Jalaluddin al-Mahalli

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Jalaluddin Al-Mahalli
Gelar Al-Imam, Jalaluddim
Kun-yah Abu Abdillah
Nama Muhammad
Nasab bin Syihabuddin Ahmad bin Kamaluddin Muhammad bin Ibrahim bin Ahmad bin Hasyim
Nisbah Al-Mahalli, Al-`Abbasi, Al-Anshari, Al-Qahiri
Lahir Muhammad
Awal Syawal 791 H/September 1389
Kairo, Mesir
Wafat Awal Ramadhan 864 H/1459
Sebab wafat Sakit
Kebangsaan Mesir
Etnis Arab
Zaman Abad ke-9 Hijriyah
Firkah Sunni
Mazhab Fikih Syafi'i
Minat utama Fikih, Ushul Fiqih
Karya yang terkenal Al-Badru ath-Thali` fi Halli Jam`i al-Jawami`

Al-Imam Jalaluddin Abu Abdillah Muhammad bin Syihabuddin Ahmad bin Kamaluddin Muhammad bin Ibrahim bin Ahmad bin Hasyim Al-`Abbasi Al-Anshari Al-Mahalli Al-Qahiri Asy-Syafi`i (Arab: الإمام جلال الدين أبو عبدالله محمد بن شهاب الدين أحمد بن كمال الدين محمد بن إبراهيم بن أحمد بن هاشم العباسي الأنصاري المحلي القاهري الشافعي‎) lahir di Kairo, Mesir pada awal Syawwal 791 H/September 1389 wafat pada Sabtu pagi, pertengahan Ramadhan 864 H/1459. Al-Mahalli dinisbatkan dengan daerah Al-Mahallah Al-Kubra yang sekarang ini masuk kedalam Kegubernuran Al Gharbiyah, Mesir.

Guru-gurunya[sunting | sunting sumber]

Jalaluddin al-Mahalli memiliki banyak guru diantaranya:

