Nasionalisme Afrika

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kenneth Kaunda, seorang nasionalis anti-kolonial utama, sedang berada di sebuah pawai politik di Rhodesia Utara (sekarang Zambia) pada 1960

Nasionalisme Afrika adalah sebuah istilah payung yang merujuk kepada sebuah kelompok dari ideologi politik, terutama di Afrika Sub-Sahara, yang mendasarkan pada gagasan penentuan nasib sendiri nasional dan pembentukan negara.[1] Ideologi tersebut muncul pada masa pemerintahan kolonial Eropa pada abad ke-19 dan ke-20 dan sedikit terinspirasi dari gagasan-gagasan nasionalis dari Eropa. Awalnya, nasionalisme Afrika berdasarkan pada tuntutan-tuntutan untuk penentuan nasib sendiri dan memainkan peran penting dalam proses dekolonisasi Afrika (ca. 1957-66). Namun, istilah tersebut merujuk kepada serangkaian besar gerakan politik dan ideologi berbeda dan tidak sama dengan Pan-Afrikanisme yang memperjuangkan federasi dari beberapa atau seluruh negara di Afrika.[2]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "African nationalism". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-12-21. Diakses tanggal 2017-05-14. 
  2. ^ Rotberg 1966, hlm. 33.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]