Kabupaten Bangli

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Selamat datang!

Selamat datang di Wikipedia Bahasa Indonesia!

Anda telah memulai penyuntingan di Wikipedia dengan baik. Kami sarankan untuk membuat akun baru dan menggunakannya pada penyuntingan berikutnya. Walaupun Anda dapat melakukannya tanpa login, memiliki sebuah akun mempunyai banyak keuntungan. Jika kebingungan, silakan baca petunjuk berikut:

Menyunting artikel - Tutorial Wikipedia - Bereksperimen di bak pasir.

Untuk menanda tangani sebuah pesan pada halaman diskusi, seperti halaman ini, ketik ~~~~ di akhir teks yang Anda tulis atau gunakan tombol Insert-signature.png pada toolbar.

Semoga menikmati kunjungan di Wikipedia Bahasa Indonesia. Salam!

Untuk kegunaan lain dari Bangli, lihat Bangli.
Kabupaten Bangli
ᬓᬩᬸᬧᬢᬾᬦ᭄ᬩᬂᬮᬶ
Lambang Kab Bangli.png
Lambang Kabupaten Bangli
ᬓᬩᬸᬧᬢᬾᬦ᭄ᬩᬂᬮᬶ
Moto: Bhukti Mukti Bhakti
"Pengabdian Berbakti kepada Tuhan dan Tanah Air untuk mewujudkan cita-cita luhur yaitu masyarakat adil dan makmur secara lahir (bhukti) maupun batin (mukti)"


Location Bangli Regency.png
Peta lokasi Kabupaten Bangli
ᬓᬩᬸᬧᬢᬾᬦ᭄ᬩᬂᬮᬶ di Bali
Koordinat: 8°8'-8°31'87" LS; 115' 13' 48" - 115°27'24" BT
Provinsi Bali
Ibu kota Bangli
Pemerintahan
 - Bupati I Made Gianyar
 - DAU Rp. 450.812.694.000.-(2013)[1]
Luas 520,81 km2
Populasi
 - Total 222.600 jiwa (2015)[2]
 - Kepadatan 427,41 jiwa/km2
Demografi
 - Agama Hindu 98.59%
Islam 1.01%
Kristen Protestan 0.10%
Buddha 0.05%
Katolik 0.03%
Lain-lain 0.22%[3]
 - Kode area telepon 0366
Pembagian administratif
 - Kecamatan 4
Simbol khas daerah
Situs web http://www.banglikab.go.id/

Koordinat: 8°17′LU 115°20′BT / 8,283°LS 115,333°BT / -8.283; 115.333

Kabupaten Bangli adalah sebuah kabupaten yang terletak di provinsi Bali, Indonesia. Kabupaten Bangli adalah satu-satunya kabupaten di Bali yang tidak memiliki pantai (terkurung daratan).[4] Bangli berbatasan dengan Kabupaten Buleleng di sebelah utara, kabupaten Klungkung dan Karangasem di timur, dan kabupaten Klungkung, Gianyar di selatan serta Badung dan Gianyar di sebelah barat.

Pada tahun 2004, Bangli mempunyai luas sebesar 520,81 km². Penduduknya berjumlah 197.210 jiwa. Obyek wisata di daerah ini antara lain adalah danau Batur. Ibu kotanya berada di Bangli.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Menurut Prasasti Pura Kehen yang kini masih tersimpan di Pura Kehen, diceritakan bahwa pada zaman silam di Desa Bangli berkembang wabah penyakit yang disebut kegeringan yang menyebabkan banyak penduduk meninggal. Penduduk lainnya yang masih hidup dan sehat menjadi ketakutan setengah mati, sehinnga mereka berbondong-bondong meninggalkan desa guna menghindari wabah tersebut. Akibatnya Desa Bangli menjadi kosong karena tidak ada seorangpun yang berani tinggal di sana.

Raja Ida Bhatara Guru Sri Adikunti Ketana yang bertahta kala itu dengan segala upaya berusaha mengatasi wabah tersebut. Setelah keadaan pulih kembali, sang raja yang kala itu bertahta pada tahun Caka 1126, tanggal 10 Tahun Paro Terang, Hari Pasaran Maula, Kliwon, Chandra (senin), Wuku Klurut tepatnya tanggal 10 Mei 1204, memerintahkan kepada putra-putrinya yang bernama Dhana Dewi Ketu agar mengajak penduduk kembali ke Desa Bangli guna bersama-sama membangun memperbaiki rumahnya masing-masing sekaligus menyelenggarakan upacara/yadnya pada bulan Kasa, Karo, Katiga, Kapat, Kalima, Kalima, Kanem, Kapitu, Kaulu, Kasanga, Kadasa, Yjahstha dan Sadha. Disamping itu beliau memerintahkan kepada seluruh penduduk agar menambah keturunan di wilayah Pura Loka Serana di Desa Bangli dan mengijinkan membabat hutan untuk membuat sawah dan saluran air. Untuk itu pada setiap upacara besar penduduk yang ada di Desa Bangli harus melakukan persembahyangan.

Pada saat itu juga, tanggal 10 Mei 1204, Raja Idha Bhatara Guru Sri Adikunti Katana mengucapkan pemastu yaitu:

“Barang siapa yang tidak tunduk dan melanggar perintah, semoga orang itu disambar petir tanpa hujan atau mendadak jatuh dari titian tanpa sebab, mata buta tanpa catok, setelah mati arwahnya disiksa oleh Yamabala, dilempar dari langit turun jatuh ke dalam api neraka”.

Bertitik tolak dari titah-titah Sang Raja yang dikeluarkan pada tanggal 10 Mei 1204, maka pada tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari lahirnya Kota Bangli.

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Bangli mempunyai 4 kecamatan, 4 kelurahan dan 56 desa. Kecamatan-kecamatan tersebut adalah:

  1. Kintamani
  2. Susut
  3. Tembuku
  4. Bangli

Objek Wisata[sunting | sunting sumber]

Terdapat beberapa objek wisata di kabupaten Bangli, antara lain:

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]