Gmail

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian


Gmail
Gmail Icon.svg
Gmail screenshot.png
Cuplikan kotak masuk dan kotak tulis Gmail
Jenis situs
Surat web
Bahasa105 bahasa
PemilikGoogle LLC (anak perusahaan Alphabet Inc.)
PenciptaPaul Buchheit
Situs webmail.google.com
KomersialYa
Daftar akunWajib
Pengguna1,4 miliar (April 2018)[1][2]
Diluncurkan1 April 2004; 15 tahun lalu (2004-04-01)
StatusAktif
Lisensi konten
Proprietary
Bahasa pemrogramanJava (back-end), JavaScript/Ajax (antarmuka)[3]

Gmail adalah layanan surel milik Google.[4] Pengguna dapat mengakses Gmail dalam bentuk surat web HTTPS,[5] protokol POP3 atau IMAP4.[6][7] Gmail diluncurkan dengan sistem undangan dalam bentuk Beta pada 1 April 2004[8] dan tersedia untuk publik pada 7 Februari 2007 meski masih menyandang status Beta.[9] Bersama seluruh produk Google Apps, layanan ini tidak lagi Beta pada 7 Juli 2009.[10][11]

Dengan kapasitas penyimpanan awal 1 GB per pengguna, Gmail berhasil meningkatkan standar penyimpanan gratis surat web dari 2-4 MB yang ditawarkan para pesaingnya pada waktu itu.[12] Pesan pribadi, termasuk lampiran, dibatasi hingga 25 MB,[13] lebih besar daripada layanan surat web lainnya. Gmail memiliki antarmuka berorientasi pencarian dan "tampilan percakapan" yang mirip dengan forum Internet. Sejumlah pengembang web mengakui Gmail adalah layanan pertama yang memakai metode pemrograman Ajax.[14] Gmail beroperasi dengan Google GFE/2.0 di Linux.[15][16][17] Hingga Juni 2012, Gmail adalah layanan surat elektronik berbasis web terbesar dengan 425 juta pengguna aktif di seluruh dunia.[18][19]

Fitur[sunting | sunting sumber]

Gmail menyedikan kapasitas penyimpanan sebanyak lebih dari 7538 megabyte dan terus bertambah. Jumlah ini lebih dari jumlah yang disediakan situs lain. seperti Yahoo! dan Hotmail. Hal ini berarti para pengguna dapat menyimpan sampai ribuan surat elektronik. Sampai saat ini, gmail merupakan email dengan kapasitas terbanyak.

Gmail juga mengaplikasi teknologi pencarian Google yang memudahkan penggunanya mencari sesuatu dari email mereka. Gmail juga menampilkan iklan yang didasarkan dari email yang diterima pengguna. Iklan tersebut hanya diperlihatkan ke pengguna Gmail dan tidak dikirimkan ke alamat eksternal.

Gmail dapat mengirimkan lampiran hingga 25 MB per email.[20]

Salah satu dari hal baru yang ditawarkan Gmail adalah penyortiran email dalam bentuk "Conversation view". Dengan begini email yang diterima akan diurutkan dalam bentuk percakapan, sehingga semua balasan dan topik tidak terpisah-pisah. Hal ini bisa membuat pengguna mudah untuk melihat email yang mereka dapat. Gmail kadang salah mengira email mana yang harus dikelompokkan bersama-sama, namun hal ini sudah jarang terjadi.

Salah satu perubahan baru adalah kemampuan untuk melabeli email. Sebuah email dapat mempunyai lebih dari satu label. Fitur ini berguna untuk menyortir email sesuai dengan label yang diberikanya, Google juga dapat memberikan label secara otomatis dengan sebuah filter.

Teknologi Push e-mail juga diterapkam Gmail pada perangkat iPhone dan Windows Mobile, sedangkan pada perangkat Telepon pintar (smartphone) lainnya kemampuan teknologi Push e-mail dari Gmail ini bervariasi tergantung dari aplikasi yang bisa dipasang pada Telepon pintar dari berbagai merk dan jenis.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Perangkat lunak pihak ketiga[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Smith, Craig (April 23, 2014). "18 Amazing Gmail Facts and Statistics". expandedramblings.com. DMR. Diakses tanggal October 27, 2018. 
  2. ^ Swearingen, Jake. "Gmail Gets a Major Face-lift and Productivity Boost, Starting Today". Diakses tanggal October 27, 2018. 
  3. ^ Siegler, MG (March 14, 2010). "The Key To Gmail: Sh*t Umbrellas". TechCrunch. AOL. Diakses tanggal October 27, 2018. 
  4. ^ Teeter, Ryan (2011-02-09). Google Apps For Dummies. hlm. 364. ISBN 1-118-05240-4. 
  5. ^ Gmail HTTPS-only default setting. Gmail Help Center.
  6. ^ "Gmail Now Has IMAP Support". Information Week. 2007-10-24. 
  7. ^ "How do I enable POP?". Google. 2007-09-03. Diakses tanggal 2008-06-01. You can retrieve your Gmail messages with a client or device that supports POP, like Microsoft Outlook or Netscape Mail. 
  8. ^ "Google Gets the Message, Launches Gmail". Google. April 1, 2004. Diakses tanggal April 21, 2010. 
  9. ^ Matthew Glotzbach, Director, Product Management, Google Enterprise (2009). "Google Apps is out of beta (yes, really)". Official Google Blog. Google. Diakses tanggal 2010-06-19. 
  10. ^ Coleman, Keith (2009). "Gmail leaves beta, launches "Back to Beta" Labs feature". Diakses tanggal 2009-07-07. 
  11. ^ Vanacore, Andrew (2009). "Gmail drops 'beta' label to woo business customer". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-07-10. Diakses tanggal 2009-07-07.  [pranala nonaktif]
  12. ^ Craddock, Dirk (5 January 2010). "A short history of Hotmail". Inside SkyDrive, Hotmail, and Messenger. Microsoft. Diakses tanggal 27 August 2010. 
  13. ^ "Gmail Help Center". Mail.google.com. 2011-03-20. Diakses tanggal 2011-08-12. 
  14. ^ Wei, Coach K. "AJAX: Asynchronous Java + XML?". www.developer.com. Diakses tanggal 2008-11-13. In fact, the developer community was jazzed about the technical approach that Google used. In February 2005, AdapativePath's Jesse James Garrett coined the phrase "AJAX" as "Asynchronous JavaScript + XML" to describe this approach. 
  15. ^ "WHOIS for Gmail.com". domaintools.com. 
  16. ^ "Netcraft "What's this site running?" report". Netcraft. 
  17. ^ "OpenGSE Released". Google Open Source Blog. 2009-01-27. 
  18. ^ D'Orazio, Dante (28 June 2012). "Gmail now has 425 million total users". The Verge. Vox Media. Diakses tanggal 28 June 2012. 
  19. ^ "Google finally blows past Hotmail to become the world's largest email service". 28 June 2012. Diakses tanggal 15 November 2012. 
  20. ^ Menambahkan lampiran

Pranala luar[sunting | sunting sumber]