Majenang, Cilacap

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Majenang
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenCilacap
Pemerintahan
 • CamatIskandar Zulkarnain
Populasi
 • Total64,519 jiwa jiwa
Kode Kemendagri33.01.14 Edit the value on Wikidata
Desa/kelurahan13

Majenang (Aksara Sunda: ᮙᮏᮨᮔᮀ) dan (Aksara Jawa: ꧋ꦩꦗꦺꦤꦁ) adalah Kecamatan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Indonesia. Majenang merupakan pusat perekonomian di wilayah Cilacap bagian barat. Majenang dahulu merupakan bagian dari Kadipaten Dayeuhluhur, kemudian setelah kadipaten itu dibubarkan pada masa perlawanan Pangeran Diponegoro, seluruh wilayah Kadipaten Dayeuhluhur termasuk Majenang menjadi bagian dari Kabupaten Purwokerto (sekarang Banyumas). Pada akhirnya, wilayah eks Kadipaten Dayeuhluhur digabungkan ke wilayah Kabupaten Cilacap pada tahun 1960. Kecamatan ini merupakan jalan utama lintas provinsi antara Jawa Tengah dan Jawa Barat yang menghubungkan antara Cilacap dengan Banjar. Di sepanjang perjalanan melewati Majenang, pemandangan berupa hutan karet dengan medan yang berbukit, sungai dan jalanan landai.[1]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Majenang adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Cilacap yang letaknya paling utara (berjajar ke Barat bersama kecamatan Wanareja dan Dayeuhluhur. Sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Brebes, sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Cimanggu, sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Cipari, dan sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Wanareja.[2] Dari tahun ke tahun ada proposal-proposal untuk memisahkan bagian barat Kabupaten Cilacap, termasuk Majenang, untuk membentuk kabupaten baru yaitu Kabupaten Cilacap Barat.[3][4]

Sebagian besar wilayah Majenang adalah pegunungan (hampir 60%) dan selebihnya dataran, mulai dari ketinggian sekitar 100 meter sampai 1200 meter di atas permukaan laut.[5] Tanahnya hampir semuanya subur, baik yang berupa pegunungan maupun dataran. Curah hujan sangat tinggi, pada musim penghujan hampir setiap hari hujan turun. Ada 3 sungai yang cukup deras yaitu: Sungai Cijalu, Sungai Cilopadang, dan Sungai Cileumeuh. Di kanan kiri sungai-sungai tersebut terdapat sawah dan ladang.

Hutannya masih sangat lebat berupa belantara dengan pohon hutan asli. Bukit-bukitnya sebagian besar terjal dengan kemiringan 25 derajat sampai 75 derajat. Mata air ada dimana-mana sehingga tidak pernah kekurangan air, bahkan di musim kemarau. Hasil hutan berupa kayu dan hasil kebun buah-buahan serta sayuran. Sawah tersebar mulai dari dataran hingga perbukitan yang landai.

Kecamatan Majenang memiliki lanskap berupa perbukitan, pegunungan, dan air terjun.

karna keindahan alamnya, sehingga banyak tempat yang bisa dijadikan objek wisata alam gunung cijalu river bersama PARMA, mulai perbukitan yang hijau hingga air terjun yang sejuk. Banjir dan kekeringan merupakan masalah yang sering dialami tiap tahun.

Hasil hutan berupa kayu dan hasil kebun buah-buahan serta sayuran berlimpah. Sawah tersebar mulai dari dataran hingga perbukitan yang landai sehingga boleh dibilang surplus beras.


