Mukti Ali

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Mukti Ali
Menteri Agama Republik Indonesia ke-11
Masa jabatan
28 Maret 1973 – 29 Maret 1978
Presiden Soeharto
Didahului oleh K.H. Muhammad Dahlan
Digantikan oleh Alamsyah Ratu Perwiranegara
Informasi pribadi
Lahir 23 Agustus 1923
Bendera Belanda Cepu, Blora, Jawa Tengah, Hindia Belanda
Meninggal 5 Mei 2004 (umur 80)
Bendera Indonesia Yogyakarta, Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Agama Islam

Abdul Mukti Ali (lahir di Cepu, Blora, Jawa Tengah, 23 Agustus 1923 – meninggal di Yogyakarta, 5 Mei 2004 pada umur 80 tahun) adalah mantan Menteri Agama Republik Indonesia pada Kabinet Pembangunan I dan II.[1][2] Ia juga terkenal sebagai Ulama ahli perbandingan agama yang meletakkan kerangka kerukunan antarumat beragama di Indonesia sesuai dengan prinsip Bhineka Tunggal Ika atau istilah yang sering dipakainya "Setuju dalam Perbedaan."[1] Ia juga terkenal sebagai cendekiawan muslim yang menonjol sebagai pembaharu pemikiran Islam melalui Kajian Keislaman (Islamic Studies).[1]

Kehidupan awal dan pendidikan[sunting | sunting sumber]

Mukti Ali memiliki nama kecil Soedjono (Sujono), namun sumber lain ada yang menyebutkan Boedjono (Bujono).[1][3] Sedangkan nama Abdul Mukti Ali sendiri ia dapat dari pemberian K.H. Hamid Pasuruan ketika menjadi gurunya.[3] Ia berasal dari keluarga yang cukup mapan.[3] Ayahnya bernama H. Abu Ali, seorang pedagang setempat yang terpandang.[3] Ia dilahirkan dari keluarga Jawa yang taat beragama.[1] Pada saat kecil, ia menempuh pendidikan formal di Sekolah Rakyat (SR) dan belajar agama serta mengaji al-Qur'an kepada ulama di kampungnya.[1]

Pendidikan pesantren[sunting | sunting sumber]

Setelah lulus sekolah, ayahnya memasukkan Mukti Ali ke pesantren asuhan K.H Usman, Cepu, putera dari Kiai Hasyim Jalakan.[3] Kiai Hasyim Jalakan sendiri merupakan guru dari K.H. Hasyim Asy'ari.[3] Menginjak usia remaja, ia melanjutkan pendidikannya di Pondok Pesantren Termas, Pacitan di bawah asuhan K.H. Dimyati dan puteranya K.H. Abdul Hamid Dimyati.[1] Di pesantren tradisional ini Mukti Ali mengaji di bawah asuhan kiainya dan banyak belajar dan berdiskusi dengan para seniornya.[1] Di antara para senior Mukti Ali tersebut adalah K.H. Abdul Hamid (asal Lasem yang kemudian menetap di Pasuruan) dan K.H. Ali Ma'sum (Rais Aam Syuriyah PBNU 1981-1984).[1] Di Pesantren ini Mukti Ali bersama K.H. Ali Ma'sum sempat merintis berdirinya madrasah, yang kemudian K.H. Ali Ma'sum menjadi kepala sekolah dan Mukti Ali menjadi wakilnya.[1]

Setelah selesai belajar agama di Pesantren Termas, Mukti Ali malanjutkan pendidikan agamanya di Pesantren Hidayah, Saditan, Lasem, Rembang di bawah asuhan K.H. Maksum, ayah dari K.H. Ali Ma'sum, sahabat dan gurunya di pesantren Termas.[1] Meskipun kedua pesantren yang pernah ia singgahi untuk belajar tersebut berbasis Nahdlatul Ulama, namun Mukti Ali tumbuh dan berkembang menjadi ulama intelektual dan ulama pembaharu yang berpengaruh.[1]

Pendidikan akademik[sunting | sunting sumber]

Setelah menuntaskan pendidikan agamanya di berbagai pesantren, Mukti Ali pergi ke Yogyakarta untuk melanjutkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Islam (STI) yang saat itu baru saja berdiri.[3] Ia memutuskan Fakultas Agama sebagai pilhannya.[3] STI inilah yang kelak dikenal sebagai Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta.

Pada tahun 1950, Mukti Ali mendapatkan tugas untuk menjadi staf Kedutaan Republik Indonesia untuk Republik Pakistan di Karachi (ibukota negara pada saat itu).[1] Namun pekerjaan tersebut tidak berlangsung lama, karena ia harus mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya di Kanada.[1] Mukti Ali memilih Faculty of Difinity and Islamic Studies di McGill University, Kanada hingga ia meraih gelar Master of Art (MA).[1] Kemudian ia kembali bertugas di Karachi, Pakistan sekaligus mengambil program doktor untuk perbandingan agama di University Karachi, Lahore.[1]


Pejalanan intelektual[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p H.M. Bibit Suprapto (2009). Ensiklopedi Ulama Nusantara. Gelegar Media Indonesia. ISBN 979-98066-1114-5.  Halaman 53-57.
  2. ^ www.kemenag.id: Prof. Dr. A. Mukti Ali; Modernisasi Politik-Keagamaan Orde Baru. Diakses 15 April 2014
  3. ^ a b c d e f g h www.academia.edu: Mengubah dan Membentuk IAIN: Profil Mukti Ali. Diakses 15 April 2014
Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
K.H. Muhammad Dahlan
Menteri Agama Indonesia
1971 - 1978
Diteruskan oleh:
Alamsyah Ratu Perwiranegara