Cagar Alam Tangkuban Perahu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Cagar Alam Tangkuban Perahu
IUCN Kategori Ia (Cagar Alam Lindung)
Tangkuban Perahu Mountain.jpg
Tangkuban Perahu
Peta memperlihatkan letak Cagar Alam Tangkuban Perahu
Peta memperlihatkan letak Cagar Alam Tangkuban Perahu
CA Tangkuban Perahu
LetakKec. Sagalaherang, Kab. Subang dan Kec. Lembang, Kab. Bandung, Jawa Barat
Kota terdekatBandung
Koordinat6°44′23″S 107°36′47″E / 6.73972°S 107.61306°E / -6.73972; 107.61306Koordinat: 6°44′23″S 107°36′47″E / 6.73972°S 107.61306°E / -6.73972; 107.61306
Luas1.204,40 Ha
Didirikan1974
Pihak pengelolaKementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Cagar Alam Tangkuban Perahu (Aksara Sunda Baku: ᮎᮌᮁ ᮃᮜᮙ᮪ ᮒᮀᮊᮥᮘᮔ᮪ ᮕᮛᮠᮥ, Latin: Cagar Alam Tangkuban Parahu) adalah salah satu Cagar Alam di Provinsi Jawa Barat. Cagar Alam Tangkuban Perahu berdampingan dengan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu yang menjadi objek wisata di Jawa Barat.

Luas dan Letak[1][sunting | sunting sumber]

Penunjukan Cagar Alam dan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 528/Kpts/Um/9/74 tanggal 3 September 1974 dengan luas kawasan 1.660 Ha yang terdiri atas Cagar Alam seluas 1.290 Ha dan Taman Wisata Alam seluas 370 Ha.

Kemudian penetapan Cagar Alam dan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu seluas 1.548,79 Ha (CA=1.204,40 Ha dan TWA= 344,39 Ha) berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan No. SK.1855/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 25 Maret 2014.

Menurut administrasi pemerintahan kawasan ini termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang dan Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung. Sedangkan secara geografis terletak antara 6°44’’ Lintang Selatan dan 107°37’ Bujur Timur.

Secara umum topografi kawasan ini bergelombang dengan lereng yang terjal 30% - 50%. Ketinggian tempat mencapai 1.150 – 2.684 mdpl.

Berdasarkan klasifikasi dari Schmidt dan Ferguson, iklim pada kawasan ini termasuk tipe iklim B dengan curah hujan rata-rata 2.000 – 3.000 mm/tahun. Temperatur berkisar antara 15°C - 29°C dan kelembaban udara rata-rata 45% - 97%.

Potensi Biotik Kawasan[2][sunting | sunting sumber]

Flora[sunting | sunting sumber]

Kawasan CA dan TWA Tangkuban Perahu merupakan perwakilan dari tipe ekosistem hutan hujan pegunungan, dengan jenis tumbuhan yang ada adalah : Puspa (Schima walichii), Pasang (Quercus sp), Kihiur (Castonopsis javanica), Jamuju (Podocarpus imbricatus), Rengas (Glutta rengas), Saninten (Castanopsis argentea) dan lainnya. Tumbuhan yang tumbuh dekat kawah hampir semuanya terdiri atas jenis tumbuhan yang sama, yaitu : Manarasa (Vaccinium sp), dan Jambu alas (Zizigium densifora). Dari jenis tumbuhan bawah di dominasi oleh jenis paku-pakuan (+ 200 jenis).

Fauna[sunting | sunting sumber]

Satwa liar yang ada dalam kawasan hutan, antara lain : Macan kumbang (Panthera pardus), Surili (Presbytis aygula), Lutung (Trachypitechusauratus),  Babi hutan (Sus viratus), Kijang (Muntiacus muntjak), Trenggiling (Manis javanica), Jelarang (Ratufabicolor), Tando (Petaurista elegans) dan lain-lain. Selain itu juga terdapat berbagai jenis burung (Aves).

Aksesibilitas[sunting | sunting sumber]

Cagar Alam dan Taman Wisata Alam Tangkuban Perahu dapat dicapai dengan mudah dari 3 jalur,yakni :

  1. Dari arah selatan: Bandung - Lembang - Tangkuban Perahu, sejauh + 29 km. dapat dilalui oleh semua kendaraan bermotor.
  2. Dari arah barat daya : Cimahi - Cisarua - Kampung Parompong - Lembang - Tangkuban Perahu.
  3. Dari arah utara :Subang - Jalan Cagak - Tangkuban Perahu + 31 Km.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Cagar Alam Tangkuban Perahu" (PDF). bbksdajabar.ksdae.menlhk.go.id. 
  2. ^ "Cagar Alam dan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu". dishut.jabarprov.go.id.