Di perut buminya ada beberapa jenis tambang:

  1. Tambang emas di desa Sadahayu (belum di eksplor)[6]
  2. Tambang batu alam di desa Cibeunying (gunung Cungakan)[7]
  3. Tambang pasir dan batu kali ada di sepanjang sungai Cijalu

Demografi[sunting | sunting sumber]

Majenang merupakan daerah "peralihan" Sunda-Jawa. Artinya, di wilayah ini bahasa ibu yang dipakai terdiri dari Bahasa Sunda dan Bahasa Jawa,[8] namun Bahasa Sunda dan Bahasa Jawa sedikit kasar dibanding Sunda di Jawa Barat atau Jawa di Jawa Tengah sebelah Timur. Walaupun ada pula yang dapat menggunakan bahasa halus, tetapi didominasi oleh bahasa yang kasar.

Lapangan Usaha[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan lapangan usaha maka sektor Pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja yaitu sebesar 32.864 atau 55,65 persen, diikuti sektor Jasa sebesar 9.930 atau 15,85 persen kemudian Perdagangan Rumah Makan dan Akomodasi sebesar 7.645 atau 12,71 persen, Industri Pengolahan menempati urutan ke empat dengan angka 2.791 atau 4,51 persen, urutan selanjutnya adalah sektor Angkutan dan komunikasi sebesar 1.975 atau3,01 persen dan untuk sektorkonstruksi atau bangunan sebesar1.648 atau 2,36 persen dan sisanyauntuk sektor lainnya yang masih di bawah 10 persen.[9]

Batas Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Bener
  2. Boja
  3. Cibeunying
  4. Cilopadang
  5. Jenang
  6. Mulyadadi
  7. Mulyasari
  8. Padangjaya
  9. Padangsari
  10. Pahonjean
  11. Pengadegan
  12. Sadabumi
  13. Sadahayu
  14. Salebu
  15. Sepatnunggal
  16. Sindangsari
  17. Ujungbarang

Tokoh[sunting | sunting sumber]

