Kejadian 4

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Kejadian 4 (disingkat Kej 4) adalah bagian dari Kitab Kejadian dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Termasuk dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]

Teks[sunting | sunting sumber]

Struktur[sunting | sunting sumber]

Ayat 1[sunting | sunting sumber]

Ayat 1 bahasa Ibrani[sunting | sunting sumber]

Teks Masoret

והאדם ידע את־חוה אשתו ותהר ותלד את־קין ותאמר קניתי איש את־יהוה׃

Transliterasi:

wə-hā-’ā-ḏām yā-ḏa‘ ’eṯ-ḥa-wāh ’ish-tō; wa-ta-har wa-tê-leḏ ’eṯ-qa-yin wa-tō-mer qā-nî-ṯî ’îsh ’eṯ-Yah-weh.

Terjemahan harfiah:

Dan manusia (=adam) itu mengenal (=mengetahui) Hawa isterinya; dan (ia) hamil dan (ia) melahirkan Kain; dan (ia) berkata (telah) kudapat laki-laki dari Yahweh.

Ayat 1 bahasa Indonesia[sunting | sunting sumber]

Terjemahan baru:

Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: "Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN."[3]

Ayat 1 Catatan[sunting | sunting sumber]

Perhatikan bahwa ketika Hawa melahirkan putranya, ia sungguh-sungguh memuji Tuhan karena anak itu. Ia berusaha untuk berhubungan secara benar dengan Allah di dalam ucapan syukur atas kasih, pengampunan, dan pertolongan-Nya.[4]

Ayat 4[sunting | sunting sumber]

Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,[5]

Referensi silang: Ibrani 11:4

Ayat 8[sunting | sunting sumber]

Kata Kain kepada Habel, adiknya: "Marilah kita pergi ke padang." Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.[6]

Catatan pembunuhan seorang manusia untuk pertama kalinya.

Ayat 9[sunting | sunting sumber]

Firman TUHAN kepada Kain: "Di mana Habel, adikmu itu?" Jawabnya: "Apakah aku penjaga adikku?"[7]

Ayat 10[sunting | sunting sumber]

Firman-Nya: "Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku 4 dari tanah.[8]

Referensi silang: Ibrani 11:4

Ayat 17[sunting | sunting sumber]

Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya.[9]

Istri Kain[sunting | sunting sumber]

Adam dan Hawa memiliki putra-putri yang lain. Karena itu, Kain pastilah menikahi saudara perempuannya sendiri. Hubungan semacam itu perlu pada mulanya. Di kemudian hari, karena dampak-dampak kejatuhan meningkat dan pernikahan antar kerabat melipatgandakan kelemahan biologis dalam anak-anak maka pernikahan semacam itu dilarang (Imamat 18:6-18).[4]

Kota[sunting | sunting sumber]

Jumlah keturunan Kain berlipat ganda semakin banyak, sehingga memungkinkan didirikannya suatu kota, di mana kota Henokh ini adalah yang pertama disebutkan dalam seluruh sejarah umat manusia menurut catatan Alkitab Ibrani/Alkitab Kristen. Sarjana Jerman, Erick Sauer, menulis demikian:

"Sudah terjadi pada zaman Kain, rupanya pada usia lanjutnya, sebuah kota dapat dibangun (mungkin pertama-tama hanya sebuah tempat pemukiman tetap), Kejadian 4:17. Ini tidak terlalu mencengangkan, karena energi kehidupan (life-energy) umat manusia pada masa permulaan ini sangatlah kuat. Juga, dengan usia orang-orang tua yang panjang, jumlah anak tentunya lebih banyak daripada yang kemudian; dan, dengan alasan yang sama, banyak generasi hidup bersama pada waktu yang sama. Dengan rata-rata enam orang anak setiap keluarga, pada waktu Kain mencapai usia 400 tahun Ia akan sudah mempunyai lebih dari 100.000 orang keturunan."[10]

Ayat 19[sunting | sunting sumber]

Lamekh mengambil isteri dua orang; yang satu namanya Ada, yang lain Zila.[11]

Lamekh merupakan tokoh pertama yang menolak prinsip monogami yang ditetapkan Allah (2:21-24). Kebejatan moral yang diwarisi menjadi semakin nyata dalam keluarga dan rumah tangga.[4]

Ayat 20-22[sunting | sunting sumber]

Ayat 20[sunting | sunting sumber]

Ada itu melahirkan Yabal; dialah yang menjadi bapa orang yang diam dalam kemah dan memelihara ternak.[12]

Ayat 21[sunting | sunting sumber]

Nama adiknya ialah Yubal; dialah yang menjadi bapa semua orang yang memainkan kecapi dan suling.[13]

Ayat 22[sunting | sunting sumber]

Zila juga melahirkan anak, yakni Tubal-Kain, bapa semua tukang tembaga dan tukang besi. Adik perempuan Tubal-Kain ialah Naama.[14]

Dicatat sejumlah orang keturunan Kain yang dianggap pelopor kegiatan manusia:

  • Yabal: bapa orang yang diam dalam kemah dan memelihara ternak (ayat 20).
  • Yubal: bapa semua orang yang memainkan kecapi dan suling (ayat 21).
  • Tubal-Kain: bapa semua tukang tembaga dan tukang besi (ayat 22).

Menurut sejumlah tradisi Yahudi, adik perempuan Tubal-Kain, Naama (ayat 22), adalah istri Nuh.[15]

Ilustrasi[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 9794158151, 9789794158159
  2. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 9794153850, 9789794153857
  3. ^ Kejadian 4:1
  4. ^ a b c The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  5. ^ Kejadian 4:4
  6. ^ Kejadian 4:8
  7. ^ Kejadian 4:9
  8. ^ Kejadian 4:10
  9. ^ Kejadian 4:17
  10. ^ Erich Sauer, The Dawn of World Redemption, terjemahan bahasa Jerman ke bahasa Inggris oleh G.H. Lang (Grand Rapids:Wm. B. Eerdmans Pub. Co., 1952), p. 67.
  11. ^ 4:19
  12. ^ Kejadian 4:20
  13. ^ Kejadian 4:21
  14. ^ Kejadian 4:22
  15. ^ Midrash Bereshith Rabba (23.3) berdasarkan komentari Rashi.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]