Malam Jumat Kliwon (film 2007)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Malam Jumat Kliwon
Malam jumat kliwon.jpg
Sutradara Koya Pagayo
Produser Shankar RS
Penulis Ery Sofid
Pemeran Robertino
Ben Joshua
Gracia Indri
Debby Kristy
Nadiah M. Hassan
Daffy Ariaga
Musik Teguh Pribadi
Sinematografi Dharma You
Penyunting Azis Natandra
Distributor Indika Entertainment
Durasi
90 menit
Negara Indonesia

Malam Jumat Kliwon adalah film horor Indonesia yang dirilis pada tahun 2007. Film yang disutradari oleh Koya Pagayo ini dibintangi antara lain oleh Robertino, Ben Joshua, dan Gracia Indri.

Film ini dilatarbelakangi legenda tentang ruh seorang perempuan yang gentanyangan akibat kematiannya yang tidak wajar. Ia menyembul dari alam ghaib ke dunia nyata pada malam Jumat Kliwon.

Plot[sunting | sunting sumber]

1990. Pembantaian seorang wanita oleh warga yang mengira ia adalah dukun santet. Kemudian film berlanjut di rumah sakit di mana mayatnya berhasil dievakuasi pihak berwenang, suster-suster yang membawa mayatnya, terkejut melihat sang wanita masih terbangun, dan segera mengutuk rumah sakit itu. Tiba-tiba, suster-suster itu saling bunuh.

2007. Dhika (Ben Joshua) dan Joana (Debby Kristy) bersama teman mereka Sheila (Gracia Indri) dan Ramon (Robertino) pergi ke sebuah klub malam di Malam Jumat Kliwon. Selesai dari sana, mereka menaiki mobil Ramon dan pulang. Di tengah jalan, mereka dihadang sebuah razia narkoba. Ramon yang ingin memberikan STNKnya, terkejut karena dibalik lipatan STNKnya terdapat narkoba. Ramon segera masuk ke mobil dan mengendarainya dengan cepat, kabur dari razia polisi. Kabur dengan buru-buru, Ramon mengambil jalan yang ternyata menuju ke pedalaman komplek kota yang sudah lama tidak dihuni. Berada di tengah jalan sepi, seorang wanita tiba-tiba ada di depan mereka. Ramon segera membanting setir, mobilnya menabrak pohon. Wanita itu namanya Vina (Nadiah M. Hassan), seorang wanita yang kehilangan pacarnya disebuah gedung tua dekat tempat itu. Mereka berempat, tidak mempunyai tujuan dan mobil mereka rusak, pergi ke gedung tua yang sepertinya sebuah rumah sakit yang sudah lama tidak ditempati. Setelah duduk sejenak, Ramon dan Dhika pergi bersama untuk mencari telepon di tempat itu. Namun, terjadi sesuatu yang membuat mereka berlima terpisah hingga menjadi sendiri-sendiri. Tentu saja kelimanya mulai mengalami pengalaman yang menakutkan dari macam-macam hantu, mulai dari kuntilanak, suster ngesot, kakek-kakek tua, hingga pengalaman poltergeist.

Pada mulanya para hantu itu hanya meneror mereka saja. Tapi lama kelamaan, timbul korban. Vina dicekik dan Ramon dilempar ke kaca dan pecahan kacanya menusuk tangannya. Dalam kesendirian, akhirnya Sheila dan Joana berhasil bertemu. Ramon, diserang oleh Desta yang kesurupan dan ingin membunuh Ramon, padahal, dileher Desta Ramon menemukan pisau yang tertancap. Destapun membelalakkan matanya, Ramon tiba-tiba mendapat adegan di mana sang penyantet dulu dihakimi warga, lalu Ramon kesurupan. Mulailah kematian. Vina dilempari pisau oleh Ramon. Sementara Joana yang sering mendengar berita perselingkuhan Dhika, tahu bahwa Sheila adalah selingkuhannya. Joana segera pergi dari Sheila dan bertemu Dhika. Joana berkata bahwa ia hamil dan sudah menggugurkan kandungannya. Ramon lalu pergi mencekik Joana yang lari dari Dhika. Dhika menyerang Ramon dan terjadi adegan perkelahian yang brutal, yang menghasilkan Joana kabur dan bertemu dengan Sheila, lalu mencari pintu keluar. Dhika berhasil memukul kepala Ramon dengan besi, membunuhnya. Namun Dhika ditarik oleh hantu dukun santet, ia meninggal saat sebuah kipas angin besi menghantam lehernya. Sheila dan Joana berhasil keluar setelah mendobrak pintu. Mereka lalu menemukan sebuah mobil yang dikemudikan oleh seorang tua yang aneh (Sujiwo Tejo). Orang itu bersedia mengantar mereka pulang, film berakhir dengan orang itu menceritakan kemistikan Malam Jumat Kliwon dan bernyanyi sebuah gending jawa.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]