Gempa bumi Jawa Timur April 2021

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Gempa bumi Jawa Timur April 2021
2021-04-10 Malang Earthquake Shakemap.jpg
Gempa bumi Jawa Timur April 2021 is located in Jawa
Gempa bumi Jawa Timur April 2021
Gempa bumi Jawa Timur April 2021 is located in Indonesia
Gempa bumi Jawa Timur April 2021
Waktu UTC2021-04-10 07:00:15
ISC
USGS-ANSSComCat
Tanggal setempat10 April 2021 (2021-4-10)
Waktu setempat14:00:15 WIB (UTC+7)
Lama12-30 detik[1]
Kekuatan6,1 (6,0 (USGS)) Mw[2] [3][4]
Kedalaman80 km (50 mi) 67 km (42 mi) (USGS)
Episentrum8°50′S 112°30′E / 8.83°S 112.50°E / -8.83; 112.50Koordinat: 8°50′S 112°30′E / 8.83°S 112.50°E / -8.83; 112.50 BMKG
Wilayah bencanaKabupaten Blitar, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, dan Kota Malang
Kerusakan totalsetidaknya 2.413 unit rumah rusak berat, 5.160 rusak sedang, 8.968 rusak ringan, 14 sarana pendidikan, 12 kantor, 8 fasilitas kesehatan, 26 sarana ibadah, 6 jembatan, 1 RSUD, dan 1 pondok pesantren.
Intensitas maks.V MMI
TsunamiTidak
Gempa susulan16 kali
Terbesar: 5,5 Mw[5]
Korban10 tewas, 2 luka berat, 6 luka sedang, dan 97 luka ringan[5]

Gempa bumi Jawa Timur April 2021 adalah gempa bumi berkekuatan 6,1 Mw yang terjadi pada 10 April 2021 pada pukul 14:00 WIB dengan kedalaman gempa 80 km. Pusat gempa berada di laut 96 Km Selatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Indonesia. Guncangan gempa ini dirasakan hampir di seluruh provinsi Jawa Timur, DIY dan sebagian Jawa Tengah, Bali dan NTB.[6][7] Gempa ini mengakibatkan 10 orang tewas.[5]

Guncangan gempa[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan lokasi dan kedalaman hiposenter, maka gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.[8] Hasil analisis mekanisme sumber menunjukan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Guncangan gempa bumi ini dirasakan terkuat di Turen, Malang dengan skala V MMI. Kemudian di Malang dan Blitar IV MMI, III-IV MMI di Kediri, Trenggalek, Jombang, III MMI di Nganjuk, Ponorogo, Yogyakarta, Denpasar, Lombok Barat serta II MMI di Klaten, Kebumen, Banjarnegara dan Sumbawa.[9] Terjadi setidaknya 16 kali gempa susulan pada 10—12 April 2021.[5][1]

Dampak[sunting | sunting sumber]

Gempa bumi ini membuat sejumlah bangunan di Provinsi Jawa Timur rusak. Hingga 30 April 2021, BNPB menyebutkan 16.541 unit rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 2.413 unit rumah rusak berat, 5.160 rumah rusak sedang, dan 8.968 rumah rusak ringan.[5] Setidaknya 641 fasilitas umum mengalami kerusakan, terdiri dari 233 tempat ibadah, 226 sekolah, 23 fasilitas kesehatan, dan 159 fasilitas lainnya.[10]

Batu dan Malang[sunting | sunting sumber]

Kerusakan rumah di Kabupaten Malang akibat gempa.

Sebanyak tiga jiwa dilaporkan tewas di Kabupaten Malang akibat gempa.[11] Sejumlah wilayah di Malang juga sempat mengalami pemadaman listrik selama 1 jam 14 menit akibat terganggunya gardu induk PLN di Turen, Malang.[12][13] Sebuah patung di area bermain Jatim Park, Kota Batu dilaporkan runtuh.[14]

Di Kabupaten Malang, sebanyak 525 rumah dilaporkan rusak ringan, 114 rusak sedang, dan 57 rumah rusak berat. Kerusakan ditemukan pula pada 14 fasilitas pendidikan, 8 fasilitas kesehatan, 26 tempat ibadah, dan 6 jembatan.[11]

Blitar[sunting | sunting sumber]

Di Blitar, gempa merusak bangunan RSUD Mardi Waluyo dan Gedung DPRD Kabupaten Blitar.[15][16] BPBD setempat melaporkan 10 rumah mengalami rusak berat, 85 rusak sedang, dan 217 rusak ringan. Selain itu, kerusakan juga ditemui 5 gedung sekolah, 2 tempat ibadah, 9 kantor, dan 3 balai desa.[11]

Lumajang[sunting | sunting sumber]

Gempa bumi ini mengakibatkan lima warga Lumajang tewas. Dua korban tewas merupakan pengendara yang tertimpa reruntuhan longsoran batu di jalan Malang-Lumajang, sementara tiga lainnya meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan.[17] Sementara itu, 2 orang mengalami luka berat dan 10 orang mengalami luka ringan.[11]

Data dari BPBD Kabupaten Lumajang mencatat adanya kerusakan rumah di Kecamatan Tempursari, Pronojiwo, Pasirian, Gucialit, Pasrujambe, Senduro, Yosowilangun, dan Tekung. Titik pengungsian tersedia di Kali Uling, Tempur Sari.[11]

Trenggalek[sunting | sunting sumber]

Sementara itu di Trenggalek, 13 rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat. Sebanyak 2 sekolah, 2 tempat ibadah, 1 pesantren, dan 3 kantor kecamatan juga mengalami kerusakan parah.[18][11]

Tulungagung[sunting | sunting sumber]

