Asam kromat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Asam kromat
Rumus struktur asam dikromat (kiri) dan asam kromat (kanan)
Nama
Nama IUPAC
Asam kromat
Nama IUPAC (sistematis)
Dihidroksidodioksidokromium
Nama lain
Asam kromat(VI)
Asam tetraoksokromat
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChemSpider
ECHA InfoCard 100.028.910
Nomor EC 231-801-5
Referensi Gmelin 25982
Sifat
CrH2O4
Massa molar 118,01 g·mol−1
Penampilan Kristal merah gelap
Densitas 1,201 g cm−3
Titik lebur 197 oC
Titik didih 250 oC (terdekomposisi)
169 g/100 mL
Keasaman (pKa) -0,8 to 1,6
Bahaya
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
51,9 mg/kg (H2CrO4·2Na, mencit, oral)[2]
Batas imbas kesehatan AS (NIOSH):
PEL (yang diperbolehkan)
TWA 0,005 mg/m3[1]
REL (yang direkomendasikan)
TWA 0,001 mg Cr(VI)/m3[1]
IDLH (langsung berbahaya)
15 mg Cr(VI)/m3[1]
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
YaY verify (what is YaYN ?)
Sangkalan dan referensi


Dalam ilmu kimia, Asam Kromat adalah sebuah senyawa kromium (Cr). Senyawa ini memiliki rumus kimia H2CrO4. Senyawa ini belum pernah diisolasi dalam bentuk murninya. Basa konjugat dari asam ini adalah ion kromat dan dikromat, yang dapat membentuk beberapa garam (misalnya kalium dikromat, K2Cr2O7). Anhidrida dari asam kromat adalah kromium trioksida, atau disebut juga kromium (VI) oksida, CrO3. Pada asam kromat, dikromat ataupun semua turunannya, atom kromium mempunyai bilangan oksidasi +6.

Larutan asam kromat dibuat dengan cara mengasamkan larutan yang mengandung ion kromat atau dikromat. Larutan ini bersifat oksidator kuat, berwarna merah kecoklatan, jingga atau kuning tergantung konsentrasi kromium (VI).

Di laboratorium, asam kromat digunakan sebagai oksidator maupun katalis. Dalam industri, asam kromat digunakan sebagai senyawa intermediet dalam chromium plating, bahan untuk kaca berwarna, pembersih logam, bahan untuk tinta, dan cat.

Referensi[sunting | sunting sumber]