Stadion Kalegowa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Stadion Kalegowa
Informasi stadion
Pemilik Pemerintah Kabupaten Gowa
Operator Yayasan Olahraga Fajar
Lokasi
Lokasi Bendera Indonesia Pallangga, Gowa, Sulawesi Selatan
Permukaan Rumput
Pemakai
SSB Kalegowa
Persigowa Gowa

Stadion Kalegowa adalah sebuah stadion yang terletak di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Indonesia. Stadion ini menjadi kandang dari Persigowa Gowa.

Pengelolaan[sunting | sunting sumber]

Yayasan Olahraga Fajar (YOF) melalui PT Media Fajar resmi mengelola Stadion Kalegowa, Pallangga, Gowa, selama lima tahun ke depan. Ini setelah pihak PT Media Fajar menandatangani Memorandum of Understranding (MoU) dengan pemerintah Kabupaten Gowa di Kantor Bupati Gowa, Jumat, 21 Mei 2010. Pada kesempatan itu, Komisaris Utama PT Media Fajar, Alwi Hamu, mengatakan bahwa stadion tersebut rencananya akan difungsikan sebagai sarana kompetisi olahraga. Termasuk sepak bola, dengan harapan kembali memunculkan bibit-bibit unggul. Komisaris Utama PT Media Fajar, Syamsu Nur, menambahkan bahwa pengelolaan Stadion Kalegowa merupakan itikad baik PT Media Fajar untuk mengelola fungsi stadion tersebut. "Rencananya, kami akan menyelenggarakan sekolah sepak bola untuk junior di stadion tersebut," jelasnya. Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo, menyambut baik rencana pengelolaan stadion tersebut. Dia mengatakan, setelah mempelajari proposal rencana pengelolaan stadion tersebut, pemkab sejutu. Pasalnya akan banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Gowa. [1]

Penggunaan[sunting | sunting sumber]

Stadion ini dipergunakan untuk menggelar pertandingan - pertandingan sepak bola amatir dan kegiatan olahraga lainnya. Selain untuk olahraga, stadion ini biasa juga dipakai untuk lokasi sholat Ied, Upacara, Konser dan lain-lain.

Pasar[sunting | sunting sumber]

Selain untuk berbagai kegiatan, halaman parkir stadion ini digunakan juga sebagai pasar. tapi Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo akan membenahi pasar di depan Stadion Kalegowa karena menganggu arus lalu lintas dan fungsi stadion. Pembenahan diancang setelah pembangunan Pasar Modern Minasamaupa rampung. "Mungkin, saya akan sedikit keras menertibkan pedagang di depan stadion kalau pasar modern sudah selesai," jelas Ichsan. [2]

Referensi[sunting | sunting sumber]