Ahmad Sahroni

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Ahmad Sahroni
Anak-priok-meraih-mimpi-618.jpg
Sampul buku Ahmad Sahroni: Anak Priok Meraih Mimpi.
Lahir 8 Agustus 1977 (umur 39)
Bendera Indonesia Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Nama lain Roni[1]
Pekerjaan Pengusaha
Dikenal karena Ketua Ferrari Owner's Club of Indonesia (FOCI)[2][3]
Agama Islam
Pasangan Feby Belinda[2]
Orang tua Hernawaty[4]

Ahmad Sahroni (lahir di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, 8 Agustus 1977; umur 39 tahun) adalah seorang pengusaha Indonesia. Ia saat ini menggeluti bisnis transportasi, dan telah memiliki beberapa kapal tongkang pengangkut BBM.[5] Ahmad Sahroni juga dikenal sebagai ketua Ferrari Owner's Club of Indonesia (FOCI).[2][5]

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Ahmad Sahroni, akrab disapa Roni, lahir di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 8 Agustus 1977.[2] Ia merupakan putra dari sebuah keluarga sederhana yang berprofesi sebagai penjual nasi Padang di Pelabuhan Tanjung Priok.[1][6] Orang tua kandungnya bercerai, ibunya menikah lagi, dan Roni memiliki adik lain ayah bernama Heri Susanto.[4] Keluarga ibunya berasal dari Naras, Padang Pariaman, Sumatera Barat.[4]

Roni menempuh pendidikan dasar dan menengahnya di Tanjung Priok.[2] Ketika itu ia telah mulai mencari penghasilan sendiri dengan menjadi tukang semir sepatu dan ojek payung.[6] Roni kemudian masuk SMA Negeri Baru Cilincing (kini SMAN 114), dan ketika duduk di kelas dua Roni menjadi Ketua OSIS.[2] Selepas SMA tahun 1995, pendidikannya tidak diteruskan ke bangku kuliah.[6]

Karier[sunting | sunting sumber]

Awal karier Roni cukup memprihatinkan, di mana ia yang tinggal di daerah yang kumuh dan miskin mulai mencari pekerjaan di sekitar wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.[1][5] Roni pernah menjadi sopir antar-jemput anak-anak sekolah, tukang cuci kuali raksasa di dapur kapal pesiar asing, pelayan restoran, serta karyawan di beberapa perusahaan.[1][7]

Ketika Roni menjadi karyawan, ia mendapat banyak pengalaman yang berguna, sebelum akhirnya mendirikan perusahaannya sendiri.[4] Mula-mula ia menjadi sopir di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengisian bahan bakar minyak.[4] Ia merangkap mengerjakan administrasi dan pembayaran, serta pekerjaan-pekerjaan suruhan lainnya termasuk sebagai tukang angkat selang pengisi bahan bakar kapal.[2] Setelah beberapa lama, ia semakin menguasai seluk-beluk bisnis tersebut dan jabatannya terus meningkat, sehingga menjadi kepala operasi, kemudian manajer, dan akhirnya direktur.[4] Roni kemudian keluar dan mendirikan perusahaan lain dengan dana dari pemodal, namun hasil dari kerja sama tersebut tidak cukup memuaskan.[4]

Peruntungan Roni mulai berubah pada 2004,[7] yaitu ketika ia membuka perusahaannya sendiri, meskipun pada awalnya menghadapi berbagai kesulitan.[3] Ia kini adalah pemilik perusahaan PT Ekasamudera Lima dan PT Ruwanda Satya Abadi,[4][7] yang memiliki beberapa kapal tongkang pengangkut BBM.[5] Saat ini ia menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2014 - 2019 dari Partai Nasdem.

Personal[sunting | sunting sumber]

Ahmad Sahroni menikah dengan Feby Belinda[2] dan mempunyai satu orang anak.[5]

Roni merupakan penggemar olahraga otomotif dan golf.[3] Ia adalah ketua Ferrari Owner's Club of Indonesia dan memiliki mobil Ferrari seri 430 dan 458, serta Lamborghini Aventador LP-700.[7] Ia juga adalah Bendahara Partai Nasdem DKI Jakarta saat ini.[7]

Pada September 2013, biografi Roni diluncurkan di Kunstkring Paleis, Menteng, Jakarta Pusat, berjudul Ahmad Sahroni: Anak Priok Meriah Mimpi.[1] Buku tersebut ditulis oleh Fenty Effendy, seorang penulis dan mantan jurnalis TV.[1][3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f Hadriani P. (28 September 2013). "Kisah Si Anak Priok Meraih Mimpi". gaya!. Tempo.co. Diakses tanggal 26 November 2013. 
  2. ^ a b c d e f g h Wisnu Guntoro Adi (10 Juni 2013). "Kisah Anak Priok yang Jadi Ketua Klub Ferrari Indonesia". Auto News, Komunitas, Komunitas Mobil, Wacana. DapurPacu.com. Diakses tanggal 26 November 2013. 
  3. ^ a b c d Wahyu Lazuwardi (25 Oktober 2013). "Kisah Anak Priok Ketua Klub Ferrari Dibukukan". Auto News, Komunitas, Komunitas Mobil, Ragam. DapurPacu.com. Diakses tanggal 26 November 2013. 
  4. ^ a b c d e f g h Effendy, Fenty (September 2013). Ahmad Sahroni: Anak Priok Meraih Mimpi. Ruas. ISBN 978-979-25-1649-4. 
  5. ^ a b c d e Zul Sikumbang (7 November 2013). "Kisah sukses anak penjual nasi Padang layak diangkat". Seni Budaya. AntaraNews.com. Diakses tanggal 26 November 2013. 
  6. ^ a b c Rizky Sekar Afrisia (23 September 2013). "Ahmad Sahroni: Dari Jelata ke Pengusaha Sukses". Antique. Viva News. Diakses tanggal 26 November 2013. 
  7. ^ a b c d e Agus Wirawan (30 Juni 2013). "Pernah Diusir dari Loby, Berkantor di Bawah Pohon". Home, Features. JPNN.com. Diakses tanggal 26 November 2013. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]