Kabupaten Bangli

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Koordinat: 8°17′S 115°20′E / 8.283°S 115.333°E / -8.283; 115.333

Kabupaten Bangli
Nusa Tenggara 1rightarrow blue.svg Bali
Lambang Kab Bangli.png
Lambang
Motto: 
Bhukti Mukti Bhakti
"Pengabdian dengan Berbakti kepada Tuhan dan Tanah Air untuk mewujudkan cita-cita luhur yaitu masyarakat adil dan makmur secara lahir (bhukti) maupun batin (mukti)"
Location Bangli Regency.png
Kabupaten Bangli berlokasi di Kepulauan Sunda Kecil
Kabupaten Bangli
Kabupaten Bangli
Kabupaten Bangli berlokasi di Indonesia
Kabupaten Bangli
Kabupaten Bangli
Koordinat: 8°20′10″S 115°09′27″E / 8.3361°S 115.1575°E / -8.3361; 115.1575
Negara Indonesia
ProvinsiBali
Dasar hukumUU RI Nomor 7 (Darurat) Tahun 1956
Ibu kotaBangli
Pemerintahan
 • BupatiI Made Gianyar
 • Wakil BupatiSang Nyoman Sedana Arta
Luas
 • Total490,71 km²[1] km2 (Formatting error: invalid input when rounding sq mi)
Populasi
 ((2017)[1])
 • Total264,945 jiwa jiwa
Zona waktuWITA (UTC+08:00)
Kode telepon0366
Kode Kemendagri51.06 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan4[1]
Jumlah kelurahan4[1]
Jumlah desa68[1]
DAURp. 559.867.699.000,-(2018)[2]\
PADRp. 120.500.000.000,-[2]
APBDRp.1.118.895.723.344,-[2]
IPM67,03 (2016)[3]
Situs webhttp://www.banglikab.go.id/

Kabupaten Bangli adalah sebuah kabupaten yang terletak di provinsi Bali, Indonesia. Kabupaten Bangli adalah satu-satunya kabupaten di Bali yang tidak memiliki wilayah laut (terkurung daratan).[5] Bangli berbatasan dengan Kabupaten Buleleng di sebelah utara, kabupaten Klungkung dan Karangasem di timur, dan kabupaten Klungkung, Gianyar di selatan serta Badung dan Gianyar di sebelah barat.

Pada tahun 2004, Bangli mempunyai luas sebesar 520,81 km². Penduduknya berjumlah 197.210 jiwa. Objek wisata di daerah ini antara lain adalah danau Batur. Ibu kotanya berada di Bangli.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Menurut Prasasti Pura Kehen yang tersimpan di Pura Kehen, diceritakan bahwa pada abad ke-11 di Desa Bangli berkembang wabah penyakit yang disebut kegeringan yang menyebabkan banyak penduduk meninggal. Penduduk lainnya yang masih hidup dan sehat menjadi ketakutan setengah mati, sehinnga mereka berbondong-bondong meninggalkan desa guna menghindari wabah tersebut. Akibatnya Desa Bangli menjadi kosong karena tidak ada seorangpun yang berani tinggal di sana.

Raja Ida Bhatara Guru Sri Adikunti Ketana yang bertahta ketika itu berusaha mengatasi wabah tersebut. Setelah keadaan pulih kembali, sang raja yang bertahta pada tahun Caka 1126, tanggal 10 Tahun Paro Terang, Hari Pasaran Maula, Kliwon, Chandra (senin), Wuku Klurut tepatnya pada tanggal 10 Mei 1204, memerintahkan kepada putra-putrinya yang bernama Dhana Dewi Ketu agar mengajak penduduk kembali ke Desa Bangli guna bersama-sama membangun dan memperbaiki rumahnya masing-masing sekaligus menyelenggarakan upacara/yadnya pada bulan Kasa, Karo, Katiga, Kapat, Kalima, Kalima, Kanem, Kapitu, Kaulu, Kasanga, Kadasa, Yjahstha dan Sadha. Disamping itu, raja juga memerintahkan kepada seluruh penduduk agar menambah keturunan di wilayah Pura Loka Serana di Desa Bangli dan mengijinkan membabat hutan untuk membuat sawah dan saluran air. Untuk itu pada setiap upacara besar penduduk yang ada di Desa Bangli harus melakukan persembahyangan.

