Samudera Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
PT Samudera Indonesia Tbk
Perseroan terbatas
Simbol sahamIDX: SMDR
IndustriLogistik dan pengapalan
Didirikan13 November 1964; 57 tahun lalu (1964-11-13)
PendiriSoedarpo Sastrosatomo
Kantor
pusat
Jakarta, Indonesia
Wilayah operasi
Indonesia dan Malaysia
Tokoh
kunci
Bani Maulana Mulia[1]
(Direktur Utama)
Shanti Lasminingsih Poesposoetjipto[1]
(Komisaris Utama)
Jasa
  • Pengapalan peti kemas dan barang curah
  • Pengapalan lepas pantai
  • Manajemen dan pengawakan kapal
  • Keagenan pengapalan
  • Pengembangan pelabuhan dan terminal
  • Pengoperasian pelabuhan dan terminal
  • Penyediaan dan perawatan peralatan pelabuhan
  • Logistik proyek
  • Pusat pergudangan & distribusi
  • Depo peti kemas
  • Transportasi darat
  • Logistik rantai dingin
  • Manajemen dan pengembangan properti
  • Konstruksi sipil
PendapatanUS$ 490,840 juta (2020)[2]
US$ -2,321 juta (2020)[2]
Total asetUS$ 574,144 juta (2020)[2]
Total ekuitasUS$ 241,770 juta (2020)[2]
PemilikPT Samudera Indonesia Tangguh
Karyawan
3.865 (2020)[2]
Anak
usaha
Samudera Shipping Line Ltd.
PT Samudera Daya Mitra
PT Cumawis
PT Samudera Indonesia Ship Management
PT Samudera Agencies Indonesia
PT Samudera Perkapalan Indonesia
PT Silkargo Indonesia
PT Samudera Sarana Logistik
PT Masaji Prayasa Cargo
PT Samudera Terminal Indonesia
PT Samudera Properti Indonesia
Situs webwww.samudera.id

PT Samudera Indonesia Tbk adalah sebuah perusahaan logistik dan pengapalan yang berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga tahun 2020, perusahaan ini memiliki 73 kantor cabang di Indonesia dan 14 kantor cabang di luar Indonesia.[2]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Perusahaan ini memulai sejarahnya pada tanggal 1 Maret 1953, saat Soedarpo Sastrosatomo mengambil alih NV Internationale Scheepvaart Transport Agenturen (ISTA) dan menjadi direktur utamanya. Pada bulan November 1953, Soedarpo mendirikan Indonesia Stevedoring Ltd. (INSTEL). Pada tahun 1956, INSTEL mengakuisisi Stroohoeden Veem, perusahaan bongkar muat kapal dan pergudangan terbesar di Surabaya pada saat itu. Stroohoeden Veem kemudian diubah namanya menjadi PT Sinar Harapan Veem Indonesia (SHVI). Pada tanggal 13 November 1964, Soedarpo menggabungkan ISTA, INSTEL, dan SHVI[3] untuk membentuk perusahaan ini dengan nama PT Perusahaan Pelayaran Samudera “Samudera Indonesia”. Pada tahun 1967, perusahaan ini mulai menyediakan layanan pengapalan antar pulau. Pada tahun 1975, perusahaan ini mendirikan anak usaha yang bergerak di bidang angkutan darat, dengan armada sebanyak 100 truk. Setahun kemudian, perusahaan ini mulai menyediakan jasa proyek logistik. Pada tahun 1986, perusahaan ini mendirikan anak usaha yang bergerak di bisnis bongkar muat kapal. Pada tahun 1990, perusahaan ini mulai menyediakan jasa pengapalan pengumpan peti kemas. Setahun kemudian, perusahaan ini mulai mengoperasikan depo peti kemas. Pada tahun 1992, perusahaan ini mendirikan unit bisnis pergudangan. Setahun kemudian, perusahaan ini mendirikan Samudera Shipping Line di Singapura, yang lalu melantai di Bursa Saham Singapura pada tahun 1997. Pada tahun 1999, perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. Pada tahun 2003, perusahaan ini mendirikan unit bisnis pusat distribusi dan memulai skema bangun guna serah terhadap Dermaga Serbaguna Nusantara. Pada tahun 2005, perusahaan ini mulai menyediakan jasa transportasi gas alam cair. Pada tahun 2010, perusahaan ini mendirikan Pusat Logistik Samudera di Belawan dan mulai mengoperasikan Terminal Peti Kemas Palaran di Samarinda. Setahun kemudian, perusahaan ini mendirikan Pusat Logistik Samudera di Jakarta Utara. Pada tahun 2012, perusahaan ini mulai mengelola terminal gas alam cair. Pada tahun 2013, perusahaan ini mendirikan sebuah joint venture yang bergerak di bidang pengembangan jasa terminal di Samarinda. Pada tahun 2015, perusahaan ini meneken nota kesepahaman untuk membangun terminal serbaguna di Samarinda. Pada tahun 2016, perusahaan ini mendirikan anak usaha yang bergerak di bidang dukungan manajemen pelabuhan dan anak usaha yang bergerak di bidang keagenan pengapalan. Setahun kemudian, perusahaan ini merestrukturisasi bisnis pelabuhannya. Pada tahun 2018, perusahaan ini mulai menyediakan jasa penyimpanan dingin. Setahun kemudian, perusahaan ini mulai menyediakan jasa pengawakan kapal pesiar dan mendirikan Pusat Pelatihan Logistik dan Maritim. Pada tahun 2020, perusahaan ini mulai menyediakan jasa angkutan darat di Malaysia.[2][1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Profil Perusahaan". Samudera Indonesia. Diakses tanggal 25 Oktober 2021. 
  2. ^ a b c d e f g "Laporan Tahunan 2020" (PDF). Samudera Indonesia. Diakses tanggal 26 Oktober 2021. 
  3. ^ "Samudera Indonesia". PT Ngrumat Bondo Utomo. Diakses tanggal 26 Oktober 2021. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]