  • Achmad Mustaqim, anggota DPR RI 2014-2019, politisi PPP
  • Aris Dermawan, anggota DPRD Cilacap 2009-2014, 2014-2019, politisi PKS
  • Budiman Sudjatmiko, anggota DPR RI 2009-2014, 2014-2019, politisi PDIP dan PRD.[10]
  • Fardan Fauzan, anggota DPR RI 2009-2014, politisi Partai Demokrat, anak dari Bapak Komjen Pol (Purn) Dr. K. H. Nurfaizi Soewandi, MM
  • Helmi Bustomi, anggota DRPD Cilacap 2014-2019, politisi Partai Golkar
  • Hermawan Santosa, anggota DRPD Cilacap 2009-2014, 2014-2019, politisi Partai Demokrat
  • Alm.H.Basuki Efendi, Tokoh Masyarakat Sindangsari (Kota Majenang), Anak dari KH.Al Moechdier, Ponakan dari Kapten Soewandi, Adik sepupu dari Komjen Pol (Purn) Dr. K. H. Nurfaizi Soewandi, MM, Sekaligus Om dari Fardan Fauzan
  • Ilzamudin Ma'mur, Dosen di IAIN “Sultan Maulaana Hasanuddin”, Serang, Banten
  • Kamaludin, anggota DPRD Cilacap 2009-2014, 2014-2019, politisi PAN
  • Muhammad Amin Jafar, Ketua Yayasan Masjid Agung Majenang dan Ketua Forum Persaudaraan Antaragama Majenang
  • Muhtadin, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo
  • Alm.KH. Najmudin, kyai, tokoh agama.
  • Alm.KH. Al Moechdier, Kyai, pejuang, tokoh agama,Bapak dari H.Basuki Effendi, Adik dari Bapaknya Komjen Pol (Purn) Dr. K. H. Nurfaizi Soewandi, MM yaitu Bapak Soewandi, sekaligus kakek dari Fardan Fauzan.
  • Alm.KH. Sufyan Tsauri, tokoh ulama, pimpinan pesantren.
  • Alm.Kapten Suyono, Militer, Pejuang.
  • Alm.Kapten Soewandi, Militer, Pejuang, Bapak dari Komjen Pol (Purn) Dr. K. H. Nurfaizi Soewandi, MM, Kakak dari KH.Al Moechdier,Pakde dari H.Basuki Efendi, sekaligus Kakek dari Fardan Fauzan
  • Kyai Musbihin,Kyai, ulama, tokoh agama.
  • KH Sam'ani Dahlan, Ulama, Pendiri Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Pahonjean Majenang Cilacap.
  • Komjen Pol (Purn) Dr. K. H. Nurfaizi Soewandi, MM, politisi, Mantan Kapolda Jawa Tengah, Mantan Kapolda Metro Jaya, Mantan Gubernur PTIK, Mantan Kabareskrim Mabes Polri,Ia adalah Komandan Korps Reserse pertama, dimana reserse menjadi korps tersendiri dalam organisasi Polri, seperti Korps Brimob, Mantan Kepala BNN, Mantan Ketua DPP partai Demokrat, Mengelola tambang batubara kalori rendah untuk supply indonesian power dan ekspor luarnegeri, CO-Host acara wanted antv kadangkala juga tampil di acara om farhan ANTV pada masa itu, Duta Besar Indonesia untuk Mesir 2012–2016, pengurus Yayasan Tazakka, Ia adalah Bapak dari Fardan Fauzan, Anak dari Kapten Soewandi, Ponakan dari KH. Al Moechdier, Sekaligus Kakak Sepupu dari H.Basuki Efendi
  • Slamet Irianto, Dirjen Haji Kemenag RI 2010-2013
  • Tatto Suwarto Pamuji, Bupati Cilacap 2012-2017 dan 2017-2022.[11]
  • M.Fatikhun, S.Ag., M.H, pendiri dan pengasuh Majelis Taklim Wat Tadzkir Pengajian Rutin Setu Pon Pahonjean Majenang [12]
  • Mayjen TNI Cholid Ghozali, Tokoh Militer
  • Prof Hamam Hadi, rektor Alma Ata Yogyakarta
  • Soni Harsono, mantan Menteri Negara Agraria dan Kepala Badan Pertanahan Nasional.
  • Widodo Cahyono Putro, mantan pesepakbola nasional, pelatih nasional.
  • Alm.Kyai Imam Mahdy, kyai, tokoh agama, Bapak dari KH.Hizbullah Huda atau Gus Huda.
  • KH.Hizbullah Huda atau Gus Huda, kyai, tokoh agama, anak sulung dari pasangan Kiai Imam Mahdy bin KH. Maqsudy dan Ibu Mahabbah Hidayah binti H. Zainuddun Darudy, Ia juga berjasa mengubah pusat prostitusi menjadi pesantren.
  • KH. Bahrudin Abdul Majid, Kyai Tokoh Masyarakat Putra ke 3 dari Simbah KH. Abdul Majid pembawa Ajaran Thoriqoh Kholidiyah Naqsyabandiyah Ke Cilacap Barat, Simbah Bahrudin adalah Pendiri Pesantren Mathlabul Anwar pada tahun 1960, dan berkiprah di Organisasi NU menjadi Wakil Rois 'Am, salah satu Santrinya adalah Ir.Tatto Pamuji.

Tempat peribadatan[sunting | sunting sumber]

Sekolah/Madrasah Negeri[sunting | sunting sumber]

Sekolah/Madrasah Swasta[sunting | sunting sumber]

  • SMP Maarif NU 1 Majenang
  • SMP Maarif NU 2 Majenang
  • SMP Diponegoro Majenang
  • SMP Muhammadiyah Majenang
  • SMP Yos Sudarso Majenang
  • SMP Islam Majenang
  • MTs PP Cigaru Majenang
  • MTs El-Bayan Majenang
  • MTs Muhammadiyah Majenang
  • MTs Darwata Majenang
  • MTs Al-Ihya Majenang
  • MTs Nurul Qur'an Majenang
  • SMA Yos Sudarso Majenang
  • SMA Purnama Majenang
  • MA El-Bayan Majenang
  • MA PP Majenang
  • SMK Yos Sudarso Majenang
  • SMK Muhammadiyah Majenang
  • SMK Diponegoro Majenang
  • SMK Farmasi Majenang
  • SMK Komputama Majenang

