oleh Australia 1957 
Luas
 -  Total 135 km2 (224)
 -  Perairan (%) 0
Penduduk
 -  Perkiraan 2011 2.072[1] (248)
 -  Kepadatan 15,1/km2 (211)
PDB (KKB) Perkiraan (n/a)
 -  Total
 -  Per kapita
PDB (nominal) Perkiraan (n/a)
 -  Total
 -  Per kapita
Ginin/a
IPM  n/a 
Mata uang Dolar Australia (A$) (AUD)
Zona waktu Waktu Pulau Natal (CXT) (UTC+7)
Lajur kemudi kiri
Kode ISO 3166 CX
Ranah Internet .cx
Kode telepon +61-8-9164

Referensi[sunting sumber]

  1. ^ Biro Statistik Australia (31 Oktober 2012). "Christmas Island". 2011 Census QuickStats. Diakses tanggal 30 July 2013. 

Pulau Natal adalah sebuah wilayah luar negeri Australia yang terdiri dari 1 Pulau. Pulau ini terletak di dekat Pulau Jawa, tepatnya di sebelah barat daya Pulau Jawa. Iklimnya merupakan iklim tropis.

Pulau Christmas yang merupakan wilayah dari Australia di Samudera Hindia terletak 2.600 kilometer (1.600 mil) dari arah barat laut kota Perth, Australia Barat, 500 km (310 mil) dari arah selatan Jakarta, Indonesia dan 975 km (606 mil) dari Pulau Cocos (Keeling).

Pulau ini memiliki populasi sebesar 1.402 warga yang tinggal di sejumlah "daerah pemukiman" di ujung utara pulau: Flying Fish Cove (juga dikenal sebagai Kampung), Kota Perak, Poon Saan, dan Drumsite.

Pulau ini terisolasi secara geografis dan jauh dari jangkauan manusia hingga abad ke-19. Tidak mengherankan jika berbagai flora dan fauna endemik di pulau ini relatif tidak terganggu. Kondisi ini merupakan hal yang penting untuk para ilmuwan dan naturalists.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Nama "Christmas Island" diberi kapten William Mynors dari kapal Royal Mary milik English East India Company waktu dia berlayar melewatinya pada hari Natal tahun 1643[1]. Pulau ini sudah dimasukkan ke surat pelayaran orang Inggeris dan Belanda sejak awal abad ke-17, namun baru tahun 1666 sebuah peta yang mengandung pulau ini diterbitkan ahli peta asal Belanda Pieter Goos dengan nama "Mony" atau "Moni"[2][3]. Kapten William Dampier dari kapal Inggris Cygnet menjadi pengunjung pertama yang diketahui dan mengelilingi pulau tersebut pada bulan Maret 1688[2]. Dia mencatat bahwa pulau itu tidak dihuni manusia[4][2].

Selain bangsa Melayu, bangsa Tionghoa juga banyak terdapat di Pulau ini. Dahulu mereka didatangkan dari Malaysia dan Singapura sebagai pekerja tambang fosfat (guano).

Asia Pasific Space Center[sunting | sunting sumber]

Asia Pasific Space Center (ASPC) adalah perusahaan peluncuran satelit yang merupakan patungan antara Samara Space Center, Sydney, Australia dan Rosaviacosmos, Rusia. ASPC menjadikan Pulau Natal sebagai tempat peluncuran satelit karena letaknya yang relatif dekat dengan garis khatulistiwa dan iklimnya mudah diprediksi. Selain itu letak Pulau Natal yang terpencil menjadikan risiko jatuhnya roket penngorbit satelit mengenai manusia bisa diminimalkan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Department of the Environment, Water, Heritage and the Arts – Christmas Island History". Australian Government. 8 July 2008. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 March 2012. Diakses tanggal 26 April 2009. 
  2. ^ a b c Wikisource-logo.svg Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Christmas Island". Encyclopædia Britannica. 6 (edisi ke-11). Cambridge University Press. hlm. 294–295. 
  3. ^ "Digital Collections – Maps – Goos, Pieter, ca. 1616–1675. Paskaerte Zynde t'Oosterdeel Van Oost Indien (cartographic material) : met alle de Eylanden deer ontrendt geleegen van C. Comorin tot aen Iapan". National Library of Australia. Diakses tanggal 26 April 2009. 
  4. ^ Carney, Gerard (2006). The constitutional systems of the Australian states and territories. Cambridge University Press. hlm. 477. ISBN 0-521-86305-8. The uninhabited island was named on Christmas Day, 1643, by Captain William Mynors as he sailed past, leaving to William Dampier the honour of first landing ashore in 1688. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Inggris) http://www.aerospace-technology.com/projects/christmas/christmas3.html