Tiang api

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
"Tiang api", lukisan dalam The art Bible (1896)

Tiang api (bahasa Inggris: Pillar of fire) adalah salah satu manifestasi Allah (teofani) dalam kitab Taurat, kumpulan lima kitab pertama dalam Alkitab Ibrani (atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen). Menurut Kitab Keluaran, tiang awan menuntun umat Israel pada siang hari ketika bangsa itu keluar dari Mesir di bawah pimpinan Musa. Tiang api ini secara tradisional dikaitkan dengan manifestasi kehadiran ilahi pada siang hari sebagai tiang awan. Dengan demikian bangsa itu "dapat berjalan siang dan malam"".[1]

Catatan Alkitab[sunting | sunting sumber]

  • Keluaran 13:21-22 "TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam. Dengan tidak beralih tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada waktu malam di depan bangsa itu."
  • Keluaran 14:24 Dan pada waktu jaga pagi, TUHAN yang di dalam tiang api dan awan itu memandang kepada tentara orang Mesir, lalu dikacaukan-Nya tentara orang Mesir itu.
  • Bilangan 14:14 mereka akan berceritera kepada penduduk negeri ini, yang telah mendengar bahwa Engkau, TUHAN, ada di tengah-tengah bangsa ini, dan bahwa Engkau, TUHAN, menampakkan diri-Mu kepada mereka dengan berhadapan muka, waktu awan-Mu berdiri di atas mereka dan waktu Engkau berjalan mendahului mereka di dalam tiang awan pada waktu siang dan di dalam tiang api pada waktu malam.
  • Ulangan 1:33 "yang berjalan di depanmu di perjalanan untuk mencari tempat bagimu, di mana kamu dapat berkemah: dengan api pada waktu malam dan dengan awan pada waktu siang, untuk memperlihatkan kepadamu jalan yang harus kamu tempuh."
  • Nehemia 9:12 Dengan tiang awan Engkau memimpin mereka pada siang hari dan dengan tiang api pada malam hari untuk menerangi jalan yang mereka lalui.
  • Nehemia 9:19 Engkau tidak meninggalkan mereka di padang gurun karena kasih sayang-Mu yang besar. Tiang awan tidak berpindah dari atas mereka pada siang hari untuk memimpin mereka pada perjalanan, begitu juga tiang api pada malam hari untuk menerangi jalan yang mereka lalui.
  • Wahyu 10:1 Dan aku melihat seorang malaikat lain yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]