Pondok Pesantren[15][sunting | sunting sumber]

  • Pondok Pesantren AN Nur Padang Jaya Saguling Majenang (K.Imam Baiquni)
  • Pondok Pesantren Al Hidayah Bendasari Rt. 03/03 Majenang Ismail (K. Ahmad Mubarid)
  • Pondok Pesantren Al Ihya Mulyadadi Majenang (Moh. Qodiran, K Mahrur)
  • Pondok Pesantren Al Ikhlas Jalan Masjid Al Ikhlas Majenang (Dalalil. K Sodikin)
  • Pondok Pesantren Al Itikhadus Safiyah WaruReja Majenang (K.H. Abu So'ud)
  • Pondok Pesantren Al Mubarokah Sindang Sari Majenang (Drs. Musbihin)
  • Pondok Pesantren Darul Hikam Jl. Banteng Loreng Boja Majenang (K. Rosihan Anwar )
  • Pondok Pesantren Darul Ulum Jl. Sirkaya Majenang (K. E. Zaenuddin Ahmad Suari)
  • Pondok Pesantren Darus Tsawab Jl. Masjid Baitul Mu'mimin 1 Majenang (Khulafaur Rosyididin, KH (Alm) Imam Tobroni)
  • Pondok Pesantren El Bayan Majenang (Moch Syuhud, K Imam Subky)
  • Pondok Pesantren El Bayan 2 Jl. Mawar No. 3 Sindangsari Rt Majenang (Mustaqimah Pamuji, Hj Ahmad Tahrir)
  • Pondok Pesantren Hidayaturrohman Desa Ujung Barang RT. 03/02 Majenang (Taufiqul Manan Azhar Taufiqul Manan Azhari)
  • Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Pahonjenan Majenang, didirikan oleh K.H Samani Dahlan. Sekarang dilanjutkan oleh Kyai M. Fatikhun, S.Ag., M.H.
  • Pondok Pesantren Mathlabul Anwar Marganda Majenang (Abd. Majid, KH Muhlas Abdurrahman)
  • Pondok Pesantren Miftahul Anwar Pahonjean Majenang (K. Amin Mustakim )
  • Pondok Pesantren Miftahul Anwar Cigaru II Cibenyuing RT 5 RW 1 Majenang (K.H. Munawir Ridwan, KH. Muslih Ridwan)
  • Pondok Pesantren Miftahul Huda Cigaru I Cibenyuing Majenang (Abdul Majid. KH. Muhlis Sufyan)
  • Pondok Pesantren Nur Sa'adah Jati Negara Rt. 01/02 Majenang (K. Ali. Saefudin)
  • Pondok Pesantren Nurul Huda Padang sari RT 03 RW 06 Majenang (K. A. Rifai, K.A.Junaedi)
  • Pondok Pesantren Pembangunan Miftahul Huda P.O Box 18 Cigaru Majenang (Abdul Masjid, KH Muhammad Jarir Sufyan)
  • Pondok Pesantren Tanwirul Huda Banjarsari Majenang (K.H Bunyamin )
  • Pondok Pesantren Tarbiyatul Aulad Cilopadang RT. 2 RW. IX Majenang (Adham Am, K, (alm) Fathurrohman)
  • Pondok Pesantren Al-mahdy, Tanjungsari, Sindangsari, Kec. Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Kiai Imam Mahdy bin KH Maqsudy,KH Hizbullah Huda atau Gus Huda)
  • Pondok pesantren Mathlabul Anwar Nurul Qur'an (KH. Muharror Bahrudin)

Perguruan Tinggi[sunting | sunting sumber]

Hotel/Penginapan[sunting | sunting sumber]

Jl. Pramuka No.26

Pusat perbelanjaan[sunting | sunting sumber]

Rumah Makan dan Kuliner[sunting | sunting sumber]

Makanan Khas[sunting | sunting sumber]

Rumah Sakit/Pusat Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Bank[sunting | sunting sumber]

Radio[sunting | sunting sumber]

Tempat Wisata, Objek Kuno dan Kuliner[sunting | sunting sumber]

Ekspedisi[sunting | sunting sumber]

  • POS INDONESIA
  • TIKI
  • JNE
  • JNT
  • SI CEPAT
  • ID EXPRESS
  • WAHANA
  • SAP
  • NINJA EXPRESS
  • ELTEHA
  • ANTERAJA
  • INDAH CARGO LOGISTIK
  • GRAB EXPRESS
  • SHOPEE EXPRESS

layanan online[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Salam Budaya. "Kota Majenang, Kab. Cilacap". 
  2. ^ Majenang Info. "Kecamatan Majenang". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-02-07. Diakses tanggal 2015-01-09. 
  3. ^ Ulama tuntut pemekaran majenang dipercepat radarbanyumas.co.id acces date 17 Maret 2020.
  4. ^ "Perjalanan Panjang Perjuangan Pemekaran Kabupaten Cilacap Yang Belum Selesai". www.detaktangsel.com. 12 September 2019. Diakses tanggal 23 January 2022. 
  5. ^ KAM. "Majenang". 
  6. ^ Suara Merdeka. "Potensi Tambang Emas Dilirik Investor Asing". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-01-09. Diakses tanggal 2015-01-09. 
  7. ^ Didik. "Majenang Asalku". 
  8. ^ Tasman Jen. "Siliwangi dan diponegoro". 
  9. ^ BPS Kab. Cilacap. "Produk Domestik Regional Bruto Cilacap". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-01-12. Diakses tanggal 2015-01-11. 
  10. ^ Wiki DPR. "Budiman Sudjatmiko". 
  11. ^ Kab. Cilacap. "Bupati". 
  12. ^ https://pustaka-darulhikmah.blogspot.com/2010/11/pengajian-rutin-sabtu-pon.html
  13. ^ "SMP NEGERI 1 MAJENANG - Welcome To Official Website SMP Negeri 1 Majenang". www.smp1majenang.web.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-01-22. Diakses tanggal 2017-01-20. 
  14. ^ alanrm82. "Selamat Datang di SMA Negeri 1 Majenang Cilacap". www.sman1majenang.sch.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-02-02. Diakses tanggal 2017-01-20. 
  15. ^ Raudlatul Ulum. "Daftar Pondok Pesantren di Jawa Tengah". 
  16. ^ Pemkab Cilacp. "57 Mahasiswa STAIS Majenang Lakukan Bakti Masyarakat di Lima Desa". 
  17. ^ Humas Pemkab Cilacap. "Majenang_Kini Mmiliki Ssekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-01-10. Diakses tanggal 2015-01-10. 
  18. ^ "STMIK Komputama Majenang - Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer". stmikkomputama.ac.id. Diakses tanggal 2018-11-07. 
  19. ^ Pambudi, Rizki Agung. "Sejarah Laksana Baru Swalayan". Laksana Baru Swalayan. Diakses tanggal 2017-01-20. 
  20. ^ "Temukan katalog Toserba Yogya". DimanaBelanja. Diakses tanggal 2017-01-20. [pranala nonaktif permanen]
  21. ^ Yulianti. "Objek Wisata Curug Cigombong - Kab. Cilacap". 
  22. ^ Radar Banyumas. "Camat Majenang Segera Kembangkan Dua Curug". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-01-10. Diakses tanggal 2015-01-10. 
  23. ^ Suara Merdeka. "Situs Kuno Gunung Padang Perlu Dikonservasi". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-01-10. Diakses tanggal 2015-01-10. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]