Madonna
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Madonna | ||
|---|---|---|
Madonna saat peluncuran film I Am Because We Are tahun 2008
|
||
| Latar belakang | ||
| Nama lahir | Madonna Louise Ciccone | |
| Lahir | 16 Agustus 1958 (umur 51) |
|
| Genre | Pop, rock, dance | |
| Pekerjaan | Penyanyi, penulis lagu, penari, produser, sutradara, desainer, aktris, penulis buku, pengusaha | |
| Tahun aktif | 1979–sekarang | |
| Perusahaan rekaman | Sire (1982–1995) Maverick (1992–2004) Warner Bros. (1982–2008) Live Nation Artists (2008-sekarang) |
|
| Situs web | http://www.madonna.com | |
Madonna Louise Ciccone (lahir di Bay City, Michigan, Amerika Serikat, 16 Agustus 1958; umur 51 tahun) adalah seorang penyanyi, penulis lagu, penari, produser, aktris, penulis buku dan pengusaha berkebangsaan Amerika Serikat. Ia merupakan salah satu ikon terbesar dalam sejarah musik populer dunia dan dijuluki sebagai “Ratu Pop”.[1][2] Menurut Guinness World Records, ia merupakan artis rekaman wanita tersukses sepanjang masa.[3] Sejak memulai debutnya di industri musik tahun 1982, Madonna telah meraih kesuksesan besar di seluruh dunia dan terus eksis hingga beberapa generasi. Musik dan penampilan Madonna bahkan telah mempengaruhi banyak penyanyi di seluruh dunia.[4][5]
Madonna dibesarkan di Rochester Hills, sebelum akhirnya pindah ke Kota New York pada tahun 1977 untuk mengejar kariernya. Hingga saat ini, Madonna telah berhasil menjual lebih dari 200 juta album dan 150 juta singel di seluruh dunia. [6][1] Ia dinobatkan oleh Recording Industry Association of America sebagai artis rock wanita terlaris di abad 20 dan artis wanita terlaris kedua di Amerika Serikat.[7][8] Menurut daftar "The Billboard Hot 100 All-Time Top Artists", Madonna merupakan artis solo tersukses di tangga lagu Amerika Serikat dengan 12 singel nomor-satu dan singel top 10 terbanyak dari artis manapun.[9]
Madonna juga dikenal sangat kontroversial karena mencampurkan tema seksual, agama dan politik ke dalam karya-karyanya. Selain bernyanyi, Madonna kemudian juga terjun ke dunia akting. Sayangnya, karier akting Madonna tidak segemilang kariernya di dunia musik. Filmnya yang paling sukses adalah Evita di tahun 1996, yang menghantarkannya meraih penghargaan Golden Globe Awards sebagai Aktris Terbaik.[10] Selain itu, Madonna juga dikenal sebagai penulis yang telah melahirkan banyak buku.
Madonna merupakan penyanyi berpenghasilan tertinggi di seluruh dunia.[1] Setiap tur konser yang digelarnya nyaris selalu sukses dan sold-out, bahkan turnya di tahun 2008, "Sticky & Sweet Tour", merupakan tur artis solo terlaris sepanjang sejarah.[11] Sepanjang perjalanan kariernya, Madonna telah memenangkan banyak penghargaan, termasuk 9 penghargaan Grammy. Nama Madonna juga telah diabadikan di Rock and Roll Hall of Fame atas kontribusinya pada dunia musik.[12]
[sunting] Kehidupan dan karier
[sunting] 1958–1981: Kehidupan awal
Madonna merupakan anak ketiga dari enam bersaudara, dari pasangan Madonna Fortin, seorang wanita keturunan Perancis-Kanada dan Silvio Ciccone, seorang pria Italia-Amerika yang aslinya berasal dari Pacentro, Abruzzo, Italia.[13][14][15] Ibunya meninggal dunia akibat kanker payudara saat Madonna berusia 5 tahun. Ayahnya kemudian menikah lagi dengan pengurus rumah-tangga keluarganya, Joan Gustafson.[16]
Madonna mengenyam pendidikannya di sekolah St. Frederick's dan St. Andrew's Elementary Schools dan kemudian West Middle School. Di sekolahnya ia dikenal sebagai siswi yang pintar. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya di Rochester Adams High School dan menjadi anggota regu cheerleader. Setelah lulus dari sekolah itu, Madonna berhasil mendapatkan beasiswa tari di Universitas Michigan.[17] Guru ballet-nya lah yang meyakinkan Madonna untuk mewujudkan kariernya dalam bidang tari. Di usianya yang ke-19, Madonna kemudian memutuskan meninggalkan kuliahnya dan pindah ke Kota New York pada tahun 1977.[18]
Dengan uang senilai $35, Madonna nekad pergi ke New York dengan menggunakan pesawat dan taksi.[19] Walhasil, uangnya habis dan ia pun hidup dalam kemelaratan. Ia kemudian bekerja sebagai pelayan di restoran cepat saji Dunkin' Donuts dan sebagai penari.[20] Ia bahkan kemudian sempat menjadi model foto telanjang karena sangat membutuhkan uang. Madonna kemudian menjalin hubungan asmara dengan musisi Dan Gilroy, lalu kemudian bersama-sama membentuk grup band rock pertamanya, Breakfast Club.[21][22][23] Pada tahun 1980, Madonna meninggalkan grup tersebut dan membentuk grup Emmy bersama drummer dan mantan pacarnya, Stephen Bray.[24] Mereka kemudian bersama-sama memproduksi lagu-lagu tari yang berhasil mendapat perhatian klub-klub di Kota New York. DJ dan produser rekaman, Marka Kamins tertarik dengan demo rekaman Madonna, lalu kemudian memperkenalkannya kepada Seymour Stein, pendiri Sire Records, label rekaman di bawah Warner Bros. Records.[25] Madonna kemudian direkrut menjadi salah satu artis di perusahaan rekaman tersebut.[26]
[sunting] 1982–1985: Madonna, Like a Virgin dan pernikahan pertama
Pada tanggal 24 April 1982, Madonna merilis singel perdananya berjudul "Everybody".[27] Setahun kemudian, Madonna merilis album pertamanya bertajuk Madonna. Album ini cukup sukses di pasaran dan mencapai peringkat 8 di tangga album Billboard 200 serta peringkat 10 besar di beberapa negara. Selain "Everybody", album ini juga menelurkan 4 singel lainnya, yaitu "Burning Up", "Hollyday", "Lucky Star" dan "Borderline". Perlahan-lahan, penampilan dan gaya berbusana Madonna mulai mempengaruhi banyak gadis dan wanita hingga menjadikannya ikon mode pada dekade 1980-an.[28]