  • Al-Imam Syamsuddin Abu Abdillah Muhazmad bin Abdu ad-Da'im An-Nu`aimi Al-`Asqalani Al-Barmawi Al-Qahiri Asy-Syafi`i yang lebih dikenal dengan Syamsu al-Barmawi (763 - 831 H), dalam ilmu fikih, ushul fikih dan bahasa Arab, ia tinggal di Madrasah Al-Baibarsiyyah tempat Jalaluddin al-Mahalli belajar
  • Al-Imam Al-Faqih Burhanuddin Abu Ishaq Ibrahim bin Ahmad Al-Baijuri, lebih dikenal dengan Burhan Al-Baijuri (825 - 750 H) dalam ilmu fikih
  • Al-Imam Al-Muhaddits Jalaluddin Abu al-Fadhl Abdurrahman bin Umar bin Ruslan Al-Kanani Al-`Asqalani Al-Bulqini Al-Mishri, lebih dikenal dengan Jalal Al-Bulqini (763 - 824 H) dalam bidang hadits
  • Al-Imam Al-Muhaddits Waliyuddin Abu Zur`ah Ahmad bin Al-Muhaddits Abdurrahim Al-`Iraqi (762 - 826 H) dalam bidang ilmu hadits
  • Al-Imam Al-Hafidz Qadhi al-Qudhat `Izuddin Abdul Aziz bin Muhammad bin Ibrahim bin Jama`ah Al-Kanani (694 - 767 H), dalam bidang hadits dan ushul fiqih
  • Asy-Syaikh Syihabuddin Al-`Ajimi, cucu Ibnu Hisyam, dalam bidang nahwu
  • Asy-Syaikh Syamsuddin Muhammad bin Syihabuddin Ahmad bin Shalih bin Muhammad bin Abdullah bin Makki Asy-Syanuthi (Wafat 873 H) dalam bidang nahwu dan bahasa Arab
  • Al-Imam Nashiruddin Abu Abdillah Muhammad bin Anas bin Abu Bakr bin Yusuf Ath-Thanatada'i Al-Mishri Al-Hanafi (Wafat 809 H), dalam bidang ilmu waris dan ilmu hitung
  • Al-Imam Badruddin Mahmud bin Muhammad bin Ibrahim bin Ahmad Al-Aqshara'i (Wafat 825 H), dalam bidang ilmu logika, ilmu debat, ilmu ma`ani, ilmu bayan, ilmu `arudh dan ushul fikih
  • Al-Imam Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Utsman Ath-Tha'i Al-Basathi Al-Maliki (670 - 842 H), dalam bidang tafsir, ushuluddin, dan lain-lain
  • Al-Imam `Ala'uddin Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al-Bukhari Al-Hanafi (799 - 841 H)
  • Asy-Syaikh Al-`Allamah Nizhamuddin Yahya bin Yusuf bin Muhammad bin Isa Ash-Shairami Al-Hanafi (777 - 833 H, dalam bidang fikih
  • Asy-Syaikh Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad bin Abu Bakr bin Khudhar bin Musa, lebih dikenal dengan Ibnu Ad-Dairi (788 - 862 H
  • Asy-Syaikh Majduddin Al-Barmawi Asy-Syafi`i
  • Asy-Syaikh Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Khalil Al-Gharaqi Asy-Syafi`i (Wafat 816 H) dalam bidang fikih
  • Asy-Syaikh Syihabuddin Ahmad bin Abi Ahmad Muhammad bin Abdullah Al-Maghrawi Al-Maliki (Wafat 820 H)
  • Asy-Syaikh Kamaluddin Abu Al-Baqa' Muhammad bin Musa bin Isa bin Ali Ad-Damiri (742 - 808 H), hadir dalam sebagian kajiannya
  • Asy-Syaikh Syihabuddin Abu al-`Abbas Ahmad bin `Imad bin yusuf bin Abdu an-Nabi al-Aqfahasi Al-Qahiri, lebih dikenal dengan Ibnu al-`Imad (750 - 808 H)
  • Asy-Syaikh Badruddin Muhammad bin Ali bin Umar bin Ali bin Ahmad Ath-Thanabadi
  • Syaikh al-Islam Al-Imam Syihabuddin Ibnu Hajar Al 'Asqalani (773 - 852 H) dalam bidang hadits dan ilmu hadits
  • Asy-Syaikh Jamaluddin Abdullah bin Fadhlullah, dalam bidang hadits
  • Al-Imam Al-Muhaddits Syarafuddin Abu Thahir Muhammad bin Muhammad bin Abdul Lathif Asy-Syafi`i, lebih dikenal dengan Ibnu Al-Kuwaik (737 - 821 H)
  • Al-Imam Al-`Allamah Syamsuddin Abu Al-Khair Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Yusuf bin Al-Jazari Asy-Syafi`i (752 - 833 H)
  • Asy-Syaikh Nashiruddin Muhammad bin Muhammad bin Mahmud Nashiruddin Al-`Ajami As-Samnudi Asy-Syafi`i, lebih dikenal dengan Ibnu Mahmud (Wafat 855 H), Jalaluddin al-Mahalli menghafal al-Qur'an kepadanya ketika masih kecil

Karya-karyanya[sunting | sunting sumber]

