Asam heksafluorosilikat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Asam heksafluorosilikat
Gambar
Gambar
Identifikasi
Nomor CAS 16961-83-4
PubChem 21863527
Nomor EINECS 241-034-8
ChemSpider 17215660
Nomor RTECS VV8225000
SMILES [H+].[H+].F[Si-2](F)(F)(F)(F)F
InChI 1/F6Si/c1-7(2,3,4,5)6/q-2/p+2
Sifat
Rumus kimia H2F6Si
Massa molar 144.09 g mol−1
Penampilan transparan, tidak berwarna, cairan menguap
Bau asam, tajam
Densitas 1.22 g/cm3 (25% soln.)
1.38 g/cm3 (35% soln.)
1.46 g/cm3 (larutan 61%)
Titik lebur ca. 19 °C (66 °F; 292 K) (60–70% solution)
< −30 °C (−22 °F; 243 K) (larutan 35%)
Titik didih
Kelarutan dalam air Dapat dicampur
Indeks bias (nD) 1.3465
Struktur
Bentuk molekul Octahedral SiF62−
Bahaya
Klasifikasi EU Beracun T – Beracun
Korosif C – Korosif
NFPA 704
NFPA 704.svg
0
3
0
 
Frasa-R R34, R25
Frasa-S (S1/2), S26, S27, S45
Titik nyala Tidak mudah terbakar
LD50 430 mg/kg (mulut, tikus)
Senyawa terkait
Kation lainnya Amonium heksafluorosilikat

Sodium fluorosilicate

Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25 °C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Asam heksafluorosilikat adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia (H3O)2SiF6 (juga ditulis (H3O)2[SiF6]). Asam ini merupakan cairan tak berwarna dengan bau yang tajam. Asam ini dihasilkan secara alami dalam jumlah besar di gunung berapi.[1][2] Asam ini diproduksi sebagai pendahulu aluminium trifluorida dan kriolit sintetik. Asam ini sering digunakan sebagai sumber fluorida dalam proses fluoridasi air.[3][4] Garam yang berasal dari asam heksafluorisilikat disebut "heksafluorosilikat".

Dalam larutan berair, kation hidronium (H3O+) biasanya disamakan dengan proton yang mengalami solvasi, sehingga senyawa ini juga dapat ditulis dengan rumus H2SiF6.

Keamanan[sunting | sunting sumber]

Asam heksafluorosilikat dapat mengeluarkan hidrogen fluorida saat mengalami penguapan, sehingga asam ini cukup berbahaya. Uapnya jika dihirup dapat memicu edema paru-paru. Seperti hidrogen fluorida, asam ini dapat mengkorosikan kaca dan alat keramik.[5]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Palache, C., Berman, H., and Frondel, C. (1951) Dana’s System of Mineralogy, Volume II: Halides, Nitrates, Borates, Carbonates, Sulfates, Phosphates, Arsenates, Tungstates, Molybdates, etc. John Wiley and Sons, Inc., New York, 7th edition.
  2. ^ Anthony, J.W., Bideaux, R.A., Bladh, K.W., and Nichols, M.C. (1997) Handbook of Mineralogy, Volume III: Halides, Hydroxides, Oxides. Mineral Data Publishing, Tucson.
  3. ^ "CDC - Water Fluoridation Additives - Engineering Fact Sheet - Community Water Fluoridation - Oral Health". Cdc.gov. Diakses tanggal 2015-03-10. 
  4. ^ The New Zealand Institute of Chemistry (NZIC) - Hydrofluorosilic acid and water fluoridation hydrofluorosilic acid.
  5. ^ "CDC – Fluorosilicic Acid – International Chemical Safety Cards - NIOSH". Cdc.gov. Diakses tanggal 2015-03-10.