Madonna benar-benar meraih popularitas di seluruh dunia saat merilis album keduanya berjudul Like a Virgin pada tahun 1984. Album ini berhasil mencapai peringkat 1 di beberapa negara dan telah sukses terjual hingga 21 juta keping di seluruh dunia.[29] Singel dari album ini, "Like a Virgin", sukses menduduki posisi puncak tangga lagu Billboard Hot 100 selama enam minggu berturut-turut.[21] Madonna menampilkan lagu tersebut di pegelaran perdana MTV Video Music Awards dengan memakai gaun pengantin dan ikat pinggang "Boy Toy" yang menjadi ciri khasnya saat itu.[30] Penampilannya tesebut merupakan salah satu momen paling berkesan sepanjang sejarah MTV.[30]
Pada tahun 1985, Madonna mulai mencoba bidang akting dengan memerankan sosok seorang penyanyi klub di film Vision Quest. Ia juga merilis singel tema film tersebut, "Crazy for You", yang berhasil menjadi singel nomor-satu kedua Madonna di Amerika Serikat.[31] Madonna juga tampil dalam film komedi Desperately Seeking Susan, yang memperkenalkan singel nomor-satu perdana Madonna di Britania Raya, "Into the Groove".[32] Madonna menjalin cinta dengan aktor Sean Penn, lalu kemudian mereka menikahi pada hari ulang tahun Madonna ke-27.[33]
Pada tahun itu, Madonna memulai tur konser perdananya bertajuk "The Virgin Tour".[34] Tur ini hanya digelar di Amerika Utara meskipun banyak permintaan dari Eropa dan Asia. Saat konsernya di gedung prestisius Radio City Music Hall, New York, Madonna memecahkan rekor dengan 17.672 tiket konser yang seluruhnya habis terjual dalam waktu 34 menit.[35] Madonna juga berpartisipasi dalam konser amal Live Aid untuk menggalang dana bagi krisis kelaparan di Ethiopia.
Pada bulan Juli 1985, majalah Penthouse dan Playboy menghebohkan dunia dengan menerbitkan foto-foto telanjang hitam-putih Madonna yang diambil di tahun 1978 di New York.[36] Karena diterbitkan dalam media yang sah, Madonna tidak bisa mengambil tindakan hukum untuk menghentikan majalah-majalah tersebut.[36] Foto-foto tersebut diambil saat Madonna belum populer dan sangat memerlukan uang untuk bertahan hidup di New York. Saat itu, Madonna hanya dibayar $25 satu sesi pemotretan, sementara foto-foto itu sendiri berhasil terjual hingga $100.000.[36]
[sunting] 1986–1991: True Blue dan Like a Prayer
Pada tahun 1986, Madonna merilis album ketiganya bertajuk True Blue. Album ini berhasil mencapai peringkat satu di berbagai negara dan telah terjual lebih dari 24 juta keping.[37] Album ini sukses menempatkan tiga singel nomor-satu Madonna di tangga lagu Billboard Hot 100 yaitu "Live to Tell", "Papa Don't Preach" dan "Open Your Heart".[31] Pada tahun yang sama, film yang pertama kali dibintangi Madonna, Shanghai Surprise, mendapat sejumlah kritikan.[38]
Pada tahun 1987, Madonna kembali membintangi film Who's That Girl dan merilis album soundtracknya.[31] Pada tahun ini, Madonna menggelar tur musiknya bertajuk "Who's That Girl World Tour".[39] Madonna merilis album remix dari lagu-lagu hits-nya bertajuk You Can Dance. Pada tahun 1988, pemerintah Kota Pacentro, Italia mulai merancang patung Madonna setinggi 13 kaki (4 meter).[40] Patung ini dibangun untuk menandakan bahwa nenek moyang Madonna berasal dari kota tersebut.[41] Pada Januari 1989, Madonna resmi bercerai dengan suami pertamanya, Sean Penn.[42][33]
Album keempat Madonna, Like a Prayer, dilepas pada tahun 1989 dan menduduki peringkat satu di banyak negara termasuk tangga album Billboard 200.[43] Singel pertamanya, "Like a Prayer", meraih kesuksesan besar dan berhasil memuncaki berbagai tangga lagu dunia. Video musik lagu ini menampilkan banyak simbol agama Katolik seperti stigmata dan pembakaran salib, yang mendapat kutukan keras dari pihak Vatikan.[30] Perusahaan minuman ringan Pepsi awalnya mengontrak Madonna untuk lagu tersebut dan menampilkan video tersebut pada iklan komersialnya. Akibat kontroversinya, Pepsi memutuskan untuk mencabut iklan itu dan membatalkan kontraknya dengan Madonna.[44]
Tahun berikutnya, Madonna membintangi film adapatasi dari komik berseri, Dick Tracy. Untuk mengiringi film tersebut, Madonna merilis album soundtrack keduanya yang bertajuk I'm Breathless. Album ini menelurkan singel nomor satu ke-8 Madonna, "Vogue"[45] serta "Sooner or Later" yang memenangkan penghargaan Oscar kategori "Best Original Song".[46] Pada April 1990, Madonna memulai tur dunianya bertajuk "Blond Ambition World Tour", yang menampilkan tema seksual dan agama. Madonna pun menuai kontroversi atas penampilannya pada lagu "Like a Virgin" yang menampilkan dua penari pria yang mencumbu dirinya sebelum ia memperagakan adegan masturbasi.[39] Paus menghimbau kepada seluruh umat Katolik untuk tidak mengikuti konser Madonna.[47] Asosiasi Katolik bernama Famiglia Domani juga memboikot tur tersebut karena menampilkan sensualitas.[48]
Pada November 1990, Madonna merilis album kompilasi terbaik pertamanya bertajuk The Immaculate Collection. Album ini berisikan 15 hits Madonna sepanjang dekade 1980-an, ditambah 2 lagu barunya, "Justify My Love" dan "Rescue Me".[49] Album ini tercatat sebagai kompilasi terlaris di dunia oleh seorang penyanyi wanita dengan penjualan lebih dari 26 juta kopi. Singel nomor-satu kesembilan Madonna di Amerika, "Justify My Love", kembali menuai kontroversi dengan video musiknya yang menampilkan kekerasan seksual, ciuman sesama jenis dan ketelanjangan.[50] Akibatnya, video ini dilarang tayang oleh MTV dan VH1.[51] Di masa ini, Madonna juga berpacaran dengan model dan aktor Tony Ward, lalu kemudian dengan rapper Vanilla Ice.[52]