  • Al-Badru ath-Thali` fi Halli Jam`i al-Jawami`, merupakan Syarh dari Jam`u al-Jawami` yang ditulis oleh Tajuddin As-Subuki, kitab dalam ilmu ushul fiqih, dan kitab ini memiliki banyak hasyiyah antara lain:
    • Hasyiyah Syaikh Al-Islam Kamaluddin bin Abi Syarif (Lahir pada tahun 905 H) kitab ini bernama Al-Badru Al-Lami`
    • Hasyiyah Syaikh Al-Islam Zakariya Al-Anshari (Wafat pada tahun 926 H) (Manuskrip terdapat di Perpustakaan Al-Azhar)
    • Hasyiyah Al-`Allamah Nashiruddin Al-Liqani, dicetak pada tahun 1332 H
    • Hasyiyah Asy-Syaikh As-Sanbathi Asy-Syafi`i (Manuskrip terdapat di Perpustakaan Al-Azhar)
    • Hasyiyah Asy-Syaikh Ali Al-Bukhari (Manuskrip terdapat di Perpustakaan Al-Azhar)
    • Hasyiyah Asy-Syaikh Syihabuddin Al-Barlusi, yang lebih dikenal dengan nama `Amirah
    • Hasyiyah Asy-Syaikh Abdurrahman Al-Banani (Wafat pada tahun 1198 H) dicetak bersama Syarh Al-Imam Al-Mahalli di Bulaq pada tahun 1285 dan 1297 H dalam 2 jilid, dicetak di Percetakan Al-Khairiyyah pada tahun 1308 H, dicetak di Percetakan Al-Azhar pada tahun 1309 H serta dicetak di Percetakan Al-Maimuniyyah dan Percetakan Asy-Syarafiyyah pada tahun 1318 H.
    • Hasyiyah Al-Imam Al-`Allamah Hasan Al-`Aththar (Wafat pada tahun 1250 H, dicetak di Percetakan Al-`Ilmiyyah, Kairo pada tahun 1313, 1316 dan 1318 H
  • Syarh Al-Waraqat yang ditulis Imam Al-Haramain Al-Juwaini, Syarh ini memiliki beberapa Hasyiyah antara lain:
    • Hasyiyah Asy-Syaikh Ahmad Ad-Dimyathi, dicetak bersama Syarh oleh Percetakan Al-Maimuniyyah pada tahun 1315 H dan Percetakan Daar al-Kutub Al-`Arabiyyah pada tahun 1338 H
    • Hasyiyah Asy-Syaikh Muhammad As-Sanbathi(Manuskrip terdapat di Perpustakaan Al-Azhar)
    • Hasyiyah Asy-Syaikh Muhammad Ash-Shafati (Manuskrip terdapat di Perpustakaan Al-Azhar)
    • Hasyiyah Asy-Syaikh Muhammad bin `Ibadah Al-`Adawi (Manuskrip terdapat di Perpustakaan Al-Azhar)
    • Hasyiyah Asy-Syaikh Syihabuddin Al-Qalyubi (Manuskrip terdapat di Perpustakaan Al-Azhar)
  • Kanzu ar-Raghibin fi Syarhi Minhaji ath-Thalibin Imam An-Nawawi
  • Ia melengkapi Tasfir yang belum diselesaikan oleh Imam Jalaluddin as-Suyuthi, sehingga tafsir tersebut dinamai sebagai Tafsir Jalalain
  • Syarh Mukhtashar Burdah
  • Al-Anwar Al-Madhiyah
  • Al-Qaul Al-Mufid fi An-Nail As-Sa`id
  • Ath-Thib An-Nabawi
  • Kitab fi Al-Manasik
  • Kitab fi Al-Jihad
  • Syarh Al-Qawa`id Ibnu Hisyam, ia belum melengkapinya
  • Syarh At-Tashil Ibnu Malik
  • Hasyiyah `ala Jaami`i Al-Mukhtasharat, ia belum melengkapinya
  • Hasyiyah Jawahir Al-Isnawi, ia belum melengkapinya
  • Syarh Asy-Syamsiyyah fi Al-Manthiq, ia belum melengkapinya

Murid-muridnya[sunting | sunting sumber]

