Giri Suseno Hadihardjono

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Giri Suseno Hadihardjono
Menteri Perhubungan Republik Indonesia ke-23
Masa jabatan
14 Maret 1998 – 21 Mei 1998
Presiden Soeharto
Didahului oleh Haryanto Dhanutirto
Masa jabatan
21 Mei 1998 – 26 Oktober 1999
Presiden B.J. Habibie
Digantikan oleh Agum Gumelar
Informasi pribadi
Lahir 5 Januari 1941
Bendera Belanda Solo, Jawa Tengah, Indonesia
Meninggal 27 Juni 2012 (umur 71)
Bendera Indonesia Jakarta
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Suami/istri Sri Saparini
Anak Laksmi Wijayanti
Budi Setiawan
Dian Nurcahyanti

Giri Suseno Hadihardjono (lahir di Solo, Jawa Tengah, 5 Januari 1941 – meninggal di Jakarta, 27 Juni 2012 pada umur 71 tahun) adalah mantan Menteri Perhubungan Indonesia pada era Kabinet Reformasi Pembangunan.[1] Sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Ketua BPIS. Pada hari Rabu, 27 Juni 2012, sekitar pukul 17.08 WIB di RS Mitra Internasional Ramsay, Jatinegara, Jakarta Timur, Giri Suseno meninggal dunia akibat kanker prostat. Ia meninggalkan seorang isteri, Dra. Sri Saparini, dan tiga orang anak, yakni Ir. Laksmi Wijayanti, Ir. Budi Setiawan, dan Dian Nurcahyanti.[2]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  1. Tamat Sekolah Rakyat Siswo II, Solo tahun 1952.
  2. Tamat SMP Bagian B Negeri II, Solo tahun 1955.
  3. Tamat SMA Bagian B Negeri I, Solo tahun 1959.
  4. Sarjana Tehnik Bagian Mesin dari Institut Teknologi Bandung, 18 April tahun 1964.
  5. Master Of Science In Engineering dari The University Of Michigan, 13 April 1966.
  6. Doktor dalam Ilmu Pengetahuan Tehnik dari Institut Teknologi Bandung, 1 Juni 2005, dengan disertasi “Proses Pengambilan Keputusan Dalam Perencanaan Transportasi Pada Tataran Nasional Di Indonesia”.[3]

Karier[sunting | sunting sumber]

Giri Suseno Hadihardjono mengawali karier sebagai Kepala Dinas Teknik Direktorat Lalu Lintas Jalan Raya (DLLAJR), Departemen Perhubungan sejak 1973 hingga 1976. Ia adalah pencetus konsep transportasi umum Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Selain itu, mantan wakil ketua Badan Pengembangan Industri Strategis (BPIS) ini juga menggagas penyusunan masterplan angkutan umum Jabodetabek pada 1980. Pada periode 1984-1991 ia menjabat Dirjen Pehubungan Darat. Sepanjang karir politiknya, ia pernah menjabat Menteri Perhubungan Kabinet Pembangunan VII (1998- 1998), Menteri Perhubungan Kabinet Reformasi (21 Mei 1998-26 Oktober 1999), dan Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi Kabinet Reformasi (1999).[4]

Giri pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT. Mantili Wisata dimulai pada tahun 2000, Komisaris Utama di PT. Multimoda Transportindo Utama, Jakarta (2000 – 2003). Lalu pada tahun 2002 hingga 2006, dia diangkat sebagai Komisaris Utama PT. Jababeka, Tbk. Tidak hanya itu, Giri juga merangkap sebagai Penasehat Senior Direksi PT. MWEB, Jakarta Indonesia (2000-2003). Giri juga pernah bekerja sebagai Komisaris Utama di PT. Bahana Pakarya Industri Strategis (BPIS), Jakarta, pada tahun 1998 hingga 2002.[3]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Haryanto Dhanutirto
Menteri Perhubungan
1998-1999
Diteruskan oleh:
Agum Gumelar