Kopi tahlil

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Kopi tahlil adalah salah satu minuman khas kota Pekalongan. Minuman kopi ini mulanya adalah suguhan pada acara tahlilan masyarakat. Kopi tahlil dibuat dengan mencampurkan kopi dengan rempah-rempah, yakni kapulaga, jahe, cengkih, kayu manis, pandan, batang serai dan pala. Sebagian penjaja meracik kopi tahlil dari kopi owa, arabika yang berasal dari Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan.Secangkir kopi tahlil dibanderol kisaran Rp3000, jika ditambah susu menjadi Rp4.500. Kopi ini bisa dinikmati bersama hidangan ketan kinca (gula merah cair), kacang atau gorengan. Kedai-kedai kopi tahlil dapat dengan mudah dijumpai di berbagai sudut kota Pekalongan, khususnya pada malam hari.[1][2][3]

Kopi rempah sejenis ini juga dapat dijumpai di Pulau Alor dan Manggarai.[3][4]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kopi tahlil pertama kali dijual sekitar tahun 2002 oleh Usman. Ia juga mengaku menambahkan rempah-rempah ke dalam kopi untuk menciptakan rasa kopi yang lebih segar. Pada mulanya Usman menamainya kopi jahe, namun karena mendapatkan saran dari pelanggan yang "tidak hanya merasakan jahe," maka Usman memutuskan menamainya kopi tahlil, sebagaimana kopi ini biasanya disajikan pada acara tahlilan. Kini, kedai-kedai kopi tahlil dapat dengan mudah dijumpai di banyak tempat di kota Pekalongan.[1]

Resep[sunting | sunting sumber]

Bahan-Bahan yang dibutuhkan:[5]

  • 20 butir cengkih
  • 10 cm kayu manis
  • 9 butir kapulaga
  • 7 batang serai, memarkan
  • 3 lembar daun pandan, simpulkan
  • 1/2 butir pala
  • 200 gram gula merah, sisir halus
  • 100 gram kopi bubuk

Cara Pembuatan Kopi Tahlil Pekalongan

  1. Rebus semua bahan, kecuali gula merah dan kopi bubuk, hingga mendidih. Kecilkan api, masak selama 2 jam.
  2. Masukkan gula merah, masak hingga gula larut. Angkat.
  3. Masukkan kopi hitam bubuk, aduk rata.
  4. Sajikan panas untuk 6 gelas.
  5. Selamat Menikmati

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b W, Angga Panji (2017-12-03). "Kuliner : Kopi Tahlil Minuman Kopi Khas Pekalongan". Media Referensi Info Pekalongan. Diakses tanggal 2019-02-19. 
  2. ^ "Banyak Kopi Tahlil di Pekalongan, Ini Asal Muasalnya". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2019-07-28. 
  3. ^ a b Carito, Imam B. (2016-07-22). "Sebuah Usaha Berburu Resep Kopi Tahlil". Minum Kopi (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-28. 
  4. ^ Purba, Sem Sahala (2016-04-07). "Kekayaan Cita Rasa Kopi Rempah Alor". Minum Kopi (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-28. 
  5. ^ "Resep dan Cara Membuat Kopi Tahlil Pekalongan". Media Referensi Info Pekalongan. 2018-11-06. Diakses tanggal 2019-07-28.