Hasani Bin Zuber

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Hasani Bin Zuber
Lahir11 Agustus 1985 Sunting ini di Wikidata (age 37)
PekerjaanPolitikus Sunting ini di Wikidata
Partai politikPartai Demokrat Sunting ini di Wikidata
JabatanAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (2019–2024) Sunting ini di Wikidata

H. Hasani Bin Zuber, S.IP., M.KP (lahir 11 Agustus 1985) adalah anggota Komisi VIII DPR-RI dari Fraksi Partai Demokrat (F-PD). Hasani berhasil lolos ke Senayan mewakili daerah pemilihan Jawa Timur XI meliputi Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep ( Madura) dengan perolehan 170.859 suara. Capaian ini mengantarkan Hasani menjadi peraih suara tertinggi kedua nasional di internal Partai Demokrat setelah Edhie Baskoro Yudhoyono. Selain bertugas di komisi yang membidangi agama, sosial dan bencana, pada tahun 2021 Hasani juga dipercaya Fraksi Partai Demokrat menjadi sekpok dan Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR-RI (Salah satu badan yang tugasnya adalah meningkatkan hubungan persahabatan dan kerja sama antara DPR dan parlemen negara lain, baik secara bilateral maupun multilateral).

Riwayat Hidup[sunting | sunting sumber]

Karier Politik[sunting | sunting sumber]

Ia resmi bergabung dengan Partai Demokrat pada tahun 2019 dan langsung mendaftar sebagai Caleg DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur XI dengan nomor urut 7. Saat ini, Hasani dipercaya oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, sebagai Sekretaris Deputi VIII bidang Agama dan Sosial.

Di luar aktivitas politiknya, Hasani sukses memimpin Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bangkalan selama dua periode (2011-2015 dan 2016-2020). Dari organisasi badan otonom Nahdlatul Ulama inilah Hasani kemudian berinteraksi dengan semua lapisan masyarakat hingga tingkat paling bawah.

Pada medio 2022, Hasani dipercaya untuk menahkodai Partai Demokrat Kabupaten Bangkalan. Ia terpilih pada Musda Demokrat secara aklamasi.

Riwayat Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Hasani, begitu sapaan akrabnya merupakan lulusan Fisipol Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Kemudian, gelar magisternya diperoleh dari Universitas Airlangga dengan Gelar Magister Kebijakan Publik (M.KP)

Sementara untuk pendidikan non formalnya, Hasani pernah mengenyam pendidikan agama di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep dan Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri.

Referensi[sunting | sunting sumber]

www.rahasani.com