Kabupaten Karangasem

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Koordinat: 8°22′LU 115°31′BT / 8,367°LS 115,517°BT / -8.367; 115.517

Kabupaten Karangasem
ᬓᬩᬸᬧᬢᬾᬦ᭄ᬓᬭᬂᬳᬲᭂᬫ᭄
Lambang Kabupaten Karangasem.png
Lambang Kabupaten Karangasem
ᬓᬩᬸᬧᬢᬾᬦ᭄ᬓᬭᬂᬳᬲᭂᬫ᭄


Moto: Raksakeng Dharma Prajahita
"Berkat Perlindungan Dharma atau Agama untuk Mencapai Kesejahteraan Rakyat"



Locator Karangasem Regency.png
Peta lokasi Kabupaten Karangasem
ᬓᬩᬸᬧᬢᬾᬦ᭄ᬓᬭᬂᬳᬲᭂᬫ᭄ di Bali
Koordinat: 8°22′LU 115°31′BT / 8,367°LS 115,517°BT / -8.367; 115.517
Provinsi Bali
Ibu kota Amlapura
Pemerintahan
-Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri,S.Sos. MAP
-Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa,SH.MH.
APBD
-APBD Rp.1.561.878.043.098,-[1]
-PAD Rp. 234.000.000.000,-
-DAU Rp. 729.378.991.000,-(2018)[1]
Luas 839,54 km²[2]
Populasi
-Total 545.389 jiwa (2017)[2]
-Kepadatan 650 jiwa/km2
Demografi
-Agama Hindu 94.97%
Islam 4.79%
Kristen Protestan 0.11%
Buddha 0.08%
Katolik 0.05%[3]
-Bahasa Bali, Indonesia
-IPM 65,23 (2016)[4]
-Zona waktu UTC +8 WITA
-Kode area telepon 0363
Pembagian administratif
-Kecamatan 8[2]
-Kelurahan 3[2]
-Desa 75[2]
Simbol khas daerah
Situs web http://www.karangasemkab.go.id/
Bukit Lempuyang

Kabupaten Karangasem atau Karang Asem adalah sebuah kabupaten yang terletak di provinsi Bali, Indonesia. Ibukotanya berada di Amlapura. Memiliki dua Pelabuhan yakni Padang Bai dan Tanah Ampo. Di kabupaten ini terletak pura terbesar di Bali, yaitu Pura Besakih.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sejarah Karangasem tidak lepas dengan sejarah berdirinya Kerajaan Karangasem.

Nama Karangasem sebenarnya berasal dari kata Karang Semadi. Beberapa catatan yang memuat asal-muasal nama karangasem adalah seperti yang diungkapkan dalam Prasasti Sading C yang terdapat di Geria Mandara, Munggu, Badung. Lebih lanjut diungkapkan bahwa Gunung Lempuyang di timur laut Amlapura, pada mulanya bernama Adri Karang yang berarti Gunung Karang.

Dalam penelitian sejarah keberadaan pura, Lempuyang dihubungkan dengan kata lampu yang artinya terpilih, dan Hyang yang berarti Tuhan (Bathara Guru, Hyang Parameswara). Di Adri Karang inilah Hyang Agnijaya membuat Pura Lempuyang Luhur sebagai tempat bersemadi (Karang Semadi). Lambat laun nama Karang Semadi ini berubah menjadi Karangasem[5].

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Bupati Mulai Jabatan Akhir Jabatan Wakil Bupati Keterangan
1 Anak Agung Gede Jelantik 1951 1960
2 I Gusti Lanang Rai 1960 1967
3 Anak Agung Gede Karang 1967 1979
4 Letkol (Pol) I Gusti Nyoman Yudana 1979 1989
5 Kolonel (Pol) I Ketut Mertha, Sm.Ik., S.Sos 1989 1999
6 Drs. I Gede Sumantara Adi Prenatha 1999 2005 Drs. I Putu Widjera
7 I Wayan Geredeg, SH 2005 2015
  • Drs. I Gusti Lanang Rai, M.Si (2005 - 2010)
  • I Made Sukarena, SH ( 2010 - 2015)
- Ida Bagus Ngurah Arda 2015 2016
8 I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos., MAP. 2016 I Wayan Artha Dipa, SH., MH.

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Karangasem mempunyai 8 kecamatan, 3 kelurahan, 75 desa, 52 Lingkungan dan 552 dusun, 185 Desa Adat dan 605 Banjar Adat. Kecamatan-kecamatannya diurutkan secara abjad adalah sebagai berikut:

  1. Abang
  2. Bebandem
  3. Karangasem
  4. Kubu
  5. Manggis
  6. Rendang
  7. Sidemen
  8. Selat

Objek Wisata[sunting | sunting sumber]

Di Karangasem terdiri banyak objek wisata yang cukup populer dan dikunjungi banyak wisatawan, baik lokal maupun internasional. Berikut beberapa daftar objek wisata di Karangasem:

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "APBD 2018 ringkasan update 04 Mei 2018". 2018-05-04. Diakses tanggal 2018-07-06. 
  2. ^ a b c d e "Permendagri no.137 tahun 2017". 27 Desember 2017. Diakses tanggal 12 Juni 2018. 
  3. ^ "Kabupaten Karangasem Dalam Angka 2016". 2013-02-04. Diakses tanggal 16 Juli 2018. 
  4. ^ "Indeks Pembangunan Manusia 2016". Diakses tanggal 2018-07-06. 
  5. ^ Sejarah Kerajaan Karangasem

Lihat Juga[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]