Cerita rakyat Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Cerita rakyat Indonesia (dalam bahasa Inggris disebut folktale) adalah cerita yang berasal dari masyarakat Indonesia yang telah diwarisi secara lisan. Cerita ini menjadi satu set dari sikap, perilaku, dan nilai-nilai yang dimiliki masyarakat Indonesia yang terus berlanjut ke generasi seterusnya melalui tradisi tutur.[1] Cerita tersebut umumnya memiliki nilai-nilai kearifan lokal yang berhubungan erat dengan terjadinya suatu hal (peristiwa, kejadian, dan sebagainya). Kearifan lokal tersebut biasanya tercermin dari kesenian, mata pencaharian, bahasa, kekerabatan, dan teknologi dan pengetahuan alam. Cerita rakyat Indonesia menyebar hampir di setiap daerah/pulau di Indonesia. Beberapa cerita terkadang memiliki kesamaan namun tetap memiliki sisi kekhasan warga setempat. Cerita rakyat Indonesia menjadi salah satu tradisi tutur yang harus dijaga agar tidak punah. Keanekaragaman cerita ini menjadi salah satu bukti tentang beragam kebudayaan di Indonesia.

Contoh cerita rakyat Indonesia[sunting | sunting sumber]

Cerita rakyat Jawa.[2][sunting | sunting sumber]

  1. Kalarahu
  2. Jaka Tarub dan Nawangwulan
  3. Asal Muasal Nama Banyuwangi
  4. Bawang Putih dan Bawah Merah
  5. Asal Mula Huruf Jawa/Aji Saka
  6. Si Wuragil
  7. Loro Jonggrang dan Bandung Bondowoso
  8. Dewi Sri dan Sedana
  9. Ande-Ande Lumur dan Klenting Kuning
  10. Awan Wedus Gembel

Cerita rakyat Bali.[sunting | sunting sumber]

  1. Cupak ajak Gerantang
  2. I Belog Pengangon Bebek
  3. I Duma
  4. I Ketimun Mas
  5. I Lutung Teken I Kakua
  6. I Pucung
  7. Siap Selem
  8. I Sugih ajak  I Tiwas
  9. Naga Basukih
  10. Ni Bawang Teken Ni Kesuna

Cerita rakyat Sumatera.[3][sunting | sunting sumber]

  1. Asal Mula Danau Laut Tawar
  2. Asal Mula Dana Si Losung dan Si Pinggan
  3. Asal Mula Sungai Ombilin dan Danau Singkar
  4. Asal Usul Silampari
  5. Buaya Perompak
  6. Hang Tuah
  7. Hikayat Keramat Bujang
  8. Kera Putih dan Tali Kapal
  9. Kisah Pohon Enau
  10. Legenda Batu Gantung
  11. Legenda Beru Ginting Sope Mbelin
  12. Legenda Danau Toba
  13. Legenda Ikan Patin
  14. Legenda Lau Kawar
  15. Legenda Mas Merah
  16. Legenda Namora Pande Bosi
  17. Legenda Pulau Kapal
  18. Legenda Putri Bidadari
  19. Legenda Putri Hijau
  20. Legenda Putri Nai Mangale
  21. Legenda Putri Runduk
  22. Legenda Putri Ular dari Simalungun
  23. Legenda Sampuraga
  24. Legenda Si Gale-Gale
  25. Legenda Simardan
  26. Legenda si Lancang
  27. Legenda Ular Kepala Tujuh
  28. Musang Berjanggut
  29. Pati Enggang dan Rio Brani
  30. Putri Pandan Berduri
  31. Putri Naga
  32. Raja Pareeket
  33. Raja yang Culas
  34. Si Malin Kundang
  35. Si Miskin yang Tamak
  36. Si Pahit Lidah
  37. Si Sigarlaki dan si Limbat
  38. Sungai Jodoh
  39. Ting Gegenting
  40. Ular n'Daung

Cerita Rakyat Papua[sunting | sunting sumber]

  1. Kweiya
  2. Kucing Karkal dan Burung Puyuh

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online. "Arti kata cerita". KBBI. Diakses tanggal 26 November 2019. 
  2. ^ Kalarahu: Kumpulan Cerita Rakyat Jawa. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2007. 
  3. ^ K, Putri (2016). Kumpulan Cerita Rakyat Sumatera. Jakarta: Cerdas Interaktif.