Kromium(III) klorida

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kromium(III) klorida
Chromium(III)-chloride-purple-anhydrous-sunlight.jpg
Anhidrat
Chromium chloride.jpg
Heksahidrat
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
Nomor RTECS GB5425000
UNII
Sifat
CrCl3
Massa molar 158.36 g/mol (anhidrat)
266.45 g/mol (heksahidrat)[1]
Penampilan Ungu dalam bentuk anhidrat, hijau tua dalam bentuk heksahidrat
Densitas 2.87 g/cm3 (anhidrat)
1.760 g/cm3 (heksahidrat)
Titik lebur 1152 °C (2106 °F; 1425 K) (anhidrat)
83 °C (heksahidrat)
Titik didih 1300 °C (2370 °F; 1570 K) Berdekomposisi
Agak dapat larut (anhidrat)
585 g/L (heksahidrat)
Kelarutan Tidak dapat larut dalam etanol
Tidak dapat larut dalam eter, aseton
Keasaman (pKa) 2.4 (larutan 0.2M)
+6890.0·10−6 cm3/mol
Struktur
Struktur YCl3
Oktrahedral
Bahaya
Lembar data keselamatan ICSC 1316 (anhydrous)
ICSC 1532 (hexahydrate)
Tidak terdaftar
Titik nyala Tidak mudah terbakar
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
1870 mg/kg (lewat mulut, tikus)[3]
Batas imbas kesehatan AS (NIOSH):
PEL (yang diperbolehkan)
TWA 1 mg/m3[2]
REL (yang direkomendasikan)
TWA 0.5 mg/m3[2]
IDLH (langsung berbahaya)
250 mg/m3[2]
Senyawa terkait
Anion lain
Kromium(III) florida
Kromium(III) bromida
Kromium(III) iodida
Kation lainnya
Molibdenum(III) klorida
Tungsten(III) klorida
Senyawa terkait
Kromium(II) klorida
Kromium(IV) klorida
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

Kromium(III) klorida adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia CrCl3(H2O)x, dan x di sini bisa berupa 0, 5, atau 6. Jika berbentuk anhidrat, senyawa ini merupakan senyawa padat yang berwarna ungu. Jika ada dalam bentuk heksahidrat, warnanya adalah hijau tua. Kromium klorida digunakan sebagai katalis dan bahan pendahulu untuk pewarna wol.

Preparasi[sunting | sunting sumber]

Kromium(III) klorida dapat dipreparasikan dengan mengklorinasi logam kromium secara langsung, sementara cara tidak langsung adalah dengan mengklorinasi kromium(III) oksida secara karbotermik pada suhu 650–800 °C[4][5]

Cr2O3 + 3 C + 3 Cl2 → 2 CrCl3 + 3 CO

Cara lain adalah dengan mereaksikan heksahidrat kromium(III) klorida dengan trimetilsilil klorida:[6]

CrCl3•6H2O + 12 Me3SiCl → CrCl3(THF)3 + 6 (Me3Si)2O + 12 HCl

Senyawa ini juga dapat dibuat dengan mereaksikan heksahidrat kromium(III) klorida dengan tionil klorida:[7]

CrCl3•6H2O + 6 SOCl2 → CrCl3 + 6 SO2 + 12 HCl

Reaksi[sunting | sunting sumber]

Senyawa kromium(III) biasanya memiliki laju reaksi yang lambat, dan hal ini dapat dijelaskan dengan menggunakan teori medan kristal.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://www.sigmaaldrich.com/catalog/product/aldrich/200050?lang=en&region=AU
  2. ^ a b c "NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards #0141". National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH). 
  3. ^ "Chromium(III) compounds [as Cr(III)]". Immediately Dangerous to Life and Health. National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH). 
  4. ^ D. Nicholls, Complexes and First-Row Transition Elements, Macmillan Press, London, 1973.
  5. ^ Brauer, Georg (1965) [1962]. Handbuch Der Präparativen Anorganischen Chemie [Handbook of Preparative Inorganic Chemistry] (dalam bahasa German). 2. Stuttgart; New York, New York: Ferdinand Enke Verlag; Academic Press, Inc. hlm. 1340. ISBN 978-0-32316129-9. Diakses tanggal 2014-01-10. 
  6. ^ Philip Boudjouk, Jeung-Ho So (1992). "Solvated and Unsolvated Anhydrous Metal Chlorides from Metal Chloride Hydrates". Inorg. Synth. 29: 108–111. doi:10.1002/9780470132609.ch26. 
  7. ^ Pray, A. P. "Anhydrous Metal Chlorides" Inorganic Syntheses, 1990, vol 28, 321–2. DOI:10.1002/9780470132401.ch36

Bacaan lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Handbook of Chemistry and Physics, 71st edition, CRC Press, Ann Arbor, Michigan, 1990.
  • The Merck Index, 7th edition, Merck & Co, Rahway, New Jersey, USA, 1960.
  • J. March, Advanced Organic Chemistry, 4th ed., p. 723, Wiley, New York, 1992.
  • K. Takai, in Handbook of Reagents for Organic Synthesis, Volume 1: Reagents, Auxiliaries and Catalysts for C-C Bond Formation, (R. M. Coates, S. E. Denmark, eds.), pp. 206–211, Wiley, New York, 1999.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]