Gempa bumi Padang Panjang 1926
Kerusakan di Padang Panjang | |
| Waktu UTC | 1926-06-28 06:15:49 |
|---|---|
| ISC | 909897 |
| USGS-ANSS | ComCat |
| Tanggal setempat | 28 Juni 1926 |
| Waktu setempat | 13:15 |
| Magnitudo | 6.4 Mw[1] |
| Kedalaman | 35 km (22 mi) |
| Episentrum | 0°42′S 100°00′E / 0.7°S 100.0°E |
| Sesar | Sesar Semangko |
| Wilayah bencana | Sumatra Barat, Hindia Belanda |
| Intensitas maks. | MMI IX (Hebat) |
| Tsunami | Tidak |
| Korban | Setidaknya 354 orang meninggal |
Gempa bumi Padang Panjang 1926 (bahasa Belanda: Aardbeving Padang Pandjang en 1926) adalah gempa bumi besar berkekuatan 6.4 Mw yang berpusat di Padang Panjang dan terjadi pada 28 Juni 1926.[2] Gempa ini mengakibatkan sejumlah kerusakan di berbagai tempat, tanah terbelah dan longsor seperti di Kubu Karambia dan Simabua. Selain di Padang Panjang, gempa ini juga dirasakan di sekitar Danau Singkarak, Bukittinggi, Danau Maninjau, Solok, Sawahlunto, dan Alahan Panjang.[3]
Gempa yang meluluhlantakkan Padang Panjang dan sekitarnya ini diperkirakan telah menelan setidaknya 354 korban jiwa (meningkat menjadi 400 orang pada 6 Juli 1926).[4] Gempa susulan juga mengakibatkan kerusakan pada sebagian Danau Singkarak. Di Kabupaten Agam, sebanyak 472 rumah roboh di 25 lokasi, 57 orang meninggal, dan 16 orang luka berat. Di Padang Panjang sendiri 2.383 rumah roboh dan 247 orang meninggal.[3]
Foto-foto kerusakan
[sunting | sunting sumber]- Padang panjang
- Solok
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Gempa bumi Sumatra Barat lainnya:
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ ANSS. "M 6.4 - 10 km W of Pariaman, Indonesia 1926". Comprehensive Catalog. U.S. Geological Survey.
- ↑ "Jejak Gempa di Aceh dan Sekitarnya". Tempo.co. 11 April 2012. Diakses tanggal 25 November 2012.
- 1 2 "Gempa Bumi di Sumatera Barat Sejak Perang Padri". Tempo.co. 2010-10-12. Diakses tanggal 25 November 2012.
- ↑ "Gevonden in Delpher - Algemeen Handelsblad". www.delpher.nl (dalam bahasa Belanda). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-10-23. Diakses tanggal 2022-10-21.