Museum Asi Mbojo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Istana Bima Asi Mbojo
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
COLLECTIE TROPENMUSEUM Het paleis van de sultan van Bima TMnr 10029682.jpg
Istana Asi Mbojo, 1940
Logo Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman.png Cagar budaya Indonesia
PeringkatNasional
KategoriBangunan
No. RegnasCB.1143
Lokasi
keberadaan
Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Tanggal SK2015 & 2016
PemilikKabupaten Bima
PengelolaUPTD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bima

Museum Asi Mbojo adalah bangungan istana Kesultanan Bima. Asi Mbojo dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istana Bima. Bangunan bergaya Eropa ini mulai dibangun pada tahun 1927 dan selesai pada tahun 1929, versi lain menyebutkan tahun 1930 M pada masa Sultan Muhammad Salahudin.[1] Diarsipkan 2019-02-09 di Wayback Machine. Bangunan ini dirancang oleh arsitek Ambon Rehatta yang diundang oleh Belanda dan dibantu oleh Bumi Jero. Pembangunan istana Bima dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat. Dana pembangunan istana bersumber dari anggaran belanja kesultanan dan uang pribadi sultan. Istana Bima memiliki luas Luas Tanah/Bangunan: 30,728 m2 (167 x 184)/824 m2 (6 x 18). Sejak tahun 1929, versi lain menyebut tahun 1930 M, mulai dihuni oleh para ahli waris keturunan Bima. Istana Bima berubah setatus menjadi museum pada tahun 1989. Kemudian pada bulan Maret 2008 menjadi UPTD Museum Asi Mbojo.

Bangunan bangunan Penting[sunting | sunting sumber]

  1. Pintu Gerbang
  2. Tiang Bendera Setinggi 50 meter
  3. Gerbang Sebelah Timur (Gerbang Resmi Yang Merupakan Pintu Masuk Sultan dan Para Tamu Sultan)
  4. Lare-lare (Berbentuk Masjid 3 Tingkat dimana Tingkat teratas merupakan tempat penyimpanan Tambur RasanaE dan Dua buah lonceng sebagai tanda bahaya dan pengingat waktu)

Ruangan Pada Jaman Sekarang[sunting | sunting sumber]

  1. Ruang Pameran Tetap
  2. Ruang Pameran Temporer
  3. Ruang Auditorium
  4. Ruang Penyimpanan Koleksi
  5. Ruang Administrasi
  6. Ruang Toilet

Asi Mbojo Pada Jaman Sekarang[sunting | sunting sumber]

Sekarang Asi Mbojo merupakan salah satu peninggalan arkeolog yang awalnya merupakan tempat tinggal raja-raja Bima yang dlu pernah berubah-ubah fungsi dari barak tentara, kantor ruang kerja dan terakhir (saat ini) sebagai Museum Asi Mbojo yang berfungsi sebagai tempatpenyimpanan benda-benda peninggalan Kerajaan Bima.

Referensi[sunting | sunting sumber]

1 http://wisata-sejarah.kampung-media.com/2015/09/25/sejarah-istana-bima-12588 Diarsipkan 2019-02-09 di Wayback Machine.

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]