Kabupaten Batanghari

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kabupaten Batanghari
كابوڤاتين باتڠهاري
Lambang Kabupaten Batang Hari.gif
Lambang Kabupaten Batanghari
كابوڤاتين باتڠهاري


Moto: Serentak Bak Regam



Lokasi Jambi Kabupaten Batanghari.svg
Peta lokasi Kabupaten Batanghari
كابوڤاتين باتڠهاري di Jambi
Koordinat: 1°15'-2°2' LS
102°30'-104°30' BT
Provinsi Jambi
Dasar hukum Peraturan Komisaris Pemerintah Pusat di Bukit Tinggi Nomor 81/Kom/U
Tanggal peresmian 1 Desember 1948
Ibu kota Muara Bulian
Pemerintahan
-Bupati Ir. Syahirsah SY (Bupati)
Hj. Sofia Joesoef, SH (Wabup)
APBD
-DAU Rp. 507.478.487.000.-(2013)[1]
Luas 5.804,83 km2
Populasi
-Total 241.334 jiwa (2010)
-Kepadatan 41,57 jiwa/km2
Demografi
Pembagian administratif
-Kecamatan 8
-Kelurahan 124
Simbol khas daerah
Situs web www.batangharikab.go.id
bappeda.batangharikab.go.id

Kabupaten Batanghari adalah salah satu kabupaten di bagian timur Provinsi Jambi, Indonesia. Ibu kotanya ialah Muara Bulian. Kabupaten ini adalah salah satu Kabupaten yang paling tinggi Tingkat Laju Pertumbuhan Penduduknya, Sesudah Kabupaten Merangin.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tebo
Selatan Kabupaten Musi Banyuasin
Barat Kabupaten Sarolangun
Timur Kabupaten Muaro Jambi

Topografi[sunting | sunting sumber]

Secara topografis Kabupaten Batanghari merupakan wilayah dataran rendah dan rawa yang dibelah Sungai Batanghari dan sepanjang tahun tergenang air, di mana menurut elevasinya daerah ini terdiri dari:

  • 0-10 meter dari permukaan laut (11,80 %),
  • 11-100 meter dari permukaan laut (83,70 %),
  • 4,50 % wilayahnya berada pada ketinggian 101-500 meter dari permukaan laut.

Luas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Luas Wilayah Kabupaten Batanghari adalah 5.804,83 km² atau 580.483 Ha salah satu Kabupaten terluas di Provinsi Jambi. Berikut adalah luas wialyah Kabupaten Batanghari menurut Kecamatan beserta persentase terhadap luas Kabupaten Batanghari (%) :

No Nama Kecamatan Luas Wilayah Persentase (%) Jumlah Desa/Kelurahan
1 Mersam 801,90 13,82 16
2 Maro Sebo Ulu 906,33 15,61 14
3 Bathin XXIV 904,14 15,58 16
4 Muara Tembesi 419,77 7,23 13
5 Kota Muara Bulian 417,97 7,20 20
6 Bajubang 1.203,51 20,73 9
7 Maro Sebo Ilir 129,06 2,22 7
8 Pemayung 1.022,15 17,61 18
9 Kecamatan 5.804,83 100,00 113

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kediaman Sultan Jambi di Dusun Tengah (kini di kecamatan Rambutan Masam, kabupaten Batanghari) pada tahun 1877-1879

Kabupaten Batanghari dibentuk pada 1 Desember 1948 melalui Peraturan Komisaris Pemerintah Pusat di Bukit Tinggi Nomor 81/Kom/U, tanggal 30 Nopember 1948 dengan pusat pemerintahannya di Kota Jambi. Pada tahun 1963, pusat pemerintahan daerah ini dipindahkan ke Kenali Asam, 10 km dari Kota Jambi. Kemudian pada tahun 1979, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 1979, ibu kota kabupaten yang terkenal kaya akan hasil tambang ini pindah dari Kenali Asam ke Muara Bulian, 64 km dari Kota Jambi sampai saat ini.

