Kisah Para Rasul 12

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
pasal 11       Kisah Para Rasul 12       pasal 13
Apostles by Fedor Zubov

Pekerjaan para rasul, ikon Rusia, karya Fedor Zubov, 1660.
Kitab: Kisah Para Rasul
Bagian Alkitab: Perjanjian Baru
Kitab ke- 5
Kategori: Sejarah gereja

Kisah Para Rasul 12 (disingkat "Kis 12") adalah bagian Kitab Kisah Para Rasul dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen. Ditulis oleh Lukas, seorang Kristen yang merupakan teman seperjalanan Rasul Paulus.[1][2]

Teks[sunting | sunting sumber]

Tempat[sunting | sunting sumber]

Tempat terjadinya peristiwa-peristiwa yang dicatat dalam pasal ini. Garis-garis merah merupakan batasan negara-negara zaman modern.

Peristiwa-peristiwa yang dicatat dalam pasal ini terjadi di beberapa tempat mengikuti perjalanan tokoh-tokoh utamanya.

Struktur[sunting | sunting sumber]

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

Ayat 2[sunting | sunting sumber]

Koin yang dicetak oleh Herodes Agripa I.
Ia (Herodes Agripa I) menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.[3]

Yakobus adalah yang pertama yang mati syahid dan satu-satunya di antara kedua belas rasul yang dicatat kematiannya demi Injil Yesus Kristus dalam Perjanjian Baru di Alkitab.[4] Allah mengizinkan Yakobus, saudara Yohanes (bandingkan Mat 4:21), untuk mati, namun mengutus malaikat untuk menyelamatkan Petrus (Kis 12:3-17). Bahwa Yakobus harus mati sedangkan Petrus hidup untuk pelayanan selanjutnya merupakan cara rahasia Allah dengan umat-Nya. Yakobus memperoleh kehormatan sebagai yang pertama dari rasul-rasul untuk mati syahid. Dia mati seperti Tuhannya -- demi pekerjaan Allah (bandingkan Markus 10:36-39).[5] Menurut catatan sejarawan Yahudi-Romawi dari abad ke-1 M, Flavius Yosefus (37-100), Agrippa memerintah di Yudea dan Samaria hanya selama 3 tahun, yaitu tahun 41-44, sampai kematiannya.[6] Jadi, Yakobus mati sekitar tahun-tahun itu.

Ayat 12[sunting | sunting sumber]

Dan setelah berpikir sebentar, pergilah ia ke rumah Maria, ibu Yohanes yang disebut juga Markus. Di situ banyak orang berkumpul dan berdoa.[7]

Ayat 17[sunting | sunting sumber]

Tetapi Petrus memberi isyarat dengan tangannya, supaya mereka diam, lalu ia menceriterakan bagaimana Tuhan menuntunnya ke luar dari penjara. Katanya: "Beritahukanlah hal ini kepada Yakobus dan saudara-saudara kita." Lalu ia keluar dan pergi ke tempat lain.[8]

"Yakobus" ini adalah Yakobus, adik laki-laki Yesus Kristus, yang dipercayai menjadi pemimpin jemaat di Yerusalem, sementara para rasul menyebar ke tempat-tempat lain untuk mengabarkan Injil. Petrus sengaja tidak mau tinggal di Yerusalem, karena tahu bahwa Herodes Agripa I akan dengan geram mencarinya.[9]

Ayat 23[sunting | sunting sumber]

Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing.[10]

Menurut catatan sejarawan Yahudi-Romawi dari abad ke-1 M, Flavius Yosefus (37-100), Agrippa mati lima hari setelah tiba-tiba merasakan sakit luar biasa di dada dan perutnya, ketika sedang menghadiri pertandingan olahraga besar di Kaisarea, dalam rangka menghormati Kaisar Romawi, Claudius, tidak berapa lama sesudah hari Paskah Yahudi tahun 44..[6] Penyakit yang digambarkan "dimakan cacing-cacing", kemungkinan adalah Fournier's gangrene, yaitu penyakit yang kemungkinan juga menyebabkan kematian kakeknya, raja Herodes Agung.

Ayat 25[sunting | sunting sumber]

Barnabas dan Saulus kembali dari Yerusalem, setelah mereka menyelesaikan tugas pelayanan mereka. Mereka membawa Yohanes, yang disebut juga Markus.[11]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN:9789794159219.
  2. ^ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN:9794159050.
  3. ^ Kisah Para Rasul 12:2
  4. ^ The Nelson Study Bible. Thomas Nelson, Inc. 1997
  5. ^ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  6. ^ a b Flavius Yosefus, Antiquitates Iudaicae xix. 345–350 (Chapter 8 para 2)
  7. ^ Kisah Para Rasul 12:12
  8. ^ Kisah Para Rasul 12:17
  9. ^ Dalam kemarahannya, "Herodes menyuruh memeriksa pengawal-pengawal itu dan membunuh mereka." (Kis 12:19)
  10. ^ Kisah Para Rasul 12:23
  11. ^ Kisah Para Rasul 12:25

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]