Taman Nasional Gunung Tambora

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Taman Nasional Gunung Tambora
IUCN Kategori II (Taman Nasional)
Taman Nasional Gunung Tambora.jpg
Salah satu jalur pendakian Taman Nasional Gunung Tambora dari wilayah Doro Ncanga, Kec. Pekat, Kab. Dompu yang dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua ataupun roda empat hingga pos pendakian terakhir tepat di bawah puncak Gunung Tambora.
LetakSumbawa, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Kota terdekatBima
Luas71.645,74 hektare (716,45 km²)
Didirikan2015
Pihak pengelolaKementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Taman Nasional Tambora adalah sebuah taman nasional yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Taman Nasional ini secara administratif termasuk dalam Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Penunjukan kawasan TN Tambora dilakukan dengan SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan 111/MenLHK-II/2015 tanggal 7 April 2015. Taman nasional ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 11 April 2015, bertepatan dengan peringatan 200 tahun letusan besar Gunung Tambora pada 11 April 1815.

Status kawasan sebelum menjadi Taman Nasional terdiri dari Cagar Alam seluas 23.840,81 hektare, Suaka Margasatwa seluas 21.674,68 hektare, dan Taman Buru seluas 26.130,25 hektare.

Kawasan konservasi Gunung Tambora memiliki potensi keanekaragaman hayati yang luar biasa. Vegetasi yang tumbuh disana terdiri dari 106 jenis pohon, 18 jenis epifit, 6 jenis herba, 39 jenis liana, dan 49 jenis perdu.

Kawasan konservasi Gunung Tambora merupakan habitat bagi berbagai jenis satwa di antaranya dari kelas mamalia (Rusa Timor), reptil (Biawak, Kadal Pohon, Ular Sanca), primata (Kera Abu) dan aves. Terdapat 8 jenis burung yang dilindungi, 1 jenis di antaranya merupakan spesies perioritas terancam punah dan dua jenis burung endemik NTB.

Potensi wisata alam Gunung Tambora menyuguhkan keindahan panorama dari hutan daratan rendah hingga hutan pegunungan. Berbagai flora dan fauna dapat ditemui yang akan menambah pengalaman dan merupakan sensasi tersendiri bagi wisatawan.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]