[sunting] 1992–1996: Kontroversi buku SEX hingga kesuksesan Evita
Pada tahun 1992, Madonna mendirikan perusahaan pertamanya, Maverick, yang terdiri atas perusahaan rekaman (Maverick Records), perusahaan produksi film (Maverick Films) serta divisi penerbitan musik, televisi, merchandise dan buku. Terbitan pertama perusahaan tersebut adalah buku kontroversial Madonna berjudul SEX. Buku tersebut memuat gambar-gambar karya fotografer Steven Meisel. Meskipun menuai reaksi keras di media, buku seharga $50 tersebut seketika laku keras sebanyak 1.500.000 eksemplar.[53][54] Album kelima Madonna, Erotica, yang dirilis pada tanggal 20 Oktober 1992, mencapai peringkat 2 tangga album Billboard 200.[54][55]
Pada tahun 1993, Madonna membintangi dua judul film, masing-masing Body of Evidence dan Dangerous Game. Madonna kembali mendapat kritikan untuk film Body of Evidence yang menampilkan erotisme.[56] Namun untuk Dangerous Game, Madonna menerima sejumlah pujian.[57] Pada akhir tahun 1993, Madonna menggelar tur konser bertajuk "The Girlie Show World Tour".[58] Turnya kali mendapat reaksi negatif di Puerto Riko, dimana saat di panggung ia menggosokan bendera negara itu di antara kakinya.Orang-orang Yahudi Ortodoks juga memprotes konser perdananya di Israel.[39] Di tahun itu, saat Madonna tampil di acara Late Show with David Letterman, ia mengucapkan kata-kata kotor dan meminta Letterman untuk menciumi pakaian dalamnya.[59] Serangkaian kontroversi yang telah dilakukannya, membuat Madonna mendapatkan publikasi negatif dari kritikus dan penggemarnya yang menilai ia sudah terlalu jauh.[60]
Madonna mulai mencoba mengurangi kontroversinya dengan merilis singel "I'll Remember", yang direkamnya untuk film arahan Alek Keshishian, With Honors.[61] Ia kemudian mulai menunjukan penampilan jinaknya bersama David Letterman pada sebuah acara penghargaan dan juga saat tampil pada pertunjukan Jay Leno. Pada tahun 1994, Madonna merilis album keenamnya, Bedtime Stories. Dengan album ini, Madonna mencoba menarik kembali simpati publik dan melunakan citranya.[62] Album ini menelurkan singel "Take a Bow" yang menduduki peringkat satu Billboard Hot 100 selama tujuh minggu.[63][64] Sebagai tindak lanjut dari usahanya untuk melunakan citra, pada Mei 1995, Madonna merilis album kompilasi Something to Remember yang memuat lagu-lagu baladanya, ditambah 2 lagu baru: "You'll See" dan lagu daur ulang dari Marvin Gaye berjudul "I Want You".[65][31]
Pada tahun 1996, Madonna membintangi film tersukses sepanjang karier aktingnya, Evita.[66][67] Album soundtrack film ini memuat 3 singel Madonna, yaitu "You Must Love Me", "Don't Cry For Me Argentina" dan "Another Suitcase in Another Hall". Melalui film ini, ia kemudian meraih penghargaan Aktis Terbaik di Golden Globe Awards.[10] Pada masa ini, Madonna terlibat hubungan percintaan dengan pelatih fitness Carlos Leon. Pada tanggal 14 Oktober 1996, Madonna melahirkan anak pertamanya Lourdes Maria Ciccone Leon, buah dari hubungannya dengan Carlos Leon.[68] Setelah kelahiran anak pertamanya, Madonna mulai menganut kepercayaan Kabala, sebuah aliran mistis Yahudi.
[sunting] 1997–2002: Ray of Light, Music dan pernikahan kedua
Pada tahun 1998, Madonna merilis album ketujuhnya, Ray of Light, yang langsung duduk di peringkat 2 tangga album Billboard 200.[64] Melalui album ini, Madonna berhasil meraih tiga penghargaan di Grammy Awards 1998 untuk kategori "Best Pop Vocal Album", "Best Dance Recording" dan "Best Short Form Music Video".[69][70] Singel pertama dari album ini, "Frozen", menduduki peringkat 2 di Billboard Hot 100.[31] Di Britania Raya, singel ini menjadi singel nomor-satu pertama Madonna dalam 8 tahun terakhir. Di tahun 2005, lagu ini kemudian dituduh sebagai karya plagiat dari lagu ciptaan musisi Belgia, Salvatore Acquaviva yang berjudul "Ma Vie Fount L'camp". Akibatnya, album dan lagu Madonna ini dilarang beredar di Belgia.[71] Singel kedua dari album ini, "Ray of Light", menduduki posisi 5 di Amerika Serikat dan berhasil memenangkan penghargaan MTV Video Music Awards. Lagu ini juga dipakai Microsoft dalam kampanye iklan untuk memperkenalkan Windows XP.[72] Album Ray of Light merupakan salah satu album terbaik Madonna dan termasuk salah satu dari "Rolling Stone's 500 Greatest Albums of All Time".[73]
Pada tahun 2000, Madonna membintangi film The Next Best Thing. Ia menyumbang dua lagu untuk film tersebut, yaitu "Time Stood Still" dan "American Pie", daur ulang lagu milik Don McLean.[74] Pada tahun yang sama Madonna merilis album kedelapannya, Music, yang langsung duduk di peringkat satu tangga album Billboard 200.[75] Album ini mencetak 3 singel: "Music", singel nomor-satu ke-12 Madonna di Amerika Serikat, serta singel "Don't Tell Me" dan "What It Feels Like for a Girl".[76] Madonna kembali menjalin hubungan percintaan, kali ini dengan Guy Ritchie. Pada tanggal 11 Agustus 2000, Madonna melahirkan seorang putra yang ia beri nama Rocco.[77] Pasangan tersebut kemudian menikah di Skotlandia pada tahun yang sama.[78] Setelah pernikahan tersebut Madonna menetap di Inggris dan menjadi wanita terkaya di negeri itu melebihi Ratu Elizabeth II.