Beberapa kerusakan dilaporkan terjadi di 10 kecamatan di Kabupaten Tulungagung akibat gempa bumi. Kecamatan yang terdampak meliputi Kecamatan Kauman, Ngunut, Pagerwojo, Kalidawir, Sumbergempol, Mirigambar, Gondang, Bandung, Pakel, dan Pucanglaban. Kerusakan tersebut berupa kerusakan ringan seperti langit-langit runtuh, atap retak, dan kerusakan atap, hingga kerusakan berat seperti robohnya kandang ternak dan teras rumah.[19]

Daerah lainnya[sunting | sunting sumber]

Sebuah gedung milik Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata di Kota Kediri dilaporkan rusak ringan.[20] Satu tempat ibadah di Kabupaten Pasuruan rusak dan 1 rumah warga di Kabupaten Gresik mengalami kerusakan ringan.[11]

Penanganan[sunting | sunting sumber]

BPBD kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur mendirikan posko dapur umum dan pengungsian. BPBD Kabupaten Lumajang mendirikan 2 tenda pengungsian di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari. Dibantu dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana), BPBD juga mengoperasionalkan dapur umum untuk warga yang mengungsi di Ampelgading, Kabupaten Malang, dan Desa Kaliulung, Kabupaten Lumajang. BPBD juga mengirimkan bantuan berupa beras, lauk pauk, makanan siap saji, makanan tambahan gizi, mie instan, sembako lain, selimut, terpal, masker kain, dan hand-sanitizer.[11]

Pada 11 April dini hari, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi dan memberikan bantuan kepada korban gempa di Lumajang.[21] Kepala BNPB Doni Monardo juga telah meninjau daerah terdampak gempa merespon perintah dari Presiden Joko Widodo bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Malang Sanusi.[22] Presiden Jokowi juga telah sampaikan duka cita yang mendalam atas korban (gempa) yang meninggal dunia serta mememerintahkan diadakannya segala langkah tanggap darurat pascagempa serta mencari korban hilang serta terluka.[23]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Egeham, Lizsa (2021-04-10). "BMKG Catat Ada 3 Kali Gempa Susulan di Malang". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  2. ^ Redaksi. "Gempa M 6,7 Guncang Kab Malang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami". news. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  3. ^ "M 6.0 - 44 km SSW of Gongdanglegi Kulon, Indonesia". earthquake.usgs.gov. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  4. ^ Redaksi. "Hasil Pemutakhiran BMKG: Gempa Bumi di Selatan Jawa Tercatat dengan Magnitudo 6.1". news. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  5. ^ a b c d e Liputan6.com (2021-04-30). "Update Korban Gempa Malang: 10 Orang Meninggal, 2 Luka Berat dan 97 Luka Ringan". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-05-21. 
  6. ^ Media, Kompas Cyber (2021-04-10). "Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Malang, Berikut Wilayah yang Ikut Merasakan". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  7. ^ "Gempa Bumi di Malang Dirasakan Hingga Bali dan NTB". iNews.ID. 2021-04-10. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  8. ^ "Gempa di Malang Akibat Aktivitas Subduksi". medcom. 2021-04-10. 
  9. ^ Media, Kompas Cyber (2021-04-10). "Gempa Malang Hari Ini, Ini Daftar Wilayah Terdampak Guncangan Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  10. ^ Arifin, Zainul (2021-04-26). "Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Malang Diperpanjang Sampai 7 Mei". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-05-21. 
  11. ^ a b c d e f g h "[Update] – Gerak Cepat BPBD yang Wilayahnya Terdampak Gempa M6,1". Badan Nasional Penanggulangan Bencana. 
  12. ^ "Kurang 2 Jam, PLN Pulihkan Gangguan Listrik Akibat Gempa Malang". SINDOnews.com. 2021-04-10. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  13. ^ BeritaSatu.com. "PLN Berhasil Pulihkan Gangguan Listrik Akibat Gempa Malang". beritasatu.com. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  14. ^ Meilisa, Hilda. "Patung King Kong di Jatim Park 2 Rusak Imbas Gempa M 6,1 Malang". detiknews. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  15. ^ "Bangunan di RSUD Mardi Waluyo Blitar Rusak akibat Gempa Magnitudo 6,7". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  16. ^ Riady, Erliana. "Gempa Malang Porak Porandakan Gedung DPRD Kabupaten Blitar". detiknews. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  17. ^ Azmi, Faiq. "Korban Tewas Gempa Malang Bertambah Menjadi 8 Orang". detiknews. Diakses tanggal 2021-04-11. 
  18. ^ Muttaqin, Adhar. "Dampak Gempa Malang, Sekolah hingga Kantor Kecamatan di Trenggalek Rusak Parah". detiknews. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  19. ^ Hasani, Asip Agus (2021-04-10). "Gempa Malang, Puluhan Rumah di Tulungagung Rusak Ringan hingga Parah". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  20. ^ "Gempa Malang Berdampak Kerusakan di Beberapa Wilayah di Jawa Timur". SINDOnews.com. 2021-04-10. Diakses tanggal 2021-04-10. 
  21. ^ Times, I. D. N.; Ajeng, Ester. "Sehabis dari NTT Mensos Langsung Temui Korban Gempa Malang". IDN Times. Diakses tanggal 2021-04-11. 
  22. ^ Update Gempa Malang: 8 Orang Meninggal, 179 Fasum Rusak CNN Indonesia. 11 April 2021. Diakses pada 11 April 2021.
  23. ^ Priyasmoro, Muhammad Radityo (11 April 2021). Jokowi Sampaikan Duka Cita untuk Korban Meninggal Akibat Gempa Malang Liputan6.com. Diakses pada 11 April 2021.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Informasi gempa bumi dirasakan - BMKG