  • Al-Imam Nuruddin Abu Al-Hasan Ali bin Al-Qadhi Afifuddin Abdullah bin Aham, lebih dikenal dengan nama As-Samhudi, Ulama, Mufti, Pengajar dan Sejarawan di Madinah (Lahir pada bulan Shafar 844 H, wafat di Madinah pada tahun 911 H), ia mempelajari Syarh al-Minhaj, Jam`ul Jamami`, dan lain-lain.
  • Asy-Syaikh Burhanuddin Ibrahim bin Muhammad bin Abu Bakr bin Ali bin Mas`ud bin Ridhwan Al-Mari Al-Maqdisi lebih dikenal dengan nama Ibnu Abi Syarif (836 - 923 H) lahir di Yerusalem kemudian pergi ke Kairo dan mempelajari Syarh Jam`ul Jawami`
  • Asy-Syaikh Syihabuddin Abu Al-Fattah Ahmad bin Muhammad bin Ali bin Ahmad bin Musa Al-Absyaihi Al-Mahalli, ia mempelajari Syarh al-Minhaj dan Syarh Jam`ul Jamami`
  • Asy-Syaikh Khairuddin Abu Al-Khair Muhammad bin Muhammad bin Daud Ar-Rumi Al-Qahiri Al-Hanafi, lebih dikenal dengan nama Ibnu Al-Farra' (814 - 897 H), ia mempelajari bidang fikih dan ushul fikih
  • Asy-Syaikh Kamaluddin Abu Al-Fadhl Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin Bahadir Al-Maumani Ath-Tharablusi Al-Qahiri Asy-Syafi`i (Wafat 877 H, ia mempelajari Syarh al-Minhaj, Syarh Jam`ul Jamami`, Syarh Alfiyah Al-`Iraqi, dan lain-lain
  • Asy-Syaikh Shalahuddin Muhammad bin Jalaluddin Muhammad bin Muhammad bin Khalaf bin Kamil Al-Manshuri Ad-Dimyathi, Qadhi di Dimyath, lebih dikenal dengan nama Ibnu Kamil (Wafat 887 H)
  • Asy-Syaikh Syamsuddin Abu Al-Barakay Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Yusuf bin Al-Baz Al-Asyhab Manshur bin Syibl Al-Ghiraqi (795 - 858 H)
  • Asy-Syaikh Najmuddin Muhammad bin Syarafuddin Muhammad bin Najmuddin Muhammad bin Sirajuddin Umar bin Ali bin Ahmad Al-Qurasyi Ath-Thanabadi Al-Qahiri Asy-Syafi`i, lebih dikenal dengan nama Ibnu `Arab, (Lahir pada bulan Rajab tahun 831 H
  • Asy-Syaikh Syihabuddin Ahmad bin Muhammad bin Musa Asy-Syihab Al-Bairawati Al-Khanaki Asy-Syafi`i
  • Asy-Syaikh `Imaduddin Abu al-Fida' Ismail bin Ibrahim bin Abdullah bin Muhammad bin Abdurrahman bin Ibrahim bin Abdurrahman bin Ibrahim bin Sa`dulah bin Jama`ah (825 - 861 H, ia mempelajari Syaikh Jam`ul Jawami` dan lain-lain
  • Asy-Syaikh Hisamuddin Husain bin Muhammad bin Hasan Al-Ghazi Asy-Syafi`i atau lebih dikenal dengan nama Ibnu Al-Harasy
  • Asy-Syaikh Syarafuddin Abdul Haq bin Syamsuddin Muhammad bin Abdul Haq bin Ahmad bin Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin Abdul `Al As-Sanbathi, ia mempelajari beberapa kitab (Wafat 842 H
  • Asy-Syaikh Zainuddin Abdurrahman bin Abdullah bin Abdurrahman bin Muhammad bin Muhammad bin Syaraf bin Al-Lu'lu'i Ad-Dimasyqi bin Qadhi `Ajlun, (Lahir 839 H
  • Asy-Syaikh Zainuddin Abdurrahman bin Muhammad bin Haji bin Fadhl As-Santawi, ia mempelajari fikih dan ushul fikih
  • Asy-Syaikh Abdullah bin Ahmad bin Abi Al-Hasan Ali bin Isa bin Muhammad bin Isa bin Muhammad bin Isa Al-Jamal Al-Hasani As-Samhudi (Lahir 804 H) ia mempelajari bahasa Arab, Syarh Ibnu Aqil, fikih, ushul fikih, dan lain-lain
  • Asy-Syaikh Ali bin Daud bin Sulaiman bin Khalad bin `Audh bin Abdullah bin Muhammad bin Nuruddin Al-Jaujari, Khatib Masjid Raya Toulon, ia hadir di beberapa kajian Jalaluddin Al-Mahalli
  • Asy-Syaikh Nuruddin Ali bin Muhammad bin Isa bin Umar bin `Athif Al-`Adani Al-Yamani Asy-Syafi`i, lebih dikenal dengan nama Ibnu `Athif (Lahir 812 H
  • Asy-Syaikh Sirajuddin Umar bin Hasan bin Umar bin Abdul Aziz bin Umar An-Nawawi, ia mempelajari Syarh Al-Minhaj
  • Asy-Syaikh Najmuddin Muhammad bin Burhanuddin Ibrahim bin Jamaluddin Abdullah bin Muhammad bin Abdurrahman, lahir 833 H di Yerusalem, ia mempelajari Syarh Jam`ul Jawami`
  • Asy-Syaikh Syarafuddin Yahya bin Muhammad bin Sa`id bin Falah bin Umar Al-`Abasi Al-Qahiri Asy-Syafi`i, lebih dikenal dengan nama Al-Baqani, lahir pada tahun 827 H dan wafat pada tahun 900 H, ia mempelajari tafsir
  • Asy-Syaikh Abu Bakr bin Quraisy bin Ismail bin Muhammad Quraisy Azh-Zhahiri, lahir pada tahun 850 H
  • Asy-Syaikh Al-Imam Ali bin Muhammad bin Isa bin Yusuf bin Muhammad Al-Asymuni, lahir pada bulan Sya`ban 838 H dan wafat pada hari Sabtu, 17 Dzulhijjah 918 H
  • Asy-Syaikh Burhanuddin Abu Al-Hasan Ibrahim bin Umar bin Hasan bin Ali bin Abu Bakr Al-Buqa`i (809 - 885 H

Referensi[sunting | sunting sumber]