Pada Mei 2001, Madonna memulai tur konser kerlimanya bertajuk "Drowned World Tour" di kota-kota Amerika Utara dan Eropa.[39] Tur tersebut menjadi salah satu tur terlaris tahun itu dengan keuntungan $75 juta dari total 47 buah pertunjukan sold-out.[79][80] Madonna kemudian merilis kompilasi terbaik keduanya bertajuk GHV2 yang muncul di posisi 7 di Billboard 200.[81] Pada tahun 2002, Madonna kemudian membintangi film Swept Away yang disutradarai suaminya, Guy Ritchie. Di tahun yang sama ia merilis singel tema film James Bond, "Die Another Day". Singel ini mencapai peringkat 8 di Amerika Serikat dan menerima dua nominasi, yaitu Golden Globe Awards sebagai "Lagu Terbaik" dan Golden Raspberry sebagai "Lagu Terburuk".[31][82][83]
[sunting] 2003–2006: American Life, Confessions on a Dance Floor dan kasus adopsi
Pada tahun 2003, Madonna merilis album kesembilannya berjudul American Life yang memuat tema politik dan kehidupan masyarakat Amerika.[84] Meskipun mencapai peringkat 1 di banyak negara, album ini hanya terjual sebanyak 4 juta keping dan menjadi album dengan penjualan terendah sepanjang karier Madonna.[85][86] Singel yang berjudul sama dengan album ini, "American Life" kembali mengundang kontoversi akibat videonya yang menggambarkan peperangan dan peledakan. Singel ini hanya menduduki peringkat 37 di tangga lagu Billboard Hot 100.[31] Pada tahun yang sama, Madonna tampil dalam perhelatan MTV Video Music Awards, menampilkan lagu "Hollywood" bersama Britney Spears, Christina Aguilera dan Missy Elliott. Pada saat penampilan tersebut, Madonna mencium bibir Britney dan Christina, yang mengakibatkan kehebohan di media masa.[87][88] Pasca penampilan tersebut, Madonna menyumbangkan suaranya pada singel Britney yang berjudul "Me Against the Music".[89]
Pada tahun 2004, Madonna menggelar tur konsernya di Amerika Utara dan Eropa, bertajuk "Re-Invention World Tour". Ini merupakan tur musik tersukses di tahun 2004 dengan keuntungan mencapai $125 juta.[90] Ia kemudian merilis dokumenter dari tur tersebut, I'm Going to Tell You a Secret. Pada tanggal 11 November 2004, Madonna dilantik ke dalam UK Music Hall of Fame atas kontribusinya yang fenomenal pada dunia musik Britania Raya. Pada tahun itu, majalah Rolling Stone juga menempatkan Madonna di posisi 36 dalam daftar "100 Greatest Artists of All Time".[91]
Pasca bencana tsunami tahun 2004, Madonna berpartisipasi dalam konser "Tsunami Aid" yang digelar untuk mengumpulkan dana bagi korban tsunami di Asia.[92] Pada bulan November 2005, Madonna meluncurkan album kesepuluhnya, Confessions on a Dance Floor.[93] Album ini mendapat resensi positif dari para kritikus dan mengembalikan Madonna ke puncak kesuksesan.[94] Singel pertama dari album ini, "Hung Up", berhasil memecahkan rekor dengan menduduki peringkat satu di 45 negara.[95] Singel keduanya, "Sorry", juga berhasil menjadi singel nomor satu ke-12 Madonna di Britania Raya.[96][97]
Pada bulan Mei 2006, Madonna memulai tur konser bertajuk "Confessions Tour". Turnya kali ini meraih kesuksesan besar, dengan jumlah penonton sebanyak 1,2 juta orang dan total keuntungan mencapai $260,1 juta.[98] Penggunaan simbol-simbol keagamaan pada saat penampilannya di lagu "Live to Tell" menyebabkan Gereja Ortodoks Rusia dan Federasi Komunitas Yahudi Rusia mendesak anggotanya untuk memboikot konser Madonna.[99] Pihak Vatikan dan para uskup dari Düsseldorf juga turut serta mengecam konsernya tersebut.[100][101]
Dalam rangkaian turnya, Madonna terbang ke Malawi untuk membantu dan mendanai sebuah panti asuhan sebagai bagian dari program Raising Malawi.[102] Pada 10 Oktober 2006, ia mengadopsi seorang anak laki-laki bernama David Banda Mwale dari panti asuhan tersebut. Madonna mengganti nama anak tersebut menjadi David Banda Mwale Ciccone Ritchie.[103][104] Pengadopsian tersebut mendapat reaksi keras dari publik karena hukum Malawi mengatakan bahwa orang tua pengadopsi harus tinggal di negara tersebut selama satu tahun sebelum mengadopsi anak Malawi.[105] Pada acara The Oprah Winfrey Show, Madonna membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan bahwa tidak ada hukum tertulis di Malawi yang mengatur adopsi oleh pihak asing dan bahwa Banda telah menderita radang paru-paru setelah bertahan dari malaria dan tuberkulosis ketika ia bertemu dengan anak itu.[106][107] Kasus ini adopsi yang rumit ini akhirnya selesai pada 28 Mei 2008.[108]
[sunting] 2007–sekarang: Hard Candy dan Celebration
Pada tahun 2007, Madonna merilis sebuah lagu "Hey You" dalam rangka seri konser Live Earth.[109] Lagu ini dapat diunduh di internet secara gratis di minggu pertamanya. Madonna kemudian mengumumkan keluarnya ia dari Warner Bros. dan menandatangani kontrak senilai $120 selama 10 tahun dengan Live Nation, sebuah divisi musik yang turut ia dirikan.[110] Pada tanggal 10 Maret 2008, Madonna dilantik ke dalam Rock and Roll Hall of Fame.[111] Pada tahun ini, Madonna menulis dan memproduseri I Am Because We Are, sebuah film dokumenter tentang permasalahan hidup yang dihadapi masyarakat Malawi.[112] Madonna juga mensutradarai film pertamanya, Filth and Wisdom.[113]