Pada saat itu juga, tanggal 10 Mei 1204, Raja Idha Bhatara Guru Sri Adikunti Katana mengucapkan pemastu yaitu:

“Barang siapa yang tidak tunduk dan melanggar perintah, semoga orang itu disambar petir tanpa hujan atau mendadak jatuh dari titian tanpa sebab, mata buta tanpa catok, setelah mati arwahnya disiksa oleh Yamabala, dilempar dari langit turun jatuh ke dalam api neraka”.

Bertitik tolak dari titah-titah Sang Raja yang dikeluarkan pada tanggal 10 Mei 1204, maka pada tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari lahirnya Kota Bangli.[6]

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No. Foto Nama Bupati Mulai jabatan Akhir jabatan Wakil Bupati Keterangan Ref.
1 IdaAnakAgungKetutNgurah-1stRegentofBangli.jpg Ida Anak Agung Ketut Ngurah 1933 1960 Tidak Ada Bupati pertama
2 IdaBagusMadeSutha-2ndRegentofBangli.jpg Ida Bagus Mde Sutha 1960 1968
3 IDewaMadeBeratha-3rdRegentofBangli.jpg Drs. I Dewa Made Beratha 1968 1970
4 GedeNgurah-4thRegentofBangli.jpg Tjokorde Gde Ngurah 1970 1975
5 KetutWinaya-5thRegentofBangli.jpg I Ketut Winaya 1975 1985
6 AAGedePutra-6thRegentofBangli.jpg Anak Agung Gede Putra, SH 1985 1990
7 IBGAgungLandip-7thRegentofBangli.jpg Ida Bagus Gede Agung Ladip, SH 1990 2000
8 INArnawa-8thRegentofBangli.jpg I Nengah Arnawa, S.Sos, MM 2000 2010 I Nyoman Adnyana
9 I Made Gianyar 2010 2015 Sang Nyoman Sedana Arta
* IDGMahendraPutra-ActedRegentofBangli.JPG I Dewa Gede Mahendra Putra, SH, MH 2015 2016 tidak ada Pejabat Bupati
9 I Made Gianyar 2016 kini Sang Nyoman Sedana Arta

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Bangli dalam dua periode terakhir.[7][8]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
Logo Gerindra.svg Gerindra 3 1
LOGO- PDIP.svg PDI Perjuangan 13 16
GolkarLogo.png Golkar 5 6
Partai NasDem.svg NasDem 0 2
Logo Hanura.svg Hanura 2 1
Logo of the Democratic Party (Indonesia).svg Demokrat 4 3
Lambang PKPI PKPI 3 1
Jumlah Anggota 30 Steady 30
Jumlah Partai 6 7

2019[9]

No Partai Kursi
1 PDI-P 16
2 GOLKAR 6
3 DEMOKRAT 3
4 NASDEM 2
5 HANURA 1
6 GERINDRA 1
7 PKPI 1
JUMLAH 30

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Bangli terdiri dari 4 kecamatan, 4 kelurahan, dan 68 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 264.945 jiwa dengan luas wilayah 490,71 km² dan sebaran penduduk 540 jiwa/km².[10][11]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Bangli, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Status Daftar
Desa/Kelurahan
51.06.02 Bangli 4 5 Desa
Kelurahan
51.06.04 Kintamani 48 Desa
51.06.01 Susut 9 Desa
51.06.03 Tembuku 6 Desa
TOTAL 4 68

Objek Wisata[sunting | sunting sumber]

Terdapat beberapa objek wisata di kabupaten Bangli, antara lain:

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 05-12-2018. 
  2. ^ a b c "APBD 2018 ringkasan update 04 Mei 2018". 2018-05-04. Diakses tanggal 2018-07-06. 
  3. ^ "Indeks Pembangunan Manusia 2016". Diakses tanggal 2018-07-06. 
  4. ^ "Kabupaten Bangli Dalam Angka 2016"
  5. ^ Kabupaten Bangli tidak memiliki pantai.
  6. ^ info@banglikab.or.id. "Sejarah Bangli | Pemerintah Kabupaten Bangli". Web Kabupaten Bangli (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-10-23. 
  7. ^ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Bangli 2014-2019
  8. ^ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Bangli 2019-2024
  9. ^ Post, Redaksi Portal Bali (2019-07-22). "Ini, 30 Anggota DPRD Bangli yang Ditetapkan". BALIPOST.com. Diakses tanggal 2019-09-22. 
  10. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  11. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]