Matius 5

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Matius 5 dan 6 (Terjemahan Lama)

Matius 5 (disingkat Mat 5) adalah bagian Injil Matius pada Perjanjian Baru dalam Alkitab Kristen, menurut catatan Matius, salah seorang dari keduabelas Rasul pertama Yesus Kristus.[1][2]

Daftar isi

Teks [sunting]

  • Naskah aslinya ditulis dalam bahasa Yunani.
  • Pasal ini terdiri dari 48 ayat.
  • Matius pasal 5 sampai pasal 7 merupakan catatan mengenai suatu khotbah panjang yang diberikan Yesus Kristus di atas suatu bukit di Galilea,[3] sehingga bagian ini dikenal dengan sebutan "Khotbah di bukit". Dianggap sebagai contoh dari apa yang diberitakan Yesus Kristus di setiap tempat yang dikunjungi-Nya.

Struktur isi [sunting]

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

Ayat 3-12 [sunting]

Perkataan Yesus Kristus sebagai bagian khotbah di bukit diawali dengan "Beatitudes" (=ucapan bahagia). Ada 8 ucapan bahagia untuk umum:

  • 5:3 Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
  • 5:4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
  • 5:5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
  • 5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
  • 5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
  • 5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
  • 5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
  • 5:10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

Satu yang khusus untuk pendengar:

  • 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
  • 5:12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.

Ayat 18 [sunting]

[Yesus berkata:] "Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi."[4]

Huruf Ibrani Yod maupun persamaanya, huruf Yunani iota, merupakan huruf berukuran terkecil di antara huruf-huruf dalam bahasa-bahasa tersebut.

Lihat pula [sunting]

Referensi [sunting]

  1. ^ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN:9789794159219.
  2. ^ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN:9794159050.
  3. ^ Matius 5:1
  4. ^ Matius 5:18

Pranala luar [sunting]