Pemekaran pertama[sunting | sunting sumber]

Batanghari yang ada sekarang mengalami dua kali pemekaran, awalnya kabupaten yang berada di Sumatera Bagian Tengah ini berdasarkan UU No. 7 Tahun 1965 dimekarkan menjadi dua daerah Tingkat II yaitu Kabupaten Batanghari yang saat itu ibukotanya Kenali Asam dan Kabupaten Tanjung Jabung beribukota Kuala Tungkal. (Yang kemudian dimekarkan menjadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur)

Pemekaran kedua[sunting | sunting sumber]

Dalam perkembangannya, sejalan dengan era reformasi dan tuntutan Otonomi Daerah, kabupaten yang dibelah sungai Batanghari ini sesuai dengan UU No. 54 Tahun 1999, kembali dimekarkan menjadi dua kabupaten yaitu Batanghari dengan Ibukota Muara Bulian dan Muaro Jambi ibukotanya di Sengeti.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Foto Nama Bupati Wakil Bupati Periode Ket.
1 Nurdin 1950-1952
2 M. Djamin Datuk Bagindo 1952-1953
3 H. Abdul Manap 1953-1954
4 Mandolangeng 1954-1956
5 R. Sunarto 1956-1957
6 H. Ali Soedin 1957-1958
7 H. Bakri Sulaiman 1958-1966
8 Drs. H. HZ. Muchtar. DM 1966-1968
9 R. Suhur 1968-1979
10 Drs. Ec. M. Radja'i (Plh) 16 Juni 1980 s/d 22 September 1980
11 Drs. H. Hasip Kalimuddin Syam 1980-1991
12 H. M. Saman Chatib, S.H 1991-2001
13 H. Abdul Fattah, S.H Ir. Syahirsahsi 2001-2006
14 Ir. Syahirsah SY H. Ardian Faisal 2006-2011
15 H. Abdul Fattah, S.H Sinwan, S.H 2011-2016
16 Ir. H. Syahirsah, SY Hj. Sofia Joesoef, S.H 2016-2021

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Secara Administratif Kabupaten Batanghari terbagi 8 Kecamatan, dan 124 Desa dan Kelurahan. Berikut adalah daftar-daftar Kecamatan yang ada di Kabupaten Batanghari :

  1. Kecamatan Kota Muara Bulian
  2. Kecamatan Muara Tembesi
  3. Kecamatan Mersam
  4. Kecamatan Bajubang
  5. Kecamatan Maro Sebo Ulu
  6. Kecamatan Maro Sebo Ilir
  7. Kecamatan Bathin XXIV
  8. Kecamatan Pemayung

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Hasil Sensus Penduduk Tahun 2010, penduduk Kabupaten Batang Hari berjumlah 241.334 jiwa yang terdiri atas 123.515 laki-laki dan 117.819 jiwa perempuan. Dibandingkan pada tahun 2000 penduduk Kabupaten Batanghari berjumlah 190.636 jiwa jadi dapat disimpulkan penduduk Kabupaten Batanghari mengalami pertambahan penduduk ± 50.698 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk dari tahun 2000-2010 sekitar 2,40 persen/tahun. Berikut adalah daftar Penduduk Kabupaten Batanghari Tahun 2010, menurut Kecamatan :

No Nama Kecamatan Penduduk/Jiwa
1 Mersam 26.396
2 Maro Sebo Ulu 29.305
3 Bathin XXIV 25.423
4 Muara Tembesi 27.233
5 Kota Muara Bulian 55.132
6 Bajubang 35.249
7 Maro Sebo Ilir 12.946
8 Pemayung 29.650
9 Penduduk Total 241.334

Dan Berikut adalah perkembangan penduduk Kabupaten Batanghari dari Tahun 2002-2007;

Kecamatan 2002 2004 2006 2007
Muara Bulian 43.768 44.977 46.685 47.728
Muara Tembesi 23.214 24.072 24.172 24.406
Mersam 22.414 23.401 23.443 24.543
Maro Sebo Ilir 10.556 10.790 10.833 10.957
Maro Sebo Ulu 27.543 28.473 28.489 28.795
Bajubang 33.434 33.541 33.627 33.926
Batin XXIV 16.481 23.561 23.621 23.842
Pemayung 19.766 21.002 21.027 21.139
Total 197.176 209.817 211.897 215.336

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Kuliner[sunting | sunting sumber]

Makanan khas rakyat batang hari adalah tempoyak patin makanan ini berbahan utama fermentasi buah durian

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]