Pada bulan April 2008, Madonna merilis album studio kesebelasnya, Hard Candy, yang langsung duduk di peringkat satu UK Albums Chart, Billboard 200 dan berbagai negara di dunia.[114][115] Singel pertama dari album ini, "4 Minutes", yang dibawakan duet dengan Justin Timberlake, berhasil menjadikan Madonna artis wanita tersukses di Britania Raya dengan 13 singel nomor-satu.[116] Dengan singel ini, Madonna juga berhasil mengalahkan Elvis Presley untuk jumlah Top 10 hits terbanyak di Amerika Serikat.[117] Untuk menyukseskan album ini, Madonna menggelar rangkaian konser bertajuk Sticky & Sweet Tour, yang berhasil menjadi tur artis solo tersukses dalam sejarah musik dunia, dengan keuntungan mencapai $280 juta.[118][119]
Pada bulan Desember 2008, Madonna resmi bercerai dengan suami keduanya, Guy Ritchie.[120] Tak lama kemudian, ia mulai menjalin hubungan dengan Jesus Luz, seorang model asal Brasil, yang lebih muda 30 tahun darinya. Madonna kembali mengadopsi seorang anak Malawi, Chifundo "Mercy" James.[121] Meskipun awalnya kembali mendapat tentangan, pada tanggal 12 Juni 2009, Pengadilan Tinggi Malawi mengabulkan permohonan Madonna untuk mengadopsi anak tersebut.[122]
Pada tahun 2009, Madonna merilis kompilasi terbaik ketiganya, Celebration. Album ini memuat lagu-lagu hits sepanjang 3 dekade perjalanan karier Madonna, termasuk singel baru berjudul "Celebration".[123]
[sunting] Warisan dan pengaruh
Madonna memiliki pengaruh yang cukup kuat dalam kebudayaan kontemporer dunia. Musik, penampilan dan performa Madonna telah mempengaruhi banyak penyanyi di seluruh dunia, sebut saja Britney Spears, Destiny's Child, Jennifer Lopez, Kylie Minogue, Pink dan yang lainnya.[124][125] Di Indonesia, penyanyi Agnes Monica juga mengakui Madonna sebagai salah satu inspirasinya.[126] Madonna memiliki pengaruh yang cukup kuat pada pencitraan, tarian dan video musiknya yang provokatif. Menurut Rolling Stone, ia merupakan salah satu tokoh paling besar dalam musik pop sepanjang masa.[127] The Times juga mengatakan Madonna sebagai tokoh revolusi wanita dalam dunia musik.[125]
Nama Madonna telah diabadikan di Rock and Roll Hall of Fame pada tahun 2008, selang 25 tahun perjalanan kariernya di dunia musik.[12] Sepanjang perjalanan kariernya, Madonna telah menerima banyak penghargaan dan memecahkan sejumlah rekor atas pencapaiannya. Madonna memegang 5 penghargaan Guinness World Records, termasuk di antaranya sebagai artis rekaman wanita tersukses sepanjang masa.[3] Ia juga telah memenangkan 9 penghargaan Grammy dari total 29 nominasi. Majalah Billboard dalam daftar "All-Time Top Artists" juga menobatkan Madonna sebagai artis solo tersukses di Amerika Serikat, kedua secara keseluruhan setelah The Beatles.[9] Ia memiliki 12 singel nomor-satu dan 37 singel top 10 terbanyak dari artis manapun. Ia juga memiliki singel bersertifikat gold terbanyak di Amerika Serikat. Kesuksesan Madonna tidak hanya di terbatas di Amerika Serikat, namun tersebar di berbagai belahan dunia. Ia adalah penyanyi wanita pertama yang mampu menempatkan album-albumnya pada peringkat satu di banyak negara dalam waktu yang bersamaan. Ia juga merupakan artis wanita tersukses sepanjang sejarah musik Britania Raya dengan 13 singel nomor-satu serta 11 album nomor terbanyak, bersaing dengan Elvis Presley. Madonna telah menjual lebih dari 200 juta album dan 150 juta singel di seluruh dunia, secara total rekaman menjadikannya artis wanita terlaris sepanjang masa.[7][8]
Madonna merupakan tokoh panutan bagi para pengusaha wanita dalam industri hiburan. Ia telah berhasil mengumpulkan kekayaan 1,2 milyar dollar hanya dalam 10 tahun kariernya.[4] Madonna merupakan penyanyi terkaya dan penyanyi dengan bayaran termahal di seluruh dunia.[1] Salah satu pendongkrak kekayaan Madonna adalah konser-konsernya yang nyaris selalu sukses dan sold-out. Dengan rangkaian konser "Sticky & Sweet Tour" di tahun 2008, Madonna memegang rekor untuk tur konser terlaris sepanjang sejarah oleh artis solo. Madonna telah terlibat dalam sejumlah kegiatan sosial, termasuk di antaranya mendanai seluruh panti asuhan di Malawi (program organisasi Raising Malawi) dan beberapa konser amal. Kesuksesan dan eksistensinya membuat Madonna menjadi ikon musik populer internasional selama tiga dekade.
[sunting] Diskografi
[sunting] Album studio
|
[sunting] Album soundtrack
[sunting] Album kompilasi
[sunting] Album live
|
[sunting] Karya-karya lain
[sunting] Lihat pula
[sunting] Catatan kaki
- ^ a b c d Reporter, Daily Mail Queen of Pop Madonna crowned highest earning female singer on earth. Daily Mail. Associated Newspapers. Diakses pada 19 Juni 2009
- ^ R. Gairola, "Re-worldling the Oriental: Critical Perspectives on Madonna as Geisha" in S. Fouz-Hernández and F. Jarman-Ivens, eds, Madonna's drowned worlds: new approaches to her cultural transformations, 1983-2003 (Aldershot: Ashgate Publishing, Ltd., 2004), p. 104.
- ^ a b Bowman, Edith BBC World Visionaries: Madonna Vs. Mozart. BBC News. Diakses pada 12 Mei 2008 Kutipan: In 2000, Guinness World Records listed Madonna as the most successful female recording artist of all time.
