Kereta rel listrik Airport Railink Services

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
KRL Railink tipe-A
KRL Airport Railink Service di Stasiun Manggarai.
Beroperasi? Belum
Produsen PT Industri Kereta Api
Bombardier Transportation
Tahun pembuatan 2017
Tahun dinas Mulai November 2017 (rencana)
Formasi 6 kereta per set
Nomor armada 60 unit (K1 1 17 07-K1 1 17 66)
Operator PT Railink
Jalur Railink Soekarno-Hatta
Data teknis
Bodi gerbong Stainless Steel
Panjang gerbong 20.000 mm
Lebar 2.990 mm
Tinggi 3.820 mm
Pintu 2 pintu di setiap sisi
Kecepatan maksimum 120 km/jam
Berat 35500 - 39000 kg
Sistem traksi VVVF-IGBT
Transmisi Static Inverter (SIV)
Pasokan tenaga Listrik Aliran Atas (LAA)
Pemanas kereta ICOND
Sistem listrik 1.500 V DC
Metode pengambilan arus Pantograf
Bogie Bolsterless Bogie
Tipe: MB-514 (motor), TB-914 (trailer)
Rem kereta Electropneumatic Regenerative Brake
Sistem keselamatan MITRAC
Alat perangkai Automatic tight locked coupler, Bar coupler AAR No. 10A Contour
Lebar sepur 1.067 mm

Kereta rel listrik Airport Railink Services, yang lebih dikenal dengan sebutan KRL ARS, KRL Railink Basoetta, atau KRL A1000, adalah kereta rel listrik AC produksi PT INKA Madiun, bekerjasama dengan Bombardier yang akan digunakan untuk layanan ekspres dari Stasiun Manggarai atau Stasiun Jakarta Kota di Jakarta menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten. KRL ini dibeli oleh PT Railink, perusahaan patungan antara PT Kereta Api Indonesia dan PT Angkasa Pura II yang menjadi operator kereta bandara di Indonesia sebanyak 60 unit yang dibagi ke dalam 10 rangkaian dengan formasi 6 kereta.[1] KRL ini dikirimkan dari pabriknya di Madiun menuju Jakarta secara bertahap mulai bulan Agustus 2017.[2]

Desain dan Teknologi[sunting | sunting sumber]

Desain[3][sunting | sunting sumber]

KRL Railink Basoetta memiliki desain eksterior aerodinamis dengan bentuk seperti kereta-kereta ekspres pada umumnya. KRL Railink Basoetta diberi warna putih dengan strip warna oranye dan biru, yang sesuai dengan identitas warna pada logo Railink serta logo perusahaan induknya, yaitu Kereta Api Indonesia (KAI). Di sekitar jendela penumpang, diberi warna hitam seperti pada kereta-kereta eksekutif terbaru milik KAI yang memberikan kesan mewah elegan. Pada kereta berkabin, terdapat tiga unit penampil tujuan matriks light emitting diode (dioda pemancar cahaya, LED) yang menampilkan rute perjalanan kereta, sedangkan pada kereta tengah terdapat dua unit penampil tujuan.

Di bagian interior didominasi warna putih, dengan kursi penumpang berbahan kulit sintetis yang diberi warna abu-abu dan abu-abu kehitaman. Kursi penumpang pada KRL ini tidak bisa diputar, dan memiliki konfigurasi seperti pada kereta-kereta ekonomi terbaru milik KAI, di mana kursi nomor 1-5 menghadap searah dengan perjalanan kereta ke arah hilir sedangkan nomor 6-10 menghadap ke arah berlawanan. Terdapat pula kursi khusus penyandang disabilitas yang menyamping terhadap arah perjalanan kereta seperti pada KRL Commuter Line, namun dengan bahan kursi yang sama seperti kursi lainnya. Di setiap kereta terdapat rak bagasi dan toilet dengan kloset duduk dan peturasan. Selain itu, terdapat pula layar televisi sebanyak empat buah pada setiap ujung deret kursi, yang digunakan untuk menampilkan hiburan kepada pengguna KRL Railink Basoetta.

Teknologi[4][sunting | sunting sumber]

KRL Railink Basoetta menggunakan sistem traksi VVVF-IGBT dengan nama MITRAC yang diproduksi oleh Bombardier Transportation yang merupakan salah satu sistem propulsi traksi tercanggih yang pernah diproduksi oleh Bombardier pada saat ini.[5] KRL ini menggunakan Train Information Monitoring System (TIMS) yang juga dipakai pada KRL-KRL AC buatan INKA yang lainnya. KRL ini menggunakan bogi berpegas udara (bolsterless) dengan tipe TB-914 pada kereta berkabin masinis dan MB-514 pada kereta tengah, yang merupakan pengembangan dari bogi KRLI dan KRL Hitachi, yang juga memiliki kemiripan bentuk dengan bogi TR235D/TR241B/TR246E dan DT50D pada KRL seri 203 dan KRL seri 205 yang merupakan KRL produksi pabrikan Jepang. Bogi jenis ini dikenal sebagai bogi dengan guncangan yang minim. Selain itu, KRL Railink Basoetta juga lebih kedap suara dibandingkan KRL produksi INKA yang lain. Ini dikarenakan penggunaan penutup sambungan jenis akordeon yang juga dipakai pada KRL-KRL eks Jepang milik Kereta Commuter Indonesia.

Daftar Rangkaian[6][sunting | sunting sumber]

  Susunan rangkaian
Nomor 1 (TC) 2 (M1) 3 (M2) 4 (M1) 5 (M2) 6 (TC)
TS1 K1 1 17 07 K1 1 17 08 K1 1 17 09 K1 1 17 10 K1 1 17 11 K1 1 17 12
TS2 K1 1 17 13 K1 1 17 14 K1 1 17 15 K1 1 17 16 K1 1 17 17 K1 1 17 18
TS3 K1 1 17 19 K1 1 17 20 K1 1 17 21 K1 1 17 22 K1 1 17 23 K1 1 17 24
TS4 K1 1 17 25 K1 1 17 26 K1 1 17 27 K1 1 17 28 K1 1 17 29 K1 1 17 30
TS5 K1 1 17 31 K1 1 17 32 K1 1 17 33 K1 1 17 34 K1 1 17 35 K1 1 17 36
TS6 K1 1 17 37 K1 1 17 38 K1 1 17 39 K1 1 17 40 K1 1 17 41 K1 1 17 42
TS7 K1 1 17 43 K1 1 17 44 K1 1 17 45 K1 1 17 46 K1 1 17 47 K1 1 17 48
TS8 K1 1 17 49 K1 1 17 50 K1 1 17 51 K1 1 17 52 K1 1 17 53 K1 1 17 54
TS9 K1 1 17 55 K1 1 17 56 K1 1 17 57 K1 1 17 58 K1 1 17 59 K1 1 17 60
TS10 K1 1 17 61 K1 1 17 62 K1 1 17 63 K1 1 17 64 K1 1 17 65 K1 1 17 66

Referensi[sunting | sunting sumber]