Zainab binti Muhammad

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Nabi Muhammad
زينب بنت محمد.png
Kaligrafi nama
Zainab binti Muhammad
Kun-yahUmmu Umamah
NamaZainab
LahirZainab binti Muhammad
10 tahun sebelum diutusnya kenabian, 23 tahun sebelum H / tahun 600
KebangsaanIslam (sebagai kerajaan Teokrasi).
EtnisArab, suku Quraisy, bani Hasyimiyah
ZamanPra Hijriah - Abad pertama Hijriah
Wilayah aktifJazirah Arab
Dipengaruhi  oleh
Keturunan'Ali bin Abul 'Ash bin Ar-Rabi'
Umamah binti Abul 'Ash bin Ar-Rabi'
Orang tuaMuhammad
Khadijah binti Khuwailid

Zainab Binti Muhammad adalah putri sulung Muhammad Shalallahu Alaihi Wa Sallam.[1] Ia adalah anak perempuan dari istri Muhammad yang bernama Khadijah binti Khuwailid.[1] Lahir 23 tahun sebelum Hijrah/600 M di Kota Mekah dan wafat 8 H/ 629 M dalam usia 29 tahun di Kota Madinah.

Perkawinan[sunting | sunting sumber]

Ia kawin dengan seorang laki-laki bernama AbuI 'Ash Bin Al-Rabi'.[1] Lelaki ini adalah sepupu dari ibunya sendiri.[1] Suami Zainab awalnya bukan pemeluk agama Islam.[1] Suaminya beberapa kali dipenjarakan dan Zainablah yang berusaha untuk membebaskan suaminya.[1] Salah satu usaha Zainab membebaskan suaminya adalah dengan menjual seuntai kalung milik ibunya, Khadijah binti Khuwailid dan menebus suaminya dari Muhammad.[1] Muhammad mengajukan syarat kepada Zainab agar suaminya dapat dibebaskan.[2]

Syaratnya adalah Zainab harus pergi ke Madinah apabila ingin suaminya dibebaskan.[2] Zainab pun menyetujui syarat tersebut.[2] Suaminya sempat dibebaskan tetapi kemudian dimasukkan lagi ke penjaran sampai akhirnya dibebaskan kembali karena Zainab turut campur tangan dalam proses pembebasan.[1] Setelah suaminya Zainab memeluk agama Islam maka Zainab menikah untuk kedua kalinya secara Islam.[1] Zainab mempunyai dua orang anak yang bernama Ali dan Umamah binti Abul 'Ash ar-Rabi'.[1] Akan tetapi, Ali meninggal saat masih bayi.[1] Umamah menikah dengan Ali bin Abi Thalib setelah wafatnya Fatimah binti Muhammad serta dinikahi Mughirah bin Naufal setelah 'Ali meninggal. Memiliki seorang anak.[1] atau menurut pendapat lain, 2 orang anak, yaitu Yahya bin al-Mughirah dan Muhammad al-Ausath bin 'Ali bin Abi Thalib.[3]

Meninggal[sunting | sunting sumber]

Zainab binti Muhammad Muhammad, dia meninggal tahun 8 H/ 629 M di Madinah pada usia 29 tahun dalam keadaan sakit dan dikuburkan di pemakaman Jannatul Baqi, kota Madinah, Saudi Arabia.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i j k l Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve
  2. ^ a b c "zainab bint muhammad". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-28. Diakses tanggal 26 Mei 2013. 
  3. ^ ^^ Ibnu Jarir, Tarikh at-Thabari, Juz 5, hal. 154, Libanon.
  4. ^ ^^^ Ibnu Abdil Bar, al-Isti'ab fi Ma'rifati Ashab, Juz 4, hal. 1853-1854.