Markus 1

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Matius 28       Markus 1       pasal 2
Codex Boreelianus F+ (09), Mark 1

Permulaan Injil Markus pada Codex Boreelianus (abad ke-9/ke-10).
Kitab: Injil Markus
Bagian Alkitab: Perjanjian Baru
Kitab ke- 2
Kategori: Injil

Markus 1 (disingkat Mrk 1 atau Mr 1) adalah pasal pertama dari Injil Markus dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen, yang diyakini ditulis menurut catatan Markus berdasarkan kesaksian Simon Petrus, salah seorang dari Keduabelas Rasul Yesus Kristus.[1] Catatan Injil ini tidak dimulai dengan silsilah keluarga Yesus Kristus, karena langsung diawali dengan pernyataan bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.[2] Pasal ini mencatat sejak baptisan Yesus Kristus oleh Yohanes Pembaptis, yang rupanya merupakan standar pengabaran Injil oleh Simon Petrus sebagaimana yang dapat dibaca di Kisah Para Rasul pasal 10 pada waktu berbicara di rumah Kornelius, kemudian diteruskan dengan pemanggilan murid-murid pertama -Simon, Andreas, Yakobus dan Yohanes - serta pemberitaan Kabar Baik, penyembuhan ibu mertua Petrus, pengusiran setan dan penyembuhan seorang penderita kusta.[3][4]

Teks[sunting | sunting sumber]

Permulaan Injil Markus (Book of Durrow, abad ke-7), disimpan di Trinity College Dublin

Waktu[sunting | sunting sumber]

Menurut catatan Injil Lukas pasal 3 yang paralel dengan pasal ini, Yohanes Pembaptis memulai pelayanannya pada tahun ke-15 dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, dan Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene,[5] pada waktu Hanas dan Kayafas menjadi Imam Besar.[6] (~ tahun 29 M)

Struktur[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru (TB) membagi pasal ini (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

Ayat 1[sunting | sunting sumber]

Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah. (TB)[2]
Bahasa Yunani (Textus Receptus): αρχη του ευαγγελιου ιησου χριστου υιου του θεου
Transliterasi Yunani: arkhē tou euangeliou iēsou christou uiou tou theou
  • "Inilah permulaan": diterjemahkan dari satu kata Yunani: αρχη arkhē "permulaan; awal mula"; memulai satu rangkaian pernyataan yang berakhir pada pembaptisan Yesus (Mark 1:11), yang dapat diringkas: "Awal Injil Yesus...seperti nubuat para nabi...adalah kemunculan Yohanes...yang kemudian membaptis Yesus..."[7][8][9] Isi Injil itu sendiri, mengenai kehidupan, kematian dan kebangkitan Yesus Kristus, adalah setelah pengantar (superscription, "superskripsi") ini.[7][8]

Ayat 2[sunting | sunting sumber]

Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu;" (TB)[10]
  • "Dalam kitab nabi Yesaya" diterjemahkan dari frasa Yunani ἐν τω ησαια τω προφητη en to esaia to profete ("dari Yesaya sang nabi itu") yang ditemukan dalam Codex Sinaiticus dan Codex Vaticanus serta sejumlah naskah lebih muda, sedangkan naskah-naskah Yunani kuno lain memuat: ἐν τοις προφηταις en tois profetais ("dalam nabi-nabi itu"), maksudnya "dalam Kitab Nabi-nabi".[11][12] Kutipan dari Kitab Yesaya adalah yang tercatat dalam ayat 3, sedangkan kutipan dalam ayat 2 adalah dari Maleakhi 3:1.
  • "Lihatlah...": merupakan kutipan dari Maleakhi 3:1 yang selengkapnya:
Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam. (TB)[13]

Ayat 3[sunting | sunting sumber]

"Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya" (TB)[14]

Ini merupakan kutipan dari Kitab Nabi Yesaya 40:3, yang dikutip oleh semua Kitab Injil, yaitu empat Injil Kanonik; pada tiga Injil yang lain: Injil Matius pasal 3:3, Lukas pasal 3:4-6 dan Yohanes pasal 1:23.[15]

Ayat 4[sunting | sunting sumber]

Demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu." (TB)[16]
  • "Bertobatlah": Makna dasar dari pertobatan (Yunani metanoeo) adalah "berbalik". Yang dimaksudkan adalah berbalik dari cara hidup yang jahat kepada Kristus, dan melalui Dia kepada Allah (Yoh 14:1,6; Kis 8:22; 26:18; 1Pet 2:25).
    • 1) Keputusan untuk berbalik dari dosa kepada keselamatan di dalam Kristus menyangkut hal menerima Kristus bukan hanya sebagai Juruselamat dari hukuman dosa, tetapi juga sebagai Tuhan atas kehidupan orang itu. Jadi, pertobatan meliputi pergantian penguasa -- dari kekuasaan Iblis (Ef 2:2) kepada kekuasaan Kristus dan Firman-Nya (Kisah 26:18}).
    • 2) Pertobatan merupakan keputusan yang sukarela pada pihak orang berdosa, yang dimungkinkan oleh kasih karunia yang memberi kemampuan kepada mereka untuk melakukannya ketika mereka mendengar dan percaya kepada Injil (Kis 11:21).
    • 3) Definisi iman yang menyelamatkan sebagai "sekedar percaya" kepada Kristus sebagai Juruselamat sama sekali tidak memadai apabila dihadapkan dengan tuntutan Kristus untuk bertobat. Menjelaskan iman yang menyelamatkan dalam suatu cara yang tidak mengharuskan seseorang meninggalkan dosa adalah memutarbalikkan secara membahayakan ajaran Alkitab tentang penebusan. Iman yang menyertakan pertobatan adalah syarat untuk memperoleh keselamatan (bd. Mr 1:15; Luk 13:3,5; Kis 2:38; 3:19; 11:21).
    • 4) Pertobatan merupakan pesan pokok para nabi Perjanjian Lama (Yer 7:3; Yeh 18:30; Yoel 2:12-14; Mal 3:7), Yohanes Pembaptis (Mat 3:2), Yesus Kristus (Mat 4:17; 18:3; Luk 5:32) dan orang Kristen PB (Kis 2:38; 8:22; 11:18; 2Pet 3:9). Pemberitaan pertobatan harus senantiasa mendampingi berita Injil (Luk 24:47).[17]
Markus 1:5-6 dari edisi facsimile Codex Basilensis (abad ke-8).

Ayat 6[sunting | sunting sumber]

Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. (TB)[18]

Ayat 11[sunting | sunting sumber]

Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan." (TB)[19]

Referensi silang: Matius 3:17; Lukas 3:22

Ayat 45[sunting | sunting sumber]

Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota.
Ia tinggal di luar di tempat-tempat yang sepi; namun orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru. (TB)[20]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN:9789794159219.
  2. ^ a b Markus 1:1 - Sabda.org
  3. ^ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN:9794159050.
  4. ^ Chris Juby. Bible Summary: Every Chapter in 140 Characters or Less. 2nd Edition. "Mark". CreateSpace Independent Publishing Platform. 2016. ISBN 978-1533448552
  5. ^ Lihat catatan pada Lukas 3:1
  6. ^ Lukas 3:2
  7. ^ a b Gill, John. Exposition of the Entire Bible. Mark 1. Diakses 24 April 2018.
  8. ^ a b Meyer's NT Testament. Mark 1. Diakses 24 April 2018.
  9. ^ Cambridge Bible for Schools and Colleges. Mark 1. Diakses 28 April 2018.
  10. ^ Markus 1:2 - Sabda.org
  11. ^ NT Transcripts at Uni Muenster
  12. ^ Saksi-saksi naskah yang memuat “dalam Yesaya sang Nabi” (baik dengan kata sandang sebelum Yesaya maupun tidak) termasuk awal dan tersebar luas secara geografis: Aleph, B, L, Δ, Θ, famili 1, 33, 205, 565, 700, 892, 1071, 1241, 1243, 2427, Itala MSS (seperti a, aur, b, c, d, f , ff2, l, q, Vulgata Syriac Peshitta Syriac Palestinian, Coptic, Georgian, Armenian, Ireneus (naskah Yunani), Origen, Serapion, Epifanius Severian, Sirilus-Yerusalem, Hesychius, Victorinus-Pettau, Chromatius, Ambrosiaster, Hieronimus/Jerome (yang menulis suatu varian bacaan ini, tetapi BUKAN “dalam Nabi-nabi itu”), Augustinus, dll. Bukti-bukti ini berasal jauh sedini abad kedua, tersebar luas, dan ditemukan dalam kebanyakan saksi-saksi penting Alexandria, Western, dan Kaisarea. Saksi-saksi naskah yang memuat “dalam Kitab Nabi-nabi” adalah A, E, F, G, H, P, W, Σ, famili 13, mayoritas minuscule, kumpulan leksionari, satu Vulgata MS, Syriac Harclean (versi Bizantin abad ke-6), sejumlah Bohairik MSS yang tersebar, Etiopia, Slavia, Ireneus (terjemahan Latin), dan Asterius. Selain dari Ireneus (abad ke-2), bukti tertua untuk versi ini adalah for this is thus from the late fourth century (W and Asterius). Kesulitan mengenai kesaksian Ireneus adalah bahwa ia menulis dalam bahasa Yunani tetapi terlestarikan sebagian besar dalam bahasa Latin. Tulisan bahasa Yunani memuat “dalam Yesaya nabi itu.” Hanya terjemahan Latin yang kemudian “dalam Nabi-nabi.” Bacaan Textus Receptus dan KJV bersesuaian dengan mayoritas naskah-naskah (MSS) terakhir ini (yang memuat "Kitab Nabi-nabi"). Dikutip dari Wallace, Daniel B. Mark 1:2 and New Testament Textual Criticism, Juni 2004.
  13. ^ Maleakhi 3:1
  14. ^ Markus 1:3 - Sabda.org
  15. ^ Matius 3:3; Lukas 3:4-6; Yohanes 1:23
  16. ^ Markus 1:4 - Sabda.org
  17. ^ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  18. ^ Markus 1:6 - Sabda.org
  19. ^ Markus 1:11- Sabda.org
  20. ^ Markus 1:45 - Sabda.org

Pranala luar[sunting | sunting sumber]