Keluaran 18

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
pasal 17       Keluaran 18       pasal 19
Plate X. The S.S. Teacher's Edition: The Holy Bible. New York: Henry Frowde, Publisher to the University of Oxford, 1896.

Gambar sebuah gulungan Taurat modern, terbuka pada halaman yang memuat "Kidung Laut" (Keluaran 15:1-19) jelas dengan penataan khusus. Teacher's Edition: The Holy Bible. New York: Henry Frowde, Publisher to the University of Oxford, 1896.
Kitab: Kitab Keluaran
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 2
Kategori: Taurat

Keluaran 18 (disingkat Kel 18) adalah bagian dari Kitab Keluaran dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Termasuk dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]

Teks[sunting | sunting sumber]

Waktu[sunting | sunting sumber]

  • Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi sesudah bangsa Israel meninggalkan tanah Mesir,[3] setelah hari yang kelima belas bulan yang kedua (~25 Mei 1446 SM)[4]), lebih dari sebulan sejak mereka keluar dari tanah Mesir.[5]

Tempat[sunting | sunting sumber]

Di Rafidim

Struktur[sunting | sunting sumber]

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

Ayat 5[sunting | sunting sumber]

Ketika Yitro, mertua Musa, beserta anak-anak dan isteri Musa sampai kepadanya di padang gurun, tempat ia berkemah dekat gunung Allah[6]

Yitro, imam di Midian, mertua Musa, membawa serta Zipora, isteri Musa—yang dahulu disuruh Musa pulang[7], bersama kedua putra Musa, Gersom dan Eliezer.[8].

Mertua Musa[sunting | sunting sumber]

Secara khusus dalam pasal ini disebutkan gelar "mertua Musa" (dalam bahasa Ibrani: "חתן משה", khō·ṯên mosyeh) berulang-ulang sampai 13 kali untuk Yitro.[9] Hal ini bukan sekadar untuk memberikan keterangan melainkan lebih ke arah penghormatan khusus kepada seseorang yang berotoritas.[10] Sewaktu Musa melarikan diri dari Mesir sebagai pengembara tanpa rumah ke Midian, Yitro menerimanya sebagai anggota keluarga, bahkan memberikan salah seorang putrinya diperistri Musa.[11] Karenanya, Musa memandang Yitro sebagai figur ayah yang berwenang, sehingga segala nasihatnya dipatuhi oleh Musa:

Musa mendengarkan perkataan mertuanya itu dan dilakukannyalah segala yang dikatakannya.[12]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
  2. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada perjanjian lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
  3. ^ Keluaran 12:40-41
  4. ^ Amenhotep II sebagai Firaun waktu Israel meninggalkan Mesir oleh Douglas Petrovich
  5. ^ Keluaran 16:1
  6. ^ Keluaran 18:5
  7. ^ Keluaran 4:18-26
  8. ^ Keluaran 18:2-4
  9. ^ Keluaran 18 ayat 1, 2, 5, 6, 7, 8, 12 (dua kali), 14, 15, 17, 24 dan 27
  10. ^ The Nelson Study Bible. Thomas Nelson, Inc. 1997
  11. ^ pasal 2dan 4
  12. ^ Keluaran 18:24

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]