Matius 18

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
pasal 17       Matius 18       pasal 19
Christ with Children, Carl Bloch

Lukisan "Yesus dan anak-anak kecil" karya Carl Heinrich Bloch, berdasarkan Injil Matius 8:1-6.
Kitab: Injil Matius
Bagian Alkitab: Perjanjian Baru
Kitab ke- 1
Kategori: Injil

Matius 18 (disingkat Mat 18) adalah pasal kedelapan belas Injil Matius pada Perjanjian Baru dalam Alkitab Kristen, yang disusun menurut catatan dan kesaksian Matius, salah seorang dari Keduabelas Rasul Yesus Kristus.[1][2][3][4]

Teks[sunting | sunting sumber]

Struktur[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru (TB) membagi pasal ini (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

Menegor sesama saudara[sunting | sunting sumber]

Bagian yang unik dalam pasal ini adalah perkataan Yesus Kristus mengenai langkah-langkah untuk menasehati sesama saudara yang berbuat dosa:[5]

  1. Tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.
  2. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan.
  3. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat.
  4. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.

Ayat 17[sunting | sunting sumber]

[Yesus berkata:] "Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai." (TB)[6]
  • "Jemaat": diterjemahkan dari kata ekklesia dalam bahasa Yunani ("church" dalam bahasa Inggris), yang digunakan di sini, hanya muncul sekali lagi dalam seluruh kitab-kitab Injil yaitu dalam Matius 16:18, dan merujuk kepada komunitas orang percaya pada waktu itu.[7]

Ayat 18[sunting | sunting sumber]

[Yesus berkata:] "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga." (TB)[8]
  • "Apa yang kamu ikat...": ("kamu" merupakan kata ganti orang kedua jamak) di sini diberikan sebagai kewenangan semua murid, bahkan seluruh komunitas orang percaya, setelah sebelumnya seakan-akan hanya menjadi otoritas Simon Petrus saja pada Matius 16:19 ("Apa yang kauikat..." dimana "kau" adalah kata ganti orang kedua tunggal).[9]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN:9789794159219.
  2. ^ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN:9794159050.
  3. ^ Hill, David. The Gospel of Matthew. Grand Rapids: Eerdmans, 1981
  4. ^ Schweizer, Eduard. The Good News According to Matthew. Atlanta: John Knox Press, 1975
  5. ^ Matius 18:15-20
  6. ^ Matius 18:17 - Sabda.org
  7. ^ The Gospel of Matthew by Rudolf Schnackenburg 2002 ISBN 0-8028-4438-3 pages 7-9
  8. ^ Matius 18:18 - Sabda.org
  9. ^ Ellicott, C. J. (Ed.) 1905). Ellicott's Bible Commentary for English Readers. Matthew 18. London : Cassell and Company, Limited, [1905-1906] Online version: (OCoLC) 929526708. Diakses 28 April 2018.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]