Daftar cabang ilmu keteknikan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Terdapat empat cabang ilmu teknik utama, yaitu teknik kimia, teknik sipil, teknik listrik, dan teknik mesin[1]. Selain itu, terdapat pula cabang ilmu teknik yang merupakan gabungan dari beberapa ilmu teknik yang telah ada.

Teknik kimia[sunting | sunting sumber]

Teknik kimia mencakup aplikasi sifat fisik, biologi, dan kimia dari suatu bahan untuk mengubahnya dari bahan mentah menjadi bahan siap pakai.

Sub-disiplin Cakupan Spesialisasi
Teknik biomolekular Manufaktur biomolekul
Teknik material Sifat material dan aplikasinya dalam bidang ilmu teknik Teknik keramik dan teknik kristal
Teknik molekuler Manufaktur molekul
Teknik proses Desain, operasi, kontrol, dan optimisasi proses kimia Teknik perminyakan, teknik plastik, dan teknik kertas

Teknik sipil[sunting | sunting sumber]

Teknik sipil mendesain, mengkonstruksi, dan melakukan perawatan terhadap lingkungan buatan dan alami.

Sub-disiplin Cakupan Spesialisasi
Teknik lingkungan Aplikasi teknik dalam peningkatan kualitas dan perlindungan lingkungan Teknik ekologis, teknik perlindungan kebakaran, teknik sanitasi, teknik hidrolika, teknik kawasan perkotaan
Teknik geoteknika Sifat-sifat bahan geologis di lokasi proyek teknik sipil Teknik pertambangan, teknik pondasi, teknik hidrolika
Teknik struktur Struktur yang mendukung atau menahan beban Teknik gempa, teknik tenaga angin, teknik arsitektur, teknik kelautan
Teknik transportasi Memastikan keselamatan dan efisiensi transportasi manusia dan barang Teknik lalu lintas, teknik jalan raya, teknik sistem rel

Teknik listrik[sunting | sunting sumber]

Teknik listrik mendayagunakan kelistrikan, elektromagnetisme, dan komponen elektronik.

Sub-disiplin Cakupan Spesialisasi
Teknik komputer Desain dan kontrol peralatan komputasi Teknik perangkat lunak, teknik perangkat keras, teknik jaringan komputer
Teknik elektronika Desain sirkuit yang mendayagunakan komponen elektronik seperti resistor, kapasitor, induktor, dioda, transistor, dan sebagainya untuk melakukan tujuan tertentu Teknik kontrol, teknik telekomunikasi
Teknik optika Desain instrumen dan sistem yang memanfaatkan sifat radiasi gelombang elektromagnetik
Teknik daya Menghasilkan, mentransmisikan, dan mendistribusikan daya listrik, serta peralatan terkait seperti transformer, generator listrik, motor listrik, dan sebagainya

Teknik mesin[sunting | sunting sumber]

Teknik mesin mencakup desain, analisis, dan penggunaan panas dan daya mekanis untuk pengoperasian mesin dan sistem mekanis.

Sub-disiplin Cakupan Spesialisasi
Teknik penerbangan Ilmu, desain, dan konstruksi kendaraan udara dan luar angkasa
Teknik akustik Manipulasi suara dan getaran, terutama isolasi dan pengurangan suara dan getaran yang tidak diinginkan
Teknik manufaktur Praktek manufaktur, penelitian dan pengembangan sistem, proses, permesinan, dan peralatan manufaktur
Teknik termal Proses dan peralatan pendinginan dan pemanasan serta manipulasinya dalam ruangan tertutup
Teknik kendaraan Desain, manufaktur, dan operasi sistem dan peralatan yang mendorong dan mengendalikan pergerakan kendaraan Teknik otomotif dan teknik perkapalan

Bidang interdisipliner[sunting | sunting sumber]

Sub-disiplin Cakupan Spesialisasi
Teknik sistem Desain dan manajemen proyek keteknikan yang kompleks, mencakup teknik kontrol, teknik industri, studi organisasi, dan manajemen proyek
Teknik pertanian Aplikasi prinsip teknik di bidang pertanian, mencakup tenaga dan mesin pertanian, proses bahan pertania, bioenergi, struktur pertanian, dan sumber daya alam pertanian Teknik bioproses, teknik pangan, teknik budidaya perairan
Teknik biologis Aplikasi prinsip teknik di bidang biologi and kedokteran Teknik biomedis, teknik genetika, teknik biokimia, teknik jaringan, teknik protein
Teknik energi Berhubungan dengan efisiensi, jasa, fasilitas, hingga masalah lingkungan terkait energi Teknik tenaga surya, teknik tenaga angin
Teknik industri Desain dan analisis sistem logistik dan sumber daya Teknik manufaktur, teknik komponen, teknik sistem, teknik konstruksi, teknik tekstil, teknik keselamatan, teknik reliabilitas
Mekatronika Gabungan teknik mesin dan teknik listrik, umumnya ditujukan untuk otomasi Robotika, teknik instrumentasi, avionik
Teknik nano Praktek keteknikan dalam skala nano
Teknik nuklir Aplikasi ilmu teknik dalam proses nuklir
Teknik perminyakan Aplikasi prinsip ilmu teknik dalam pengeboran dan prduksi minyak bumi dan gas alam Teknik reservoir, teknik pengeboran, teknik produksi

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Julie Thompson Klein, Robert Frodeman, Carl Mitcham. 2010. The Oxford Handbook of Interdisciplinarity. Oxford University Press.