Abraham Lunggana

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
H.
Abraham Lunggana
S.H.
HajiLulung.jpg
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta
Masa jabatan
11 September 2009 – 27 November 2018
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
GubernurFauzi Bowo
Fadjar Panjaitan (Plt.)
Joko Widodo
Basuki Tjahaja Purnama
Djarot Saiful Hidayat
Anies Baswedan
Informasi pribadi
Lahir24 Juli 1959 (umur 60)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Partai politikLogo PPP.svg Partai Persatuan Pembangunan (sampai 2017)
22px Partai Amanat Nasional (sejak 2018)
PasanganHj. Emma Mutmainah
AnakGuruh Tirta Lunggana
Lista Puspa Indah
Sutera Cendikia Gana C
PekerjaanPolitikus
Pengusaha

H. Abraham Lunggana, S.H. atau lebih populer dengan julukan Haji Lulung (lahir di Jakarta, 24 Juli 1959; umur 60 tahun)[1] adalah seorang politikus yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sejak tahun 2014. Selain berpolitik, Haji Lulung juga merupakan seorang pengusaha yang memiliki sejumlah perusahaan yang mengelola keamanan, perparkiran, dan penagihan utang di wilayah Tanah Abang.

Kehidupan dan karier[sunting | sunting sumber]

Haji Lulung merupakan anak ketujuh dari sebelas bersaudara, ayahnya bernama Ibrahim Tjilang, seorang tentara BKR berpangkat Peltu. Ibunya merupakan keturunan dari KH. Abdullah Syafi'i, pendiri Perguruan Islam Asy-Syafiiyyah.[1]

Sebagai pengusaha, Haji Lulung memiliki PT Putraja Perkasa, PT Tirta Jaya Perkasa, koperasi Kobita, PT Tujuh Fajar Gemilang, dan PT Satu Komando Nusantara yang bergerak dalam bidang jasa keamanan, perparkiran, dan penagihan utang. Dalam berorganisasi, Haji Lulung aktif di PPM, AMPI, Karang Taruna, dan turut mendirikan ormas Gerak Betawi dan menjadi Sekretaris Jenderal Bamus Betawi, dan saat ini resmi sebagai Ketua Umum Bamus Betawi 2018-2023.[1]

Dalam bidang politik, Haji Lulung aktif sebagai pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ketika PPP pecah, ia diajak untuk mendirikan Partai Bintang Reformasi (PBR) dan terpilih sebagai Ketua Umum DPC PBR Jakarta Barat. Setelah pemilu 2004, ia kembali ke PPP dan terpilih menjadi Ketua Umum DPC PPP Jakarta Pusat dan pada pemilu 2009, ia terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dan kemudian diangkat menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Selain jadi pengusaha dan politikus, ia juga memiliki advokasi bernama Lunggana Advocate & Friends selaku pengacara yang berlokasi di Tanah Abang.[2]

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Haji Lulung menjadi terkenal setelah membawa Lamborghini ketika ia terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta 2014-2019, terlebih dengan slogannya "Meludah saja bisa jadi duit"[3] serta kontroversi dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Pekerjaan[sunting | sunting sumber]

  • Pendiri dan pemilik PT Putraja Perkasa, PT Tirta Jaya Perkasa, dan PT Satu Komando Nusantara
  • Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta
  • Pengacara Lunggana Advocat & Friends

Riwayat Organisasi[sunting | sunting sumber]

  • Ketua Umum Pemuda Panca Marga
  • Ketua DPW PPP Provinsi DKI Jakarta
  • Wakil Ketua Umum Bamus Betawi
  • Ketua Pemuda Panca Marga Provinsi DKI Jakarta
  • Sekretaris Bamus Betawi
  • Ketua Umum Bamus Betawi 2018-2023

Referensi[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
?
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta
2014-2019
Diteruskan oleh:
Ichwan Zayadi