Dekolonisasi Afrika

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Negara-negara Afrika dalam rangkaian kemerdekaan

Dekolonisasi Afrika terjadi setelah Perang Dunia II, ketika bangsa-bangsa yang dijajah menuntut kemerdekaan dan kekuasaan kolonial menarik pemerintahan mereka dari Afrika.[1]

Penyebab[sunting | sunting sumber]

Tanggal-tanggal kemerdekaan negara-negara Afrika

Pada 12 Februari 1941, Presiden Amerika Serikat Franklin D. Roosevelt dan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill bertemu untuk membicarakan dunia pasca-perang. Hasilnya adalah Piagam Atlantik.[2]

Pada 1930an, kekuatan kolonial tertanam, terkadang secara tak langsung, pada pemimpin elit kecil didikan universitas-universitas Barat dan familiar dengan gagasan-gagasan seperti penentuan nasib sendiri. Para pemimpin tersebut memimpin perjuangan kemerdekaan, dan meliputi nasionalis-nasionalis utama seperti Jomo Kenyatta (Kenya), Kwame Nkrumah (Pesisir Emas, sekarang Ghana), Julius Nyerere (Tanganyika, sekarang Tanzania), Léopold Sédar Senghor (Senegal), Nnamdi Azikiwe (Nigeria), dan Félix Houphouët-Boigny (Pantai Gading).

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Birmingham, David (1995). The Decolonization of Africa. Routledge. ISBN 1-85728-540-9. 
  2. ^ "The Atlantic Conference & Charter, 1941". https://history.state.gov. Diakses tanggal 26 January 2015. The Atlantic Charter was a joint declaration released by U.S. President Franklin D. Roosevelt and British Prime Minister Winston Churchill on August 14, 1941 following a meeting of the two heads of state in Newfoundland. 

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Ali A. Mazrui ed. "General History of Africa" vol. VIII, UNESCO, 1993
  • Chafer, Tony. The end of empire in French West Africa: France's successful decolonization (Bloomsbury Publishing, 2002).
  • Clayton, Anthony. The wars of French decolonization (Routledge, 2014).
  • Cooper, Frederick. Decolonization and African society: The labor question in French and British Africa (Cambridge University Press, 1996).
  • Michael Crowder. "The Story of Nigeria" Faber and Faber, London, 1978 (1962)
  • Dávila, Jerry. "Hotel Tropico: Brazil and the challenge of African Decolonization, 1950–1980." Duke University Press, 2010. ISBN 978-0-8223-4855-9
  • Gordon, April A. and Donald L. Gordon, Lynne Riener. Understanding Contemporary Africa (London, 1996).
  • Rothermund, Dietmar. The Routledge companion to decolonization (Routledge, 2006), comprehensive global coverage; 365pp*Kevin Shillington "History of Africa" St. Martin's Press, New York, 1995 (1989)
  • Khapoya, Vincent B. The African Experience (1994)
  • White, Nicholas. Decolonization: the British experience since 1945 (Routledge, 2014).

Pranala luar[sunting | sunting sumber]