- ^ a b Kramarae, p. 459
- ^ Fouz-Hernández, p. 162
- ^ IFPI Platinum Europe Awards: July & August 2006. IFPI News. Diakses pada 14 Desember 2007
- ^ a b Top Selling Artists. Recording Industry Association of America. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ a b "The American Recording Industry Announces Its Artists of the Century", Recording Industry Association of America, November 10, 1999. Diakses pada 30 Januari 2008.
- ^ a b "Billboard Hot 100 Chart 50th Anniversary", Billboard. Diakses pada 1 Oktober 2009.
- ^ a b Busari, Stephanie, "Hey Madonna, Don't Give Up the Day Job!", CNN, Turner Broadcasting System, March 24, 2008. Diakses pada 21 Maret 2008Kutipan: Apart from a role in Evita, for which she won a Golden Globe best actress award, Madonna's contribution to the film world can be, at best, described as forgettable..
- ^ Callan, James Madonna’s ‘Sticky & Sweet’ Highest-Grossing Solo Tour. Bloomberg.com. Diakses pada 23 Mei 2009
- ^ a b Madonna Leads List of Rock Hall Inductees. CNN. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ Madonna Biography. FOX News. Diakses pada 5 Juni 2008
- ^ Worrell, Denise, "Now: Madonna on Madonna", TIME, 27 Mei 1985. Diakses pada 5 Juni 2008.
- ^ The Child Who Became a Star: Madonna Timeline. The Daily Telegraph. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ Madonna Biography: Part 1. People. Diakses pada 29 Mei 2008
- ^ Tilden, Imogen Madonna. The Guardian. Diakses pada 29 Mei 2008
- ^ "A Star with Staying Power". People in the News. CNN.
- ^ Madonna on Coming to New York City to Be a Dancer. TalkEntertainment.com. Diakses pada 29 Mei 2008
- ^ "Madonna: Queen of Pop". Biography. The History Channel. 5 minutes in.
- ^ a b Madonna Biography. Music Atlas. Diakses pada 28 Desember 2007
- ^ Morton, p. 23
- ^ Madonna Biography: Part 1. People. Diakses pada 13 Januari 2008
- ^ (2008). Biography - Madonna. Rolling Stone. Diakses pada 29 April 2008
- ^ Taraborrelli, p. 43
- ^ Madonna, Beastie Boys Nominated For Rock And Roll Hall Of Fame. MTV News. Diakses pada 29 Mei 2008
- ^ Holden, Stephen, "Madonna Makes a $60 Million Deal", New York Times. Diakses pada 27 Mei 2008.
- ^ History of Fashion. American Vintage Blues. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ Orange: Contrasting fortunes as Madonna and Jacko turn 50. Orange.mu. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ a b c Lippens, Nate Making Madonna: 10 Moments That Created an Icon. Live Earth: The Concerts For a Climate in Crisis. MSN Music. Diakses pada 4 Januari 2008
- ^ a b c d e f g Artist Chart History - Madonna. Billboard. Nielsen Business Media, Inc. Diakses pada 12 Maret 2009
- ^ "Madonna Scores 12th Chart Topper in the UK", BBC News. Diakses pada 9 Juni 2008.
- ^ a b Greig, Geordie Geordie Greig Meets Madonna: Secret Life of a Contented Wife. The Sunday Times. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ Preles, Warren, pp. 23-25
- ^ Madonna Biography. Tribute Entertainment Media Group. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ a b c Morton, pp. 134-135
- ^ Why Madonna's still a material girl. Timesonline. Diakses pada 5 April 2009
- ^ Madonna Biography. Tribune Entertainment Media Group. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ a b c d Smith, Neil, "Show Stealer Madonna on Tour", BBC, May 24, 2004. Diakses pada 12 Februari 2008Kutipan: This, after all, was the tour that introduced Jean-Paul Gaultier's infamous conical bra outfit and featured the singer simulating masturbation during Like a Virgin..
- ^ Cross, p. 100
- ^ Cross, p. 105
- ^ Horton, p. 56
- ^ O' Brien, p. 71
- ^ Madonna Biography. MyVillage. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ Poll: 'Vogue' Is Fave Madonna Chart-Topper. Billboard. Nielsen Business Media, Inc. Diakses pada 14 Desember 2007
- ^ Pitts, p. 40
- ^ Grunt, Gary, "Madonna's giant cross offensive", BBC, BBC News, May 23, 2006. Diakses pada 28 Mei 2006Kutipan: In 1990, the Pope called for a boycott of the Blond Ambition Tour, in which Madonna simulated masturbation during Like a Virgin..
- ^ Sexton, p. 88
- ^ Cross, p. 128
- ^ Madonna - 10 Moments That Created an Icon. MSN. Diakses pada 4 Januari 2008 Kutipan: The music video for "Justify My Love", directed by Jean-Baptiste Mondino, showed Madonna in suggestive scenes of S & M, bondage, same-sex kissing and brief nudity.
- ^ Madonna: Rebel without a Cause. (PDF) Rutgers University. Diakses pada 27 Mei 2008
- ^ "Crazy for Madonna's Men", USA Today. Diakses pada 7 Januari 2008Kutipan: Madonna and model Tony Ward briefly dated in 1990", "Vanilla Ice and Madonna were together for eight months in 1992..
- ^ Morton, p. 54
- ^ a b Kirschling, Gregory, "The Naked Launch", Entertainment Weekly, Time Inc.. Diakses pada 27 Mei 2008.
- ^ The Billboard 200: Erotica. Billboard. Nielsen Business Media. Diakses pada 4 Januari 2008
- ^ Body of Evidence. Rotten Tomatoes. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ Maslin, Janet Film Review, Dangerous Game. The New York Times. The New York Times Company. Diakses pada 10 Juli 2008
- ^ Booth, Samantha, "25 Years of Madonna", Daily Record, April 26, 2007. Diakses pada 10 Juni 2008.
