Kisah Para Rasul 4

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
pasal 3       Kisah Para Rasul 4       pasal 2
Codex Laudianus, 550 CE

Kisah Para Rasul 15:22-24 dalam bahasa Latin (kolom kiri) dan bahasa Yunani (kolom kanan) pada Codex Laudianus, yang ditulis sekitar tahun 550 M.
Kitab: Kisah Para Rasul
Bagian Alkitab: Perjanjian Baru
Kitab ke- 5
Kategori: Sejarah gereja

Kisah Para Rasul 4 (disingkat Kis 4) adalah bagian Kitab Kisah Para Rasul dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen. Ditulis oleh Lukas, seorang Kristen yang merupakan teman seperjalanan Rasul Paulus.[1][2]

Teks[sunting | sunting sumber]

  • Naskah aslinya ditulis dalam bahasa Yunani.
  • Salah satu naskah kuno tertua yang memuat salinan pasal ini adalah Codex Laudianus (diperkirakan dibuat sekitar 550 M).
  • Pasal ini dibagi atas 37 ayat.
  • Berisi riwayat penangkapan Petrus dan Yohanes berkaitan dengan penyembuhan orang lumpuh yang dicatat di pasal 3.

Struktur[sunting | sunting sumber]

Pembagian isi pasal:

Ayat 6[sunting | sunting sumber]

Dengan Imam Besar Hanas dan Kayafas, Yohanes dan Aleksander dan semua orang lain yang termasuk keturunan Imam Besar.[3]

Imam Besar Hanas dan Kayafas telah mengadili Yesus Kristus serta membawa-Nya kepada Pontius Pilatus untuk disalibkan.[4]

Ayat 25-26[sunting | sunting sumber]

Dan oleh Roh Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami, Engkau telah berfirman: Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia? Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar berkumpul untuk melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.[5]

Merupakan kutipan dari Kitab Mazmur pasal 2 ayat 1-2. Para rasul mengkonfirmasi bahwa ayat-ayat ini ditulis oleh raja Daud atas kuasa Roh Kudus.[6]

Ayat 36[sunting | sunting sumber]

Demikian pula dengan Yusuf, yang oleh rasul-rasul disebut Barnabas, artinya anak penghiburan, seorang Lewi dari Siprus.[7]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN:9789794159219.
  2. ^ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN:9794159050.
  3. ^ Kisah Para Rasul 4:6
  4. ^ Matius 26:3; Lukas 3:2; Yohanes 11:49; Yohanes 18:13-14
  5. ^ Kisah Para Rasul 4:25-26
  6. ^ Mazmur 2:1-2
  7. ^ Kisah Para Rasul 4:36

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]