Kabupaten Gresik

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
Kabupaten Gresik

Lambang Kabupaten Gresik
Berkas:Locator kabupaten gresik.png
Peta lokasi Kabupaten Gresik
Koordinat : xxx°xx’-xxx°xx’ BT dan xx°xx’-xx°xx’ LS
Motto: -
Provinsi Jawa Timur
Ibu kota Kota Gresik
Luas 1.137,05 km²
Penduduk  
 · Jumlah 1.072.190 jiwa (2004)
 · Kepadatan - jiwa/km²
Pembagian administratif  
 · Kecamatan -
 · Desa/kelurahan {{{kelurahan}}}
Dasar hukum -
Tanggal -
Hari jadi {{{hari jadi}}}
Bupati
Kode area telepon -
APBD {{{apbd}}}
DAU -
Suku bangsa {{{suku bangsa}}}
Bahasa {{{bahasa}}}
Agama {{{agama}}}
Flora resmi {{{flora}}}
Fauna resmi {{{fauna}}}
Zona waktu {{{zona waktu}}}
Bandar udara {{{bandar udara}}}

Situs web resmi: [[1]]

Kabupaten Gresik adalah sebuah kabupaten di Jawa Timur, Indonesia.

Daftar isi

[sunting] Batas Wilayah

Wilayah Kabupaten Gresik juga mencakup Pulau Bawean, yang berada 150 km lepas pantai Laut Jawa. Ibukota Kabupaten Gresik berada 20 km sebelah utara Kota Surabaya.

[sunting] Sejarah

Gresik sudah menjadi salah satu pelabuhan utama dan kota dagang yang cukup penting sejak abad ke-14, serta menjadi tempat persinggahan kapal-kapal dari Maluku menuju Sumatera dan daratan Asia (termasuk India dan Persia). Hal ini berlanjut hingga era VOC.

Pada era VOC, Afdeeling Gresik terdiri dari Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Sedayu. Kota Gresik sendiri berada pada jalur utama jalan pos Dandels. Perkembangan Surabaya yang cukup pesat memaksa dihapuskannya Kabupaten Gresik dan bergabung dengan Kabupaten Surabaya pada tahun 1934.

Pada awal Kemerdekaan Indonesia, Gresik hanyalah sebuah kawedanan di bawah Kabupaten Surabaya. Didirikannya Pabrik Semen Gresik pada tahun 1953 merupakan titik awal industrialisasi di Gresik. Pada tahun 1974, status Kabupaten Surabaya dihapus dan sebagai penggantinya adalah Kabupaten Gresik, dengan bupati pertama H. Soeflan. Kawasan permukiman pun semakin melebar, dan bahkan pusat pemerintahan dipindahkan ke Bunder, yang kini dianggap sebagai Gresik Kota Baru.

[sunting] Perekonomian

Gresik dikenal sebagai salah satu kawasan industri utama di Jawa Timur. Beberapa industri di Gresik antara lain Semen Gresik, Petrokimia Gresik, dan Maspion. Gresik juga merupakan penghasil perikanan yang cukup signifikan, baik perikanan laut, tambak, maupun perikanan darat. Gresik juga terdapat sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap berkapasitas 2.200 MW. Antara Gresik dan Surabaya dihubungkan oleh sebuah Jalan Tol Surabaya-Manyar, yang terhubung dengan Jalan Tol Surabaya-Gempol. Selain itu perekonomian masyarakat Gresik banyak ditopang dari sektor wiraswasta. Salah satunya yaitu Industri Songkok, Pengrajin Tas & Industri Garment (konveksi).

[sunting] Rupa-rupa

Makanan khas Gresik adalah nasi krawu, otak-otak bandeng, pudak, Jubung, ayas, ubus,es siwalan dan legen panceng.

[sunting] Pariwisata

Sejumlah pariwisata andalan di Gresik adalah Makam Maulana Malik Ibrahim (di Gapuro), Makam Sunan Giri (di Giri Kedaton, Kebomas), Makam Fatimah binti Maimun, Makam Kanjeng Sepuh dan Petilasan sunan kalijaga di Kawasan Gunung Surowiti kec. panceng di Kabupaten Gresik; yang kesemuanya telah ditetapkan sebagai cagar budaya dan ilmu pengetahuan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pulau Bawean merupakan tujuan wisata bahari, yang terdapat suaka alam dan suaka margasatwa,wisata pantai" pasir putih " yang berada di desa dalegan kec.panceng yang menyuguhkan suasana hiburan pemandangan laut, bermain dan mandi dipantai yang aman dan nyaman.

[sunting] Referensi

  • Kota Gresik: Sebuah Perspektif Sejarah dan Hari Jadi. Pemerintah Daerah Tingkat II Kabupaten Gresik. 1991.

[sunting] Pranala luar


Peralatan pribadi