- ^ Watson, p. 143
- ^ Taraborrelli, pp. 232-235
- ^ Taraborrelli, p. 242
- ^ Taraborrelli, p. 235
- ^ International, Publication Madonna's 25 Most Popular Songs. How Stuff Works. Diakses pada 26 Mei 2009
- ^ a b Erlewine, Stepehen Thomas allmusic ((( Madonna > Overview ))). Allmusic. Macrovision Corporation. Diakses pada 3 Januari 2008
- ^ Erlewine, Stephen Thomas allmusic ((( Something to Remember > Overview ))). Allmusic. Macrovision Corporation. Diakses pada 30 Juli 2009
- ^ Fashion Timeline - Madonna. MSN. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ Pareles, Jon Evita - Madonna, Chic Pop Star, As Chic Political Leader. The New York Times. The New York Times Company. Diakses pada 26 Mei 2009
- ^ Voller p. 117
- ^ "That thing: Lauryn Hill sets Grammy record", CNN, February 24, 1999. Diakses pada 9 Februari 2008Kutipan: Pop queen Madonna, now 40, earned three Grammys..
- ^ Grammy Award Winners. Grammy Awards. Diakses pada 27 Mei 2008
- ^ "Madonna in plagiarism case defeat", BBC News, November 18, 2005. Diakses pada 21 Januari 2007.
- ^ Saunders, Christopher Microsoft Hopes Ray of Light Makes XP Shine. Clickz. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ "The Rolling Stone 500 Greatest Albums of All Time", Rolling Stone, Jann S. Wener. Diakses pada 6 Juni 2008.
- ^ American Pie. BBC Radio 2. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ Zahlaway, Jon, "Madonna's "Music" claims No. 1 spot on album chart", LiveDaily, September 27, 2000. Diakses pada 28 Mei 2008.
- ^ Music: Album overview. Madonna.com. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ Madonna gives birth to boy. CNN. Diakses pada 5 Mei 2006
- ^ "Madonna Weds Her Guy", BBC News, December 22, 2000. Diakses pada 5 Juni 2008.
- ^ The Concert Hotwire. Pollstar. Diakses pada 3 Juni 2008
- ^ Susman, Gary Materialist Girl. Entertainment Weekly. Time Inc.. Diakses pada 3 Juni 2008
- ^ Erlewine, Stephen Thomas allmusic ((( GHV2 > Overview ))). Allmusic. Macrovision Corporation. Diakses pada 26 Mei 2009
- ^ Die Another Day. GreenCine. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ "Golden Raspberry Awards past winners database", Los Angeles Times, Tribune Company. Diakses pada 14 Juni 2008.
- ^ American Life by Madonna: Review. Metacritic. Diakses pada 30 Desember 2007
- ^ Hastings, Chris, "Thank You For the Music! How Madonna's New Single Will Give Abba Their Greatest-Ever Hit", The Daily Telegraph, October 16, 2005. Diakses pada 7 Januari 2008.
- ^ Madonna - Entertainer. BBC h2g2. Diakses pada 3 Januari 2008
- ^ Warn, Sarah VMA's Madonna-Britney-Christina Kiss: Progress or Publicity Stunt?. AfterEllen.com. Diakses pada 28 Mei 2009
- ^ Gardner, Elysa, "Madonna, Spears, Aguilera shock at MTV Awards", USA Today, Gannett Company. Diakses pada 10 Januari 2007.
- ^ Taraborrelli, p. 233
- ^ Madonna Ready to Dance on World Tour. China Daily. Diakses pada 23 Mei 2008
- ^ The Immortals: The First Fifty. Rolling Stone Issue 946. Diakses pada 3 Januari 2008
- ^ "Hollywood, music stars join forces in tsunami telethon", ABC News. Diakses pada 14 Juni 2008.
- ^ Caulfield, Keith U.S. Radio hangs up on Madonna. Billboard. Nielsen Business Media, Inc. Diakses pada 30 Desember 2007
- ^ Confessions On A Dance Floor. Metacritic. Diakses pada 3 Januari 2008
- ^ Glenday, p. 167
- ^ "Madonna Storms to 12th UK Number One", The Epoch Times. Diakses pada 30 Desember 2007.
- ^ "Madonna Smashes Record in UK Charts", RTE Entertainment. Diakses pada 10 Juni 2008.
- ^ Top 25 Tours of 2006. Billboard. Nielsen Business Media, Inc. Diakses pada 30 Desember 2007
- ^ "Boycott of Madonna Moscow concert urged", Jewish News Weekly of Northern California, August 18, 2006. Diakses pada 21 Januari 2008.
- ^ "Madonna defies prosecution threat", BBC News Channel, 2006-08-20. Diakses pada 10 Juli 2008.
- ^ Pisa, Nick, "Vatican fury at 'blasphemous' Madonna", The Daily Telegraph. Diakses pada 9 Desember 2007.
- ^ "Madonna adopts Malawian child, says father", October 2006. Diakses pada 23 Februari 2008.
- ^ Perry, Simon, "Boy Madonna Hopes to Adopt Leaves Africa", People, Time Inc., October 2006. Diakses pada 16 Oktober 2006.
- ^ "Madonna names baby", The Boston Globe. Diakses pada 9 Juni 2008.
- ^ "Madonna Adoption Plans Trigger Broad Backlash", Reuters Wire Services, 2006-10-17. Diakses pada 23 Februari 2008.
- ^ Kapos, Shia, "Madonna: Boy's Father Has Been Manipulated", People. Diakses pada 9 Juni 2008.
- ^ Heher, Ashley M, "Madonna Disappointed by Criticism", San Francisco Chronicle, 2006-10-25. Diakses pada 14 Juni 2008.
- ^ Tenthani, Raphael, "Madonna 'Over the Moon' About Finalized Adoption", People, Time Inc., May 28, 2005. Diakses pada 28 Mei 2008.
- ^ Madonna Writes New Song "Hey You" for Live Earth. Diakses pada 17 Mei 2007
- ^ Madonna Joins Forces With Live Nation in Revolutionary Global Music Partnership. PR Newswire. Diakses pada 3 Juni 2008
- ^ "Madonna to be inducted into Rock'n'Roll Hall Of Fame", NME News. Diakses pada 17 Desember 2007.
- ^ I Am Because We Are. A Documentary Film produced by Madonna. Diakses pada 9 Juni 2008
- ^ Elan, Priya, "Review: Madonna's Filth and Wisdom", The Times, April 3, 2008. Diakses pada 14 Juni 2008.
- ^ Madonna celebrates chart double. BBC. BBC News. Diakses pada 7 Mei 2008
- ^ Hasty, Katie. Madonna Leads Busy Billboard 200 with 7th #1. Billboard. Nielsen Business Media, Inc. Diakses pada 7 Mei 2008
- ^ Schmidt, Veronica. Madonna Goes to No. 1 For the 13th Time. The Times. Diakses pada 21 April 2008
- ^ Hasty, Katie Mariah, Madonna Make Billboard Chart History. Billboard. Diakses pada 4 April 2008
- ^ Madonna's 'Sticky & Sweet' Tour: 58 Shows - 2,350,282 Fans!!!. International Business Times. Diakses pada 24 Mei 2009
- ^ Lewis, Randy. "'08 tour leader: Madonna", Los Angeles Times, December 29, 2008. Diakses pada 7 Januari 2009.
- ^ Madonna gives Guy £50m in divorce. BBC. Diakses pada 23 Mei 2009
- ^ Madonna's bid to adopt second child from Malawi is blocked. Daily Record. Diakses pada 7 Juli 2009
- ^ Tyre, Blan Madonna Wins Adoption Battle. CBS News. CBS Interactive Inc.. Diakses pada 19 Juni 2009
- ^ Caulfield, Keith, "Madonna's 'Celebration' Hits Collection To Feature Two New Songs", Billboard, Nielsen Business Media, Inc, 2009-07-23. Diakses pada 23 Juli 2009.
- ^ Fouz-Hernández, p. 161
- ^ a b Fouz-Hernández, p. 162
- ^ Profil. Agnes Monica Official. Diakses pada 1 Oktober 2009
- ^ Madonna. Rolling Stone. Jann S. Wener. Diakses pada 3 Agustus 2008
[sunting] Daftar pustaka
- Brackett, Nathan (2004). The New Rolling Stone Album Guide, Rev Upd, Simon & Schuster. ISBN 0743201698.
- Clark, Carol (2002). Madonnastyle. Omnibus Press. ISBN 0-7119-8874-9.
- Cross, Mary (2007). Madonna: A Biography. Greenwood Publishing Group. ISBN 0313338116.
- Fouz-Hernández, Santiago (2004). Madonna's Drowned Worlds. Ashgate Publishing, Ltd. ISBN 0-7546-3372-1.
- Friskics-Warren, Bill (2006). I'll Take You There: Pop Music and the Urge for Transcendence. Continuum International Publishing Group. ISBN 0826419216.
- George-Warren, Holly (ed.) [1997] (1997). Madonna: The Rolling Stone Files: The Ultimate Compendium of Interviews, Articles, Facts and Opinions from the Files of Rolling Stone. Hyperion Books. ISBN 0786881542.
- Glenday, Craig (2007). Guinness Book of World Records 2007, Mass Market Paperback, Bantam Books. ISBN 055358992X.
- Guralnick, Peter; Douglas Wolk (2000). Best Music Writing. Da Capo Press. ISBN 0306809990.
- Hoban, Phoebe (2004). Basquiat: A Quick Killing in Art. Penguin Books. ISBN 0143035126.
- Horton, Rosalind (2007). in Sally Simmons: Women Who Changed the World. Quercus, 196. ISBN 1847240267.
- Kellner, Douglas (1995). Media Culture: Cultural Studies, Identity, and Politics Between the Modern and the Postmodern. Routledge. ISBN 0415105706.
- Kramarae, Cheris; Dale Spender (2000). Routledge International Encyclopedia of Women: Global Women's Issues and Knowledge. Routledge, 1408. ISBN 0415920914.
- Metz, Andrew; Carol Benson (1999). The Madonna Companion: Two Decades of Commentary. Music Sales Group. ISBN 0825671949.
- O'Brien, Lucy (2007). Madonna: Like an Icon. HarperCollins, 50. ISBN 0593055470.
- Orgill, Roxanne (2001). Shout, Sister, Shout!: Ten Girl Singers who Shaped a Century. Simon and Schuster. ISBN 0689819919.
- Pitts, Michael [1979] (2004). Famous Movie Detectives. Scarecrow Press, 107. ISBN 0810836904.
- Rettenmund, Matthew [1995] (1995). Madonnica: The Woman & The Icon From A To Z. St. Martin's Press. ISBN 0312117825.
- Robertson, Pamela (1996). Guilty Pleasures: Feminist Camp From Mae West to Madonna. Durham, North Carolina: Duke University Press. ISBN 978-0822317487. Diakses pada 23 Mei 2009.
- Rooksby, Rikky (2004). The Complete Guide to the Music of Madonna. Omnibus Press. ISBN 0711998833.
- Rust, Paula C. Rodriguez (2000). Bisexuality in the United States: A Social Science Reader. New York: Columbia University Press. “Madonna's relationships with women have been the subject of public intrigue and scrutiny. She has been linked with Naomi Campbell and Saundra Bernhardt. Madonna's sexual fluidity has been attributed to the social liberation of bisexuality in the United States in the 1990's.”
- Sexton, Adam [1992] (1993). Desperately Seeking Madonna: In Search of the Meaning of the World's Most Famous Woman. Delta. ISBN 0385306881.
- St. Michael, Mick (2004). "Music", Madonna talking: Madonna in Her Own Words. Omnibus Press, 35. ISBN 1844494187.
- Streitmatter, Rodger (2004). Sex Sells!. Westview Press, 126-127. ISBN 9780813342481.
- Taraborrelli, Randy J. (2002). Madonna: An Intimate Biography. Simon and Schuster. ISBN 0743228804.
- Tetzlaff, David (1993). Metatextual Girl. Westview Press.
- Victor, Barbara (2001). Goddess, Inside Madonna. Cliff Street Books, 23. ISBN 0-06-019930-X.
- Voller, Debbie (1999). Madonna: The Style Book. Omnibus Press. ISBN 0711975116.
- Warren, Holly; George, Patricia Romanowski, Patricia Romanowski Bashe, Jon Pareles (2001). The Rolling Stone Encyclopedia of Rock & Roll, Rev Upd, Fireside, 596. ISBN 0743201205.
- Welton, Donn (1998). Body and flesh: a philosophical reader. Wiley-Blackwell. ISBN 1577181263.
[sunting] Pranala luar
- (en) Madonna di Internet Movie Database
- (en) Madonna di Allmusic
- (en) Madonna di Rolling Stone
- (en) Video Madonna di YouTube
- (id) Profil, berita dan lirik lagu Madonna di KapanLagi.com
|
|||||||||||||||||