Palutungan & Curug Putri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Palutungan & Curug Putri adalah salah satu objek wisata alam di Kabupaten Kuningan. Palutungan & Curug Putri merupakan sebuah kawasan hutan dan air terjun yang terletak di kaki gunung Ceremai tepatnya di Kecamatan Cigugur, berjarak ±10 km dari pusat kota Kuningan.

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Nama Palutungan & Curug Putri mempunyai arti tersendiri, nama Palutungan diambil dari kata lutung dalam bahasa Sunda, binatang sejenis monyet yang pernah menempati daerah tersebut.

Kondisi alam[sunting | sunting sumber]

Hutan wisata Palutungan & Curug Putri mempunyai luas areal kurang Iebih 50 Ha, yang dikelola oleh Perum Kehutanan Kabupaten Kuningan.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Palutungan & Curug Putri merupakan perpaduan antara pesona alam pergunungan hutan serta air terjun yang jernih, didukung udara pergunungan yang sejuk menantang untuk berwana wisata menguak misteri hutan. Fasilitas yang tersedia adalah rafting, camping area, saung, pos jaga, pondok kerja, papan petunjuk, instalasi air bersih, shelter, tempat sampah, bangku, MCK dan musholla. Ditempat ini dapat pula bersantai dan menikmati jajanan yang tersedia.

Aksesibilitas[sunting | sunting sumber]

Wana wisata ini dapat dicapai dari Kecamatan Cigugur dan dari Kota Kuningan. Kondisi jalan umumnya beraspal dan baik, dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat, dengan jarak rute perjalanan sebagai berikut :

  • CigugurPalutungan & Curug Putri ± 3 Km.
  • KuninganPalutungan & Curug Putri ± 10 Km.
  • CirebonPalutungan & Curug Putri ± 25 Km.

== keramahan Abah dani salah seorang pedagang yang mangkal di bumi perkemahan palutungan adalah salah seorang bukti citra baik keramah tamahan buper palutungan ,selain menyediakan jajanan berupa makanan ringan juga nasi dan lauk pauk ,selain itu warungnya disediakan tempat mandi yang memadai .tidak jarang beberapa diantaranya pengunjung yang betah bahkan kadang berhari hari nginap dan menikmati alam di warung abah dani ,beberapa di antaranya dari indramayu ,cirebon .warung abah dani juga tak luput sering dikunjungi beberapa aparat kabupaten dan kecamatan. pencitraan yang baik inilah buper palutungan yang akhirnya dikenal sampai ke beberapa daerah.