Kedungreja, Cilacap

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kedungreja
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Cilacap
Pemerintahan
 • Camat Awaluddin Muuri, AP.MM
Luas - km²
Jumlah penduduk -
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan 11 Desa

Kedungreja adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Indonesia.

Mata pencarian penduduk di kecamatan ini sebagian besar adalah petani dengan sambilan mengambil nira (badeg) dari pohon kelapa yang merupakan bahan baku untuk membuat gula merah (gula jawa).

Bahasa utama yang digunakan di wilayah ini adalah bahasa Banyumasan. Rata-rata penduduk wilayah Kecamatan Kedungreja mampu berkomunikasi dalam bahasa Banyumasan.

Dalam pementasan seni pertunjukan tradisional ternyata tidak jarang seni ronggeng, wayang golek yang merupakan jenis kesenian Sunda dipentaskan dalam acara hajatan di rumah penduduk di daerah ini, bahkan di wilayah kecamatan tersebut terdapat beberapa kumpulan grup ronggeng. Masuknya unsur kebudayaan Sunda melalui kesenian sebagaimana dicontohkan tersebut ke dalam wilayah kecamatan Kedungreja ternyata juga tidak mematikan semangat penduduk wilayah ini untuk berekspresi melalui kebudayaan Jawa. Ekspresi jiwa dalam kebudayaan Jawa (Banyumas) penduduk di wilayah ini dapat di lihat melalui tumbuhnya berbagai varian kesenian Jawa seperti layaknya ebeg dan lengger.selain itu kedungreja juga mempunyai makanan tradisional berupa pecel dan karedok yaitu semacam salad yang terbuat dari beberapa macam sayuran dan dicampur dengan bumbu atau semacam sambal yang terbuat dari kacang.kecamatan kedungreja juga terkenal akan keindahan pemandangannya.sebagain masyarakat kedungreja menganut agama islam tetapi ada pula yang menganut agama lain tetapi kerukunan agama masih terjaga dengan baik. binatang khas kecamatan kedungreja adalah elang jawa meskipun sudah dianggap punah oleh sebagian orang tetapi sebenarnya masih seringkali terlihat di malam hari hal itu dikarenakan elang jawa termasuk binatang nocturnal(binatang yang beraktivitas di malam hari). sarana dan prasarana umum di kecamatan kedungreja juga cukup memadai yaitu dengan adanya sekolah pasar rumah sakit dan lain lain ,daerah ini juga tergolong daerah yang cukup maju hal ini ditandai dengan kesadaran masyarakatnya akan pentignya pendidikan dan kesehatan. sebagian besar daerah di kecamatan kedungreja masih memiliki suhu udara yang sejuk hal ini disebabkan karena masih minimnya polusi udara. pada daerah daerah tertentu di kecamatan kedungreja dan daerah di sekitaran sungai cibombo(cibereum) sering dilanda banjir terutama pada saat musim penghujan tiba tentu saja hal ini ini menyababkan terganggunya aktivitas warga yang sebagian dari mereka yang hidup di daerah sungai bermata pencaharian sebagai pembuat batu bata. fauna di kedungreja selain elang jawa juga ada fauna air yang sudah cukup langka ditemui yaitu penyu air tawar. asal nama kedungreja yaitu kedung yang berarti bagian sungai yang dalam atau bisa juga diartikan sebagai pusat informasi dan reja yang artinya baik (dalam bahasa jawa).