Stadion Gelora Sriwijaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Stadion Gelora Sriwijaya
Stadion Jakabaring
Gelora Sriwijaya jakabaring.jpg
Informasi stadion
Nama lengkap Stadion Gelora Sriwijaya
Pemilik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Operator Sriwijaya Football Club
Lokasi
Lokasi Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia
Koordinat Koordinat: 2°58′39″LS 104°44′38″BT / 2,977617°LS 104,743808°BT / -2.977617; 104.743808
Konstruksi
Mulai pembangunan 1 Januari 1998
Dibuat 1 Januari 2001
Dibuka 1 Januari 2004
Diperbesar 1 Januari 2004
Direnovasi 1 Januari 2004
Ditutup 2016
Data teknik
Kapasitas 36.000 - 40.000
Pemakai
Sriwijaya Football Club
Kompleks Stadion Gelora Sriwijaya.

Stadion Gelora Sriwijaya (juga disebut Stadion Jakabaring) adalah stadion multifungsi terbesar ketiga di Indonesia setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Utama Palaran. Berlokasi di Palembang, Indonesia, stadion ini juga diakui sebagai salah satu stadion terbaik yang bertaraf internasional.[rujukan?] Kebanyakan, stadion ini difungsikan untuk tempat penyelenggaraan pertandingan-pertandingan sepak bola. Stadion dengan luas lahan sekitar 40 hektar ini dapat memuat hingga 36.000 - 40.000 orang dengan 4 tribun (A, B, C dan D) bertingkat mengelilingi lapangan. Tribun utama di sisi barat dan timur (A dan B) dilindungi atap yang ditopang 2 pelengkung (arch) baja berukuran raksasa. Bentuk atap stadion merupakan simbol kejayaan kemaharajaan Sriwijaya di bidang maritim yang dilambangkan oleh bentuk perahu dengan layar terkembang. Stadion ini beralamat di Jalan Gubernur H. A. Bastari, Jakabaring, Palembang.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pertunjukan kembang api setelah penyulutan obor menandai dimulainya SEA Games XXVI di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia pada tanggal yang istimewa, Jumat, 11-11-2011.

Stadion yang mulai bangun pada tanggal 1 Januari 2001 ini ditujukan untuk menyelenggarakan PON XVI ketika Kota Palembang ditunjuk sebagai penyelenggara pada tanggal 2 September 2004. Stadion ini diberi nama berdasarkan kemaharajaan maritim Sriwijaya yang berpusat di Palembang dan berhasil mempersatukan wilayah barat Nusantara pada abad 7 sampai dengan abad 12. Selain itu stadion ini juga merupakan markas dari klub sepak bola Indonesia, Sriwijaya FC. Stadion ini dipakai sebagai salah satu stadion yang menyelenggarakan pertandingan dalam Piala Asia 2007 sebagai pendamping Stadion Utama Gelora Bung Karno pada hari pertandingan ketiga dan juga perebutan tempat ketiga.Hasil verifikasi AFC menjadikan Stadion ini satu dari 3 stadion standar A AFC di Indonesia.[1] Stadion ini menjadi stadion utama pada upacara pembukaan dan penutupan SEA Games 2011 di Palembang.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://bola.kompas.com/read/2011/10/14/03190348/Stadion.Jakabaring.